Penyakit Pembengkakan Hati Dapat Terjadi di Usia Muda

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Penyakit Pembengkakan Hati Dapat Terjadi di Usia Muda

Halodoc, Jakarta – Penyakit pembengkakan hati alias hepatomegali merupakan kondisi yang harus diwaspadai. Kondisi ini bisa menyerang siapa saja, termasuk orang yang masih berusia muda. Penyakit pembengkakan hati menyebabkan terjadinya pembesaran pada ukuran organ hati. Ada beberapa faktor yang bisa menjadi pemicu kondisi ini, salah satunya adalah penyakit hepatitis. 

Selain hepatitis, hepatomegali juga bisa dipicu oleh jenis penyakit lain, terutama yang berkaitan dengan organ hati. Maka dari itu, sangat penting untuk selalu menjaga kesehatan organ ini agar terhindar dari kerusakan dan serangan penyakit. Organ yang satu ini memiliki peran penting dalam tubuh. Hati memiliki tugas memproduksi cairan empedu. Cairan ini penting untuk mencerna lemak, menyimpan gula jenis glukosa yang akan digunakan sebagai cadangan energi tubuh, serta membersihkan tubuh dari zat-zat berbahaya. 

Baca juga: Hepatitis Juga Bisa Menyebabkan Hepatomegali

Mengenal Penyakit Hepatomegali dan Penyebabnya 

Penyakit ini bisa bersifat ringan dan biasanya tidak menimbulkan gejala. Namun seiring berjalannya waktu, saat organ hati sudah sangat membesar, maka berbagai gejala baru akan muncul. Pembengkakan hati bisa ditandai dengan rasa tidak nyaman pada area perut, terutama pada bagian kanan atas. Penyakit ini juga memicu gejala mual, nyeri otot, perut terasa penuh, lemas, nafsu makan menurun, penurunan berat badan, demam, serta kulit dan mata berwarna kuning. 

Gejala penyakit ini biasanya akan muncul dan menyerang secara tiba-tiba. Pembengkakan hati perlu mendapat penanganan medis segera jika ditandai dengan gejala nyeri perut hebat, sesak napas, buang air besar berwarna hitam, serta muntah darah. Ada beberapa kondisi yang bisa menyebabkan pembengkakan hati menyerang, mulai dari hepatitis, asbes hati, perlemakan hati, hingga penyakit lainnya. 

Baca juga: Inilah Orang yang Berisiko Terkena Hepatomegali

Perlemakan hati juga bisa disebabkan oleh masalah kandung empedu dan salurannya, gangguan jantung, kanker, kelainan genetik, kelainan darah, infeksi cacing, konsumsi obat tertentu, serta paparan zat kimia yang bisa merusak organ hati. Salah satu cara terbaik untuk mencegah penyakit ini dan menjaga kesehatan organ hati adalah dengan mengonsumsi jenis makanan sehat yang baik untuk hati.

Penyakit ini bisa dideteksi melalui pemeriksaan oleh dokter, mulai dari pemeriksaan fisik terutama di bagian perut dan di bawah tulang iga. Dokter akan menekan dan diketuk jari, tujuannya untuk memperkirakan ukuran organ hati serta merasakan tekstur dari organ hati. Kondisi hati yang normal tidak akan bisa diraba. Setelah itu, pemeriksaan penunjang mungkin akan dilakukan, seperti USG, CT scan, atau MRI. Tujuan pemeriksaan ini adalah untuk mendapatkan gambaran bentuk organ hati secara lebih jelas. Pengobatan untuk kondisi ini bisa berbeda-beda antara satu orang dengan yang lainnya. 

Penanganan hepatomegali tergantung pada tingkat keparahan dan kondisi yang memicu penyakit ini. Selain pengobatan medis, kondisi ini juga bisa diatasi dengan melakukan perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat. Pengidap perlemakan hati menjadi golongan yang paling dianjurkan untuk melakukan perubahan gaya hidup. Pola hidup yang disarankan untuk pengidap penyakit ini adalah dengan menghindari minuman beralkohol, rutin berolahraga, menjaga berat badan ideal, dan mengonsumsi makanan sehat. 

Baca juga: Inilah Langkah Pemeriksaan untuk Hepatomegali

Cari tahu lebih lanjut seputar penyakit pembengkakan hati dengan bertanya pada dokter di aplikasi Halodoc. Kamu bisa kapan dan di mana saja menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Enlarged liver.
Healthline. Diakses pada 2019. What Causes Liver Enlarged?
WebMD. Diakses pada 2019. Enlarged Liver (Hepatomegaly).