• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pentingnya Kerja Sama Orangtua dalam Mengasuh Anak

Pentingnya Kerja Sama Orangtua dalam Mengasuh Anak

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Pentingnya Kerja Sama Orangtua dalam Mengasuh Anak

Halodoc, Jakarta - Kerja sama orang tua dalam mengasuh memengaruhi tumbuh kembang anak. Terdapat hubungan antara tindakan orangtua yang bekerja sama untuk mengasuh anak dan perilaku anak di kemudian hari. Jika orangtua tidak kompak dalam menerapkan pola asuh, maka hal ini bisa berdampak pada anak nantinya.  

Jika orangtua tidak kompak dan tidak bekerja sama dalam mengasuh anak, maka anak tidak dapat menentukan bagaimana ia harus bersikap dan kepada siapa ia harus percaya. Kerja sama orangtua ini mencakup strategi disiplin, kehangatan, serta pengasuhan dan gaya komunikasi. Orangtua setidaknya sudah menentukan gaya pengasuhan yang sudah disepakati. Setiap gaya asuh memiliki efek yang berbeda pada perilaku anak.

Baca juga: 4 Bagian Tubuh ini Jadi Indikator Kecerdasan Anak

Bagaimana Membangun Kerja Sama Ayah dan Ibu dalam Mengasuh?

Ayah dan ibu mungkin bertanya-tanya bagaimana caranya mengembangkan kerj asama yang efektif dalam mengasuh, membesarkan, dan merawat anak. Dukungan antara ayah dan ibu tidak hanya penting untuk perkembangan yang sehat bagi anak-anak, tapi juga membuat pekerjaan mengasuh tidak terlalu membuat frustasi dan lebih bermanfaat. 

Kerja sama orangtua dalam mengasuh anak adalah komitmen timbal balik antara ayah dan ibu dalam mengasuh anak. Komitmen yang harus dipegang antara ayah dan ibu, seperti:

  • Berbagi posisi filosofi dasar tentang pengasuhan.
  • Saling mendukung dan saling menghargai keyakinan, kebutuhan, kekuatan, dan upaya satu sama lain.
  • Saling fleksibel. 
  • Memberikan umpan balik dan kritik yang membangun satu sama lain dengan cara yang sehat dan mendukung. Setiap orangtua tidak perlu saling setuju dalam pendekatan atau ide. Namun, sebagai partner mengasuh anak, ayah dan ibu perlu mendengarkan sudut pandang satu sama lain.
  • Rencanakan bersama bagaimana menangani masalah besar atau masalah yang terus-menerus, diskusikan aturan, harapan, dan masalah disiplin.

Baca juga: Benarkah Anak Kidal Lebih Pintar?

Menentukan Bersama Tipe Pola Asuh untuk Anak

Pada dasarnya, ada tiga tipe pola asuh yang dapat ayah dan ibu sepakati bersama. Pilihlah pola asuh yang baik untuk tumbuh kembang anak yang mampu membentuk karakter dan sikap yang positif, yaitu:

  • Otoriter

Melalui pola asuh ini, anak diharapkan mengikuti aturan ketat yang ditetapkan oleh orangtua. Kegagalan untuk mengikuti aturan tersebut biasanya berakibat pada hukuman. Orangtua otoriter tidak menjelaskan alasan di balik setiap aturan. Pola asuh ini sering kali diterapkan dengan sangat keras. Namun, anak-anak sering dibiarkan bertanya-tanya apa sebenarnya kesalahan mereka. 

  • Otoritatif

Pola asuh otoritatif menetapkan aturan dan pedoman yang diharapkan diikuti oleh anak. Namun pola asuh ini jauh lebih demokratis. Pada pola asuh ini orangtua memantau dan memberikan standar yang jelas untuk perilaku anak. Orangtua tegas, tapi tidak mengganggu dan membatasi. Metode disiplin pada pola asuh ini mendukung, bukan menghukum. Tujuan dari pola asuh ini agar anak-anak menjadi tegas serta bertanggung jawab secara sosial dan mandiri. 

  • Pola Asuh Permisif

Orangtua permisif terkadang disebut sebagai orangtua yang memanjakan dan sangat sedikit menuntut anak-anaknya. Orangtua juga jarang mendisiplinkan anak karena mereka memiliki ekspektasi yang relatif rendah terhadap kedewasaan dan pengendalian diri. 

Orangtua permisif lebih responsif dibanding yang mereka tuntut. Mereka tidak tradisional dan lunak, tidak membutuhkan perilaku yang dewasa, membiarkan pengaturan diri dan menghindari konfrontasi. 

Baca juga: Fakta Menarik Tentang Anak Kidal

Itulah yang perlu orangtua ketahui mengenai kerja sama dalam mengasuh anak. Pada dasarnya pengasuhan anak memberi dampak yang baik terhadap tumbuh kembang dan karakter anak. Ingatlah, bahwa apa yang ditanam maka itulah yang akan dituai kelak. 

Jika orangtua masih ingin banyak berdiskusi mengenai pola asuh anak, ayah dan ibu dapat berdiskusi pada psikolog melalui aplikasi Halodoc, kapan saja dan di mana saja. Yuk, segera download aplikasinya sekarang juga!

Referensi:

The Center for Parenting Education. Diakses pada 2020. PARTNERS IN PARENTING

Very Well Mind. Diakses pada 2020. Why Parenting Styles Matter When Raising Children