• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Penyakit Lupus Bisa Menyerang Anak, Ini Penyebabnya

Penyakit Lupus Bisa Menyerang Anak, Ini Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Penyakit Lupus Bisa Menyerang Anak, Ini Penyebabnya

“Lupus menjadi penyakit autoimun yang bisa menyerang pada orang dewasa maupun anak. Sayangnya, belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan anak mengalami lupus. Namun, para peneliti berpendapat gen berperang besar dalam menyebabkan lupus.”

Halodoc, Jakarta – Lupus merupakan penyakit autoimun yang bisa terjadi baik pada orang dewasa maupun anak-anak. Usia anak yang paling rentang umumnya, yaitu 12 tahun. Kondisi ini bisa terjadi karena berkaitan dengan peningkatan hormon selama masa pubertas. 

Jika anak didiagnosis mengidap lupus, atau jika dokter mencurigai adanya kemungkinan lupus pada Si Kecil, segera kunjungi dokter spesialis. Perlu diketahui, lupus adalah penyakit kronis (jangka panjang) yang bisa menyebabkan peradangan (pembengkakan) dan nyeri di bagian tubuh manapun. Lantas, apa yang menyebabkan seorang anak bisa mengidap lupus?

Baca juga: Jenis Penyakit Lupus dan Cara Mengatasinya

Penyebab Lupus pada Anak

Belum diketahui secara pasti mengapa beberapa anak bisa mengalami lupus dan yang lainnya tidak. Lupus bukan penyakit menular, sehingga seseorang tidak bisa mendapatkannya dari orang lain. Penyakit ini juga tidak diturunkan langsung oleh orang tua kepada anaknya. 

Sementara itu, menurut para peneliti, faktor gen berperan besar dalam menyebabkan lupus. Kemungkinan ada dua proses yang terlibat dalam menyebabkan lupus:

  • Riwayat Keluarga. Seorang anak yang dilahirkan dengan gen tertentu membuatnya rentan terhadap lupus. 
  • Faktor Lingkungan. Seorang anak memiliki suatu (atau kombinasi dari beberapa hal) yang menyebabkan penyakit lupus. Faktor lingkungan yang bisa memicu lupus termasuk infeksi, sinar ultraviolet, dan mungkin stres yang ekstrim. Mengingat begitu banyak pengidap lupus adalah perempuan, kemungkinan besar hormon memainkan peran penting dalam perkembangan dan risiko penyakit ini. Namun, belum diketahui secara pasti. 

Baca juga: Kenali Fakta Mengenai Penyakit Lupus

Bagaimana cara mengenali anak yang mengidap lupus? Gejala yang paling umum pada anak adalah keluhan nonspesifik seperti kelelahan dan malaise. Demam yang berkepanjangan, penurunan berat badan dan kehilangan nafsu makan juga bisa terlihat.

Selama beberapa minggu, bulan, atau bahkan bertahun-tahun, beberapa gejala baru mungkin muncul, termasuk:

  • Muncul berbagai ruam kulit yang berbeda-beda. Ruam yang paling khas bentuk kupu-kupu di hidung dan pipi, terjadi pada sepertiga hingga setengah dari anak-anak yang mengidap lupus. 
  • Fotosensitifitas, di mana paparan sinar matahari memicu ruam.
  • Bisul di bagian dalam hidung atau mulut.
  • Rambut rontok.
  • Tanda raynaud (tangan menjadi merah, putih, atau biru saat terkena dingin).
  • Sendi bengkak dan kaku (radang sendi).
  • Nyeri atau kelemahan otot.
  • Anemia.
  • Mudah memar.
  • Sakit kepala.
  • Kejang.
  • Nyeri dada.

Gangguan ginjal juga bisa terjadi pada kebanyakan anak yang mengidap lupus. Gangguan ginjal dapat dikatakan menjadi komplikasi utama dari hasil jangka panjang penyakit ini. Gejala lupus bisa sangat bervariasi pada setiap pengidap, sehingga keluhan anak pun berbeda-beda. 

Semua gejala di atas bisa terjadi kapan saja selama perjalanan penyakit. Diagnosis lupus didasarkan pada kombinasi gejala (seperti nyeri), tanda (seperti demam), dan hasil tes. Penyakit lain yang diderita anak juga harus diatasi. 

Bagaimana Perawatan Anak yang Mengidap Lupus?

Hidup dengan lupus bukan berarti Si Kecil tidak bisa menjalani kehidupan normal. Faktanya, anak-anak pengidap lupus didorong untuk terus hidup seperti biasanya. Lupus adalah penyakit yang mempengaruhi banyak sistem organ, Si Kecil harus menemui berbagai jenis spesialis, yang bisa menyebabkan mereka bolos sekolah.

Ayah dan ibu bisa bekerja sama dengan guru-guru di sekolah dan tim reumatologi pediatrik untuk mencoba mengoordinasikan antara jadwal berobat dan waktu sekolah. 

Baca juga: Akhirnya, Penyebab Penyakit Lupus Kini Terungkap

Hingga saat ini, belum ada obat untuk penyakit lupus. Adapun perawatan bisa membantu mengendalikan gejala dan mencegah komplikasi penyakit, termasuk kerusakan permanen pada organ dan jaringan. Pada kebanyakan anak, pengobatan bisa mengendalikan serangan lupus. 

Itulah yang perlu diketahui mengenai penyebab lupus pada anak. Ayah dan ibu bisa merawat anak yang mengidap lupus dengan bertanya pada dokter atau membuat jadwal kunjungan dokter di rumah sakit melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang!

Referensi:
Lupus. Diakses pada 2021. Lupus and children
Childrens Hospital. Diakses pada 2021. Lupus
Healthy Children. Diakses pada 2021. Lupus in Children & Teens: Parent FAQs
Everyday Health. Diakses pada 2021. What You Need to Know About Pediatric Lupus