14 February 2019

Penyebab Pengidap Diabetes Rentan Alami Kurap

 Penyebab Pengidap Diabetes Rentan Alami Kurap

Halodoc, Jakarta – Kurap adalah infeksi jamur yang menyebabkan ruam melingkar merah di kulit. Ruam bisa muncul di bagian tubuh mana saja, tetapi paling sering di sekitar lengan dan tungkai. Kurap sering terjadi pada saat peralihan musim hujan ke musim kemarau. Keadaan cuaca yang panas disertai kelembapan tinggi bisa memicu timbulnya penyakit kurap. Selain cuaca, kadar glukosa darah yang tinggi pada pengidap diabetes juga berpengaruh pada risiko terinfeksi kurap.

Terdapat hubungan biological plausibility antara diabetes melitus dengan kelainan sistem imun dan penyakit pembuluh darah akibat tingginya kadar gula darah dalam tubuh (angiopati perifer diabetik/DPA).

Baca Juga: Jarang Mandi Bisa Buat Kulit Kena Kadas dan Kurap

Kenapa Kurap Mudah Menyerang Pengidap Diabetes?

Tingginya gula darah mengubah cara kerja sistem saraf dan merangsang produksi zat sitokin dalam tubuh. Sitokin adalah hormon yang jika diproduksi berlebihan menyebabkan peradangan. Reaksi ini membuat kulit pengidap diabetes gatal, kering, dan pecah-pecah. Kadar gula darah yang lebih tinggi dari batas normal juga meningkatkan risiko infeksi di kulit tangan, kaki, hingga area organ intim. Penyebabnya bisa karena infeksi jamur, salah satunya Tinea corporis alias kurap.

Glukosa termasuk salah satu makanan favorit bagi jamur dan bakteri untuk berkembang biak. Jamur dan bakteri ini seharusnya tumbuh secara alami dan normal di kulit. Akan tetapi, tingginya kadar glukosa membuat bakteri tumbuh dengan cepat dan mulai menginfeksi kulit. Kurap yang masuk ke dalam golongan jamur dermatofita menimbulkan infeksi ringan sampai berat tergantung dari respons imun pengidapnya.

Baca Juga: Inilah Tanda-tanda Kalau Kamu Kelebihan Gula Darah

Cara Merawat Kurap Akibat Diabetes

Rasa gatal akibat kurap membuat pengidapnya menggaruk kulit. Jika terus dilakukan, kebiasaan ini bisa berdampak negatif bagi pengidap diabetes. Alasannya karena luka yang diidap membutuhkan waktu lama untuk sembuh. Itu sebabnya pengidap diabetes yang terinfeksi kurap tidak dianjurkan menggaruk kulit. Sebagai solusinya, berikut cara mengatasi kulit gatal karena kurap pada pengidap diabetes:

  • Jaga kebersihan. Rutin mencuci tangan pakai sabun, terutama sebelum makan, saat menyiapkan makanan, sebelum menyentuh wajah, setelah dari toilet, dan setelah menyentuh hewan. Pengidap juga dianjurkan rutin mencuci pakaian, handuk, dan seprai. Sebaiknya hindari menggunakan alat pribadi dengan pengidap kurap.

  • Gunakan pakaian yang sesuai. Apabila kamu tinggal di area yang hangat dan lembap, sebaiknya hindari pakaian tebal dan ketat dalam waktu lama.

  • Atur pola makan. Asupan makanan yang tepat penting untuk menjaga kesehatan kulit. Asupan asam lemak omega-3 bagus untuk kesehatan kulit sehingga kamu perlu memasukkannya ke dalam menu makan harian.

  • Gunakan humidifier. Jika cuaca di luar dingin, pasang humidifier untuk membantu melembapkan udara di dalam ruangan. Suhu dingin membuat kadar kelembapan menurun sehingga kulit menjadi kering dan bisa menimbulkan gatal.

Baca Juga: Jangan Asal Garuk, Ini Bedanya Gatal Biasa & Diabetes

Kalau kamu punya keluhan pada kulit, jangan ragu bicara pada dokter Halodoc. Gunakan fitur Contact Doctor yang ada di aplikasi Halodoc untuk menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, segera download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play!