• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Penyebab Takikardia Bisa Sebabkan Stroke

Penyebab Takikardia Bisa Sebabkan Stroke

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Detak jantung harus selalu berada dalam keadaan normal, yaitu pada kisaran 60 hingga 100 kali per menit. Jika berdetak terlalu cepat atau melebihi 100 kali per menit, maka kamu mengalami takikardia. Hal ini biasanya terjadi saat seseorang berolahraga, tetapi jika mengalaminya dalam keadaan normal, berarti kamu mengalami beberapa masalah di dalam tubuh.

Seseorang yang mengidap takikardia umumnya tidak mengalami gejala atau gangguan apa pun, sehingga sulit untuk didiagnosis. Namun, jika masalah ini terus dibiarkan, beberapa gangguan yang berhubungan dengan jantung mungkin saja terjadi, hingga mengakibatkan komplikasi berbahaya. Salah satu komplikasi yang dapat terjadi adalah stroke. Bagaimana hal tersebut dapat terjadi? Baca selengkapnya ulasan di sini!

Baca juga: Gangguan Jantung, Ini 5 Penyebab Takikardia

Stroke Dapat Disebabkan oleh Takikardia

Takikardia adalah suatu keadaan yang terjadi ketika jantung berdetak lebih cepat dibandingkan biasanya dengan detakan lebih dari 100 per menit. Beberapa jenis dari kelainan detak jantung ini tidak menimbulkan gangguan yang serius dan mudah untuk diobati. Namun, beberapa masalah lainnya dapat menyebabkan gangguan yang mengancam nyawa. Seseorang yang mengidap gangguan ini dapat mengalami stroke karena hal tersebut. Bagaimana cara hal tersebut dapat terjadi?

Tugas jantung di dalam tubuh adalah untuk memompa darah. Hal ini berguna untuk memindahkan oksigen dan nutrisi lainnya ke seluruh tubuh agar semua organ tubuh berfungsi semestinya. Hal ini juga dapat membantu tubuh untuk membuang limbah dengan memompa darah ke paru-paru, ginjal, dan semua organ lainnya. Namun, jika jantung memompa terlalu cepat, tentu ada gangguan yang dapat terjadi.

Saat pola aktivitas listrik pada jantung menstimulasi atrium agar berdetak lebih cepat, tubuh dapat mengalami beberapa kontraksi pada bilik atas jantung. Hal tersebut dapat membuat bagian tersebut sulit memompa secara efektif. Awalnya mungkin kamu hanya mengalami pusing atau palpitasi. Namun, ika terjadi selama beberapa hari, peningkatan risiko untuk mengidap stroke dapat terjadi. 

Hal ini dapat terjadi karena darah yang terperangkap di dalam atrium dapat menimbulkan gumpalan dan berpindah dari jantung ke otak yang menyebabkan stroke. Gangguan ini disebut juga dengan fibrilasi atrium. Maka dari itu, pastikan untuk mendapatkan pemeriksaan saat alami pusing dan tubuh lemas agar tidak menimbulkan komplikasi berbahaya tersebut.

Kamu juga dapat bertanya pada dokter dari Halodoc terkait takikardia yang dapat menimbulkan beberapa komplikasi berbahaya dan cara untuk menghindarinya. Caranya mudah sekali, cukup dengan download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan sehari-hari untuk mendapatkan kemudahan terkait akses kesehatan!

Baca juga: Bradikardia vs Takikardia, Lebih Bahaya Mana?

Cara Mencegah Takikardia

Cara yang paling efektif untuk mencegah terjadinya takikardia adalah dengan selalu memastikan kesehatan jantung dan mengurangi risiko yang menyebabkan masalah pada organ tersebut. Jika kamu sudah mengidap masalah pada jantung, pastikan untuk selalu mengikuti rencana perawatan yang sudah ditentukan oleh dokter agar dapat mencegah terjadinya takikardia. Kamu juga dapat menghindari segala faktor risiko yang dapat menimbulkan penyakit jantung, seperti:

  • Pola hidup sehat: Salah satu cara untuk mencegah masalah jantung seperti takikardia adalah dengan menerapkan pola hidup sehat. Beberapa caranya adalah dengan rutin olahraga dan mengonsumsi makanan sehat yang rendah lemak, seperti buah-buahan, sayuran, hingga biji-bijian.
  • Jaga tekanan darah terkendali: Kamu juga harus melakukan perubahan gaya hidup dan mengonsumsi obat secara rutin jika mengidap tekanan darah tinggi atau masalah terkait kolesterol. Pastikan juga untuk menjaga berat badan tetap ideal agar risiko dari penyakit jantung dapat ditekan.

Baca juga: Benarkah Stres Bisa Sebabkan Takikardia?

Itulah pembahasan mengenai takikardia yang dapat menyebabkan pengidapnya mengalami stroke. Jika kamu mengidap masalah tersebut, ada baiknya untuk melakukan pemeriksaan rutin agar segala masalah yang mungkin terjadi dapat dihindari. Pastikan juga untuk langsung memeriksakan diri jika selama beberapa hari merasakan tubuh lemas dan pusing yang mungkin disebabkan oleh masalah pada jantung.

Referensi:
Heart & Stroke. Diakses pada 2020. Arrhythmia.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Tachycardia.