• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pentingnya Memenuhi Kebutuhan Vitamin bagi Ibu Hamil

Pentingnya Memenuhi Kebutuhan Vitamin bagi Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Sangat penting untuk memperhatikan kebutuhan vitamin selama masa kehamilan. Vitamin untuk ibu hamil adalah vitamin yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan nutrisi selama masa kehamilan. Vitamin ini juga mengandung banyak vitamin dan mineral yang dibutuhkan ibu hamil, seperti asam folat, kalsium dan zat besi. Berikut sejumlah manfaat dan vitamin untuk ibu hamil yang perlu dikonsumsi selama masa kehamilan!

Baca juga: 6 Cara Mengatasi Perut Kembung saat Hamil

1.Folat

Folat atau vitamin B9 menjadi salah satu nutrisi penting yang perlu dikonsumsi ibu hamil. Bukan hanya dapat membantu mencegah cacat lahir saja, folat juga dapat membantu tubuh dalam membuat DNA, membantu pertumbuhan sel, serta meningkatkan fungsi otak janin. Jika ibu hamil rutin mengonsumsi asupan yang satu ini, maka risiko cacat lahir dapat berkurang hingga 70 persen.

Bukan hanya ibu hamil saja yang perlu mengonsumsi nutrisi ini, folat juga penting dikonsumsi bagi wanita yang sedang mengupayakan kehamilan. Vitamin ini berperan dalam mempersiapkan nutrisi dalam tubuh untuk mencukupi kebutuhan folat harian jika masa kehamilan datang.

2.Zat Besi

Zat besi merupakan mineral yang dibutuhkan tubuh untuk membangun sel darah merah. Sel darah merah sendiri memiliki peran penting, yaitu membawa oksigen ke seluruh tubuh. Jika kandungan nutrisi ini tidak mencukupi, maka akan memicu munculnya sejumlah gejala anemia.

Pada ibu hamil, anemia sering kali muncul. Pada ibu hamil zat besi bermanfaat untuk membangun sel darah merah untuk ibu dan bayi, mendukung kesehatan plasenta, serta untuk mempersiapkan kehilangan darah saat kelahiran. Anemia selama masa kehamilan umumnya menimbulkan gejala berupa kelelahan.

3.Kalsium

Vitamin untuk ibu hamil selanjutnya adalah kalsium. Kalsium terkenal bermanfaat untuk membangun tulang yang kuat. Namun, tidak sampai disitu saja manfaatnya. Kalsium merupakan nutrisi yang dapat membantu tubuh dalam menjaga kesehatan saraf, hormon, serta membantu otot berkontraksi.

Sayangnya, sebagian besar vitamin untuk ibu hamil hanya mengandung sedikit kalsium dan tidak memenuhi 100 persen kebutuhan ibu selama masa kehamilan. Untuk menyiasatinya, ibu disarankan untuk mengonsumsi tiga porsi makanan tinggi kalsium, seperti produk susu atau ikan.

Baca juga: 8 Langkah Efektif Atasi Kaki Bengkak setelah Melahirkan

4.DHA atau Asam Lemak Omega-3

Banyak vitamin untuk ibu hamil yang mengandung asam lemak omega-3. Lemak ini sangat penting untuk perkembangan otak dan sistem saraf pada janin. Otak terdiri dari 60 persen lemak, karena hal tersebut lemak diperlukan untuk membantu menumbuhkan otak bayi.

Saat asupan lemak omega-3 rendah, maka bayi bisa saja memiliki tingkat IQ yang lebih rendah. Selain itu, risiko kelahiran prematur akan menjadi lebih tinggi. Saat lahir nanti, risiko mengidap autisme dan ADHD juga menjadi lebih tinggi ketika asam lemak omega-3 tidak tercukupi dengan baik.

5.Mengurangi Komplikasi Kehamilan

Vitamin untuk ibu hamil tidak hanya membantu mengurangi risiko cacat lahir saja, tetapi juga dapat membantu mengurangi risiko komplikasi kehamilan, seperti kelahiran prematur dan berat badan rendah saat kelahiran. Saat komplikasi kehamilan dapat dicegah dengan baik, maka akan meningkatkan kemungkinan bayi dan ibu sehat pasca persalinan.

Baca juga: Kenali Penyebab Ibu Hamil Rentan Alami Hipotensi

Saat wanita mengandung, tubuh mereka akan cenderung memprioritaskan nutrisi terhadap pertumbuhan bayi. Jika gizi dan nutrisi dalam tubuh ibu mencukupi, terkadang berat badan ibu tidak bertambah, sedangkan berat janin yang dikandung tumbuh dengan pesat. Hal tersebut menandakan jika janin dalam kandungan menyerap nutrisi di tubuh ibu dengan baik.

Selain mengonsumsi berbagai nutrisi yang telah disarankan, ibu dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan rutin di rumah sakit terdekat selama masa kehamilan guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.


Referensi:
Healthline Parenthood. Diakses pada 2020. Are Prenatal Vitamins Safe If You’re Not Pregnant?
WebMD. Diakses pada 2020. Pregnancy and Prenatal Vitamins.