Penyebab Terjadinya Balanitis pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Fitrina Aprilia
balanitis pada anak

Halodoc, Jakarta - Pernah mendengar masalah pada penis berupa balanitis? Bagi ibu yang memiliki anak laki-laki, rasanya perlu memperhatikan masalah ini. Pasalnya, balanitis sering terjadi pada anak di bawah umur empat tahun. 

Balanitis sendiri merupakan peradangan pada ujung kepala penis. Kok bisa? Penyebab berbagai macam, tetapi infeksi merupakan hal yang paling sering menyebabkan balanitis. Infeksi ini menyebabkan peradangan pada kulit yang menutupi kepala penis yang tidak dikhitan.

Lalu, apa lagi yang hal yang bisa menyebabkan balanitis pada anak? 

Baca juga: Waspada, Ini 4 Komplikasi Akibat Balanitis

Infeksi dan Kebersihan yang Tak Diperhatikan

Berbicara penyebab balanitis sama halnya membicarakan banyak hal. Sebab, ada banyak faktor yang bisa menyebabkan balanitis pada anak maupun orang dewasa. Pada dasarnya, balanitis disebabkan oleh adanya infeksi. Infeksi ini bisa melalui perilaku seksual yang kurang baik atau non-seksual. 

Untuk anak, biasanya balanitis karena kebersihan alat kelamin yang kurang terjaga, terutama pada laki-laki yang belum dikhitan. Setidaknya 1 dari 30 laki-laki yang belum dikhitan mengalami balanitis.

Kotoran yang disebut smegma biasanya terbentuk di bawah kulup pada ujung penis yang tidak dikhitan. Nah, hal inilah yang ujung-ujungnya bisa menyebabkan balanitis. Di samping itu, penyebab balanitis lainnya dapat bisa berupa reaksi iritasi atau alergi dan kondisi lainnya, seperti adanya fimosis.

Balanitis pada anak juga bisa disebabkan iritasi karena sabun. Sebab, beberapa jenis sabun/disinfektan dan zat kimia yang dapat mengiritasi kulit penis.

Tak cuma itu saja, beberapa kondisi kesehatan juga bisa memicu terjadinya balanitis pada anak. Misalnya, keadaan yang membuat sistem imun rendah, seperti diabetes mellitus atau sedang menjalani kemoterapi.

Baca juga: 5 Faktor yang Tingkatkan Seseorang Alami Balanitis

Selain hal-hal di atas, ada pula beberapa faktor lainnya yang bisa meningkatkan risiko balanitis. Misalnya:

  • Psoriasis, kelainan autoimun di kulit yang ditandai dengan kulit yang amat kering dan kerak kulit yang tebal;

  • Eksim, kelainan kulit karena alergi; dan

  • Infeksi jamur.

Penyebabnya sudah, bagaimana dengan gejalanya? 

Dari Lepuh hingga Iritasi

Ketika seseorang terserang balanitis biasanya mereka akan mengalami banyak gejala. Nah, berikut ini beberapa gejala yang bisa muncul:

  • Kemerahan pada ujung kepala penis, bisa disertai dengan lepuh;

  • Rasa nyeri, gatal, dan bengkakan pada kepala penis;

  • Keluarnya cairan yang berbau;

  • Timbul rasa nyeri saat buang air kecil;

  • Demam;

  • Pembengkakan kelenjar getah bening pada daerah lipat paha;

  • Terasa keras, kering, atau kaku; dan

  • Iritasi.

Bila Si Kecil mengalami gejala-gejala di atas, segeralah temui dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Kamu bisa kok bertanya langsung kepada dokter melalui aplikasi Halodoc.

Lantas, bagaimana dengan cara mencegahnya? 

Ketahui Tips Mencegahnya

Setidaknya ada beberapa upaya yang bisa kita coba agar terhindar dari balanitis. Nah, berikut ini tips mencegahnya:

  • Bersihkan penis secara rutin dengan sabun (pastikan sabun cocok dengan kondisi kulit). Bila belum dikhitan, pastikan membersihkan kepala penis dan bilas dengan air. Lalu, keringkan kepala dan badan penis sebelum menggunakan celana dalam.

  • Kurangi berat badan bila mengalami obesitas.

  • Mengontrol kondisi diabetes dan penyakit kronis lain yang bisa memicu balanitis.

  • Bila menggunakan senyawa kimia berbahaya, cuci tangan terlebih dahulu sebelum buang air kecil.

  • Jika anak pernah mengalami balanitis, untuk mencegah terkena balanitis kembali, sebaiknya di khitan tanpa melihat usia anak.

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung kepada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi: 
WebMD (Diakses pada 2019). Balanitis: A Penis Condition Explained.
NHS Choices UK (Diakses pada 2019). Health A-Z. Balanitis.