Ketahui Perbedaan Dokter Layanan Primer dan Dokter Spesialis

Ketahui Perbedaan Dokter Layanan Primer dan Dokter Spesialis

Halodoc, Jakarta - Kamu mungkin memanggil semua ahli kesehatan dengan sebutan dokter. Namun, ternyata dokter memiliki keahlian spesifik dalam satu bidang atau lainnya. Ada banyak sekali jenis layanan dokter yang ada di dunia medis, dua di antaranya adalah dokter spesialis dan dokter layanan primer. Sebenarnya, apa perbedaan di antara keduanya?

Dokter Layanan Primer

Dokter layanan primer dianggap sebagai dokter utama. Dokter ini bertanggung jawab atas sebagian besar masalah kesehatan yang kamu alami. Dokter ini dulunya dikenal sebagai dokter keluarga atau dokter umum. Kini, sebutannya berganti dengan dokter layanan primer atau penyedia perawatan primer.

Dokter ini adalah seorang generalis dan menangani sebagian besar kebutuhan perawatan kesehatan. Jika kamu memiliki masalah yang lebih kompleks, dokter layanan primer mengarahkan untuk memeriksakan kondisi lebih lanjut ke ahli spesialis. Kamu mengunjunginya untuk pemeriksaan fisik tahunan dan perawatan kesehatan preventif. Tidak hanya itu, dokter ini juga memberikan saran untuk mengurangi risiko.

Baca juga: 11 Hal yang Bisa Menyebabkan Aritmia

Dokter perawatan primer biasanya adalah praktisi keluarga, dokter penyakit dalam, dokter anak, ahli geriatri, atau dokter kandungan. Setidaknya, dokter yang bergelut di bidang ini adalah dokter umum atau general practitioner. Pengalaman yang dibutuhkan adalah dokter yang telah selesai menempuh pendidikan kedokteran dan menyelesaikan residensi selama 3 (tiga) tahun di bidang-bidang yang disebutkan tadi, atau setidaknya di bidang kedokteran umum.

Dokter Spesialis

Sementara itu, dokter spesialis adalah praktisi kesehatan yang memiliki keahlian atau satu bidang tertentu. Mereka yang berprofesi sebagai dokter ahli ini telah menempuh pendidikan kedokteran selama 4 (empat) tahun, melalui pelatihan residensi sesuai dengan pilihan spesialisasi yang diinginkan, biasanya antara 3 hingga 7 tahun lamanya.

Baca juga: Kenali 5 Penyakit yang Mengintai Kelenjar Tiroid

Beberapa ahli atau spesialisasi yang umum ditemui di Indonesia yaitu sebagai berikut:

  • Dermatologis atau ahli kulit, untuk kamu yang memiliki masalah dengan kulit, rambut, bekas jerawat, alergi kulit, bekas luka, atau masalah lainnya terkait dengan kesehatan kulit.

  • Endokrinologis atau ahli endokrin, untuk masalah kesehatan terkait dengan hormon dan metabolisme tubuh. Dokter ahli ini mengatasi masalah terkait diabetes, gangguan kalsium,atau masalah tiroid.

  • Imunologis atau ahli alergi, yang mengobati gangguan sistem kekebalan tubuh seperti asma, eksim, alergi, dan masalah autoimun.

  • Anestesiologis atau ahli anestesi, bertugas untuk memberi anestesi selama prosedur operasi untuk mematikan rasa sakit. Selain itu, dokter ahli anestesi memantau kondisi organ vital tubuh selama operasi berlangsung.

  • Kardiologis atau ahli kardio, ahli jantung dan pembuluh darah. Serangan jantung, gagal jantung, hipertensi, dan aritmia adalah beberapa masalah yang ditangani oleh ahli kardio.

  • Gastroenterologi atau ahli pencernaan, merupakan spesialis di organ pencernaan, termasuk perut, usus, pankreas, hati, dan kantong empedu. Sakit perut, diare, penyakit kuning bisa ditangani oleh ahli ini.

  • Internis, ahli penyakit dalam yang membantu mengatasi permasalahan yang ada di dalam tubuh.

  • Neurologis atau ahli saraf, berperan dalam mengatasi permasalahan kesehatan yang berkaitan dengan saraf, seperti otak, sumsum tulang belakang, dan saraf. Epilepsi, alzheimer, dan penyakit Parkinson bisa berdiskusi dengan layanan dokter ini.

Baca juga: Jangan Disepelekan, Ini 8 Gejala Penyakit Kuning

Itu tadi perbedaan antara dokter layanan primer dan layanan dokter spesialis. Sekarang, kamu tahu dokter mana yang ingin ditanyakan jika kamu memiliki masalah kesehatan tertentu. Sekarang, kamu bisa langsung membuat janji dengan dokter di rumah sakit paling dekat dengan rumahmu di sini. Bertanya pada dokter ahli juga lebih mudah dan bisa dilakukan di mana saja dengan download aplikasi Halodoc.