• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pentingnya Mengajarkan Self Love pada Remaja

Pentingnya Mengajarkan Self Love pada Remaja

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Kepercayaan diri adalah salah satu kunci seseorang dapat tampil maksimal dalam segala hal yang dilakukannya. Untuk mencapai tingkat kepercayaan diri seperti itu memang tidak mudah. Cara yang paling mudah agar mampu menanamkan rasa percaya diri yang tidak tergoyahkan untuk selamanya adalah dengan mengajarkan anak terkait self love.

Self love sendiri berarti seseorang telah menerima dan menghargai segala hal yang berhubungan dengan dirinya, baik secara fisik maupun mental. Kamu sudah siap menerima segala kelebihan dan kekurangan, sehingga menganggapnya sudah menjadi bagian dari diri. Namun, bagaimana cara mengajarkan hal ini pada remaja? Ketahui beberapa caranya di sini!

Baca juga: Pentingnya Self Love untuk Kesehatan Mental

Cara Mengajarkan Self Love pada Remaja

Self love adalah pemahaman yang harus diajarkan pada setiap remaja jika masing-masing orang memiliki nilai dan tujuan sendiri. Pemahaman ini sangat penting untuk diajarkan pada remaja karena pada umurnya, dirinya akan terus mencoba sesuatu yang baru dan telah menetapkan tujuan atau ambisi terkait suatu hal. Remaja juga memiliki harga diri yang baik untuk mempertahankan keyakinannya dan tidak mudah terpengaruh orang lain.

Anak-anak yang telah menerapkan self love pada dirinya akan tetap kuat meski terkadang gagal atau mengalami kekecewaan. Jika sifat tersebut dikombinasikan dengan beberapa sifat lainnya, seperti integritas, motivasi, hingga harga diri, maka kemungkinan produksi dan sukses pada bidang pekerjaan terbuka lebar. Maka dari itu, setiap orangtua harus tahu cara untuk menanamkan perasaan ini. Berikut ini beberapa cara untuk menerapkan self love pada anak:

1. Berikan Rasa Cinta

Salah satu cara untuk menanamkan self love pada anak adalah dengan memberikan banyak perasaan cinta agar anak tahu jika orangtuanya selalu ada untuknya. Dengan memberikan cinta tanpa syarat, berarti seseorang dihargai karena dirinya, bukan terkait apa yang dilakukan atau penampilan. Dengan menerapkan hal tersebut, anak dapat mencontohnya sehingga terbiasa akan hal tersebut dan tertanam di benaknya jika menjadi diri sendiri adalah yang terbaik.

2. Timbulkan Rasa Sukses

Sebagai orangtua, kamu dapat memberikan tanggung jawab dan kepercayaan diri dengan membuatnya dapat melakukan semua hal yang akhirnya merasa sukses setelah melewatinya. Setiap pengalaman sukses dapat dibangun di atas rasa kompetensi dan kemahiran. Hal tersebut dapat menimbulkan self love untuk dirinya sendiri.

Jika ibu ingin anak memiliki sifat self love, psikolog dari Halodoc siap membantu untuk mewujudkan hal tersebut. Dengan memanfaatkan fitur Chat atau Voice/Video Call pada aplikasi Halodoc, ibu bisa mendapatkan kemudahan terkait akses kesehatan. Maka dari itu, download aplikasi Halodoc sekarang juga di Apps Store atau Play Store pada smartphone-mu!

Baca juga: 7 Hal yang Menunjukkan Tingginya Self-Esteem

3. Tidak Memikirkan Omongan Orang Lain

Ibu juga harus membiasakan anak untuk tidak memikirkan sesuatu yang dilontarkan orang lain padanya. Memang, banyak orang yang ingin dipuji oleh lingkungannya padahal dirinya tidak nyaman akan hal tersebut. Maka dari itu, cobalah mengajarkan anak untuk selalu menjadi diri sendiri tanpa perlu memikirkan apa yang orang lain pikir baik. Dengan meng-iya-kan hal tersebut, anak tidak akan tampil apa adanya.

4. Berharga dan Istimewa

Anak juga harus terus diingatkan jika dirinya itu berharga dan istimewa, sehingga self love tersebut tumbuh tanpa membandingkannya dengan orang lain. Meski begitu, jika sesuatu yang buruk dapat diubah menjadi lebih baik, pastikan anak untuk melakukannya. Fisik atau sifat dapat berubah dengan membiasakan diri untuk melakukannya serta menerapkan reward and punishment agar terbiasa.

Baca juga: Cara Menumbuhkan Rasa Percaya Diri pada Remaja

Itulah beberapa hal yang dapat ibu tanamkan pada remaja agar dapat menimbulkan rasa self love. Dengan begitu, anak akan menerima dirinya apa adanya meskipun memiliki suatu kekurangan. Saat menanamkan pikiran yang positif, tentu berpengaruh secara fisik dan mental yang dapat membuatnya lebih baik

Referensi:
Michigan State University. Diakses pada 2020. The importance of helping teens discover self-worth.
Mother. Diakses pada 2020. From Toddlers to Teenagers: How to Teach Self-Love.