• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Penyebab Nyeri Tubuh dan Diare Terjadi Bersamaan

Penyebab Nyeri Tubuh dan Diare Terjadi Bersamaan

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Penyebab Nyeri Tubuh dan Diare Terjadi Bersamaan

Halodoc, Jakarta – Nyeri tubuh dan diare bisa terjadi secara bersamaan. Ternyata, ada beberapa hal yang bisa menjadi penyebab hal ini. Pada kondisi yang ringan, nyeri tubuh dan diare biasanya akan mereda dengan sendirinya setelah beberapa saat. Namun, nyeri tubuh dan diare yang tidak kunjung membaik atau malah memburuk mungkin harus segera mendapat perawatan medis. 

Nyeri tubuh dan diare adalah dua kondisi yang berbeda. Namun, keduanya bisa terjadi secara berbarengan. Nyeri tubuh adalah kondisi yang ditandai dengan munculnya rasa sakit atau nyeri pada area tubuh tertentu. Nyeri juga bisa terjadi pada seluruh tubuh. Sementara diare adalah gangguan pencernaan yang menyebabkan tinja menjadi lebih cair atau berair.

Baca juga: Perawatan Rumahan yang Ampuh Mengatasi Diare

Penyebab Nyeri Tubuh dan Diare

Ada beberapa hal yang bisa menjadi penyebab nyeri tubuh dan diare terjadi bersamaan, di antaranya: 

  • Keracunan Makanan 

Keracunan makanan bisa menjadi penyebab munculnya nyeri tubuh yang disertai dengan diare. Hal ini bisa terjadi saat seseorang mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi patogen berbahaya, seperti bakteri atau virus. Keracunan makanan juga bisa terjadi karena mengonsumsi makanan yang kurang matang atau sayur dan buah yang tidak dicuci dengan benar.

  • Influenza 

Influenza atau flu juga bisa menjadi penyebab nyeri tubuh dan diare terjadi bersamaan. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus penyebab flu. Virus penyebab penyakit ini bisa tertular saat seseorang bersentuhan dengan percikan air liur pengidapnya atau saat menyentuh benda yang sudah terkontaminasi sebelumnya. 

  • Intoleransi Laktosa 

Intoleransi laktosa merupakan gangguan pencernaan yang terjadi saat tubuh tidak bisa memecah atau mencerna laktosa, yaitu gula alami yang ada dalam susu dan produk susu. Kondisi ini ditandai dengan gejala diare, perut kembung, mual dan muntah, kram perut, hingga gangguan otot atau persendian yang menyebabkan tubuh sakit. 

Baca juga: Ketahui Penyebab Kram Otot saat Tidur Malam

  • Penyakit Celiac

Penyakit celiac merupakan penyakit autoimun yang terjadi karena tubuh tidak dapat memproses gluten. Kandungan ini ada dalam jenis makanan tertentu. Kondisi ini mirip dengan sensitivitas gluten tetapi lebih parah. Pada pengidap penyakit celiac, konsumsi gluten menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang dan menghancurkan sel-sel sehat di usus kecil.

Hal itu kemudian memicu gejala berupa perut kembung dan penuh gas, sakit perut, muncul nyeri, mual dan muntah, diare atau sembelit, serta tinja berbau. Karena gejala-gejala yang muncul, tubuh bisa merasa lelah dan mengalami nyeri. Itulah penyebab nyeri tubuh dan diare terjadi bersamaan. 

  • Sindrom Iritasi Usus 

Sindrom iritasi usus (IBS) juga bisa menyebabkan terjadinya diare yang dibarengi dengan nyeri tubuh. Sindrom iritasi usus merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan sekelompok gejala yang memengaruhi sistem pencernaan. Sindrom iritasi usus merupakan gangguan pencernaan fungsional, artinya penyakit ini terjadi akibat otak dan usus tidak bekerja sama sebagaimana mestinya.

Nyeri tubuh dan diare yang terjadi secara bersamaan juga bisa menjadi tanda penyakit tertentu. Maka dari itu, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke rumah sakit jika kondisi ini tidak kunjung membaik atau justru memburuk. 

Baca juga: Kaki Sering Terasa Pegal, Ini Cara Mengatasinya

Jika ragu, kamu bisa menanyakan seputar gejala penyakit yang muncul pada dokter di aplikasi Halodoc. Dokter bisa dengan mudah dihubungi melalui Video/Voice Call atau Chat. Sampaikan gejala yang muncul dan dapatkan rekomendasi pengobatan terbaik dari ahlinya. Ayo, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!

Referensi 
Medical News Today. Diakses pada 2020. What causes body aches and diarrhea to occur together?
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Diarrhea.