23 September 2017

Perhatikan 5 Makanan Ini yang Menjadi Pemicu Keguguran

Perhatikan 5 Makanan Ini yang Menjadi Pemicu Keguguran

Halodoc, Jakarta - Ketika sedang hamil, kamu dilarang untuk makan sembarang makanan. Karena bisa berdampak pada janin kamu bila tidak tahu aturannya. Jika salah memilih makanan bisa-bisa janin kamu yang menjadi taruhannya alias mengalami keguguran. Saat hamil, tubuh kamu bisa lebih rentan mengalami keracunan makanan. Hal tersebut bisa menimbulkan efek yang lebih parah dari biasanya. Di bawah ini ada 5 jenis makanan pemicu keguguran yang sebaiknya dihindari ketika sedang hamil:

1.  Pepaya
Bila mengonsumsi pepaya dalam kondisi belum matang alias masih muda saat hamil tidak baik untuk ibu hamil karena dapat menjadi pemicu keguguran. Alasannya karena pepaya yang masih muda memilliki kandungan lateks yang bisa menyebabkan rahim kamu mengalami kontraksi. Kandungan lateks diduga bisa berfungsi layaknya prostaglandin dan oksitoksin yang merupakan hormon yang diproduksi tubuh untuk mendukung proses persalinan yakni memperkuat kontraksi. Kamu bisa memakan pepaya saat hamil, apabila pepayanya sudah matang. Buah pepaya yang sudah matang memiliki sumber serat dan asam folat yang baik untuk tubuh. Selain itu, dengan memakan pepaya kamu juga bisa mendapat asupan vitamin C dan E.

2.  Nanas
Nanas bisa menjadi makanan pemicu keguguran karena buah yang satu ini mengandung enzim bromelain. Enzim tersebut dianggap berbahaya bagi janin karena bisa melunakkan leher rahim dan memicu kontraksi. Karena efek tersebut, nanas kerap diduga bisa menjadi pemicu keguguran. Jadi, sebaiknya kamu tidak mengonsumsi nanas di awal masa kehamilan.

3.  Telur Setengah Matang
Makanan pemicu keguguran lainnya yakni telur setengah matang yang mengandung Salmonella, bakteri yang bisa meningkatkan risiko kamu mengalami keguguran. Bukan hanya keguguran, efek yang bisa ditimbulkan dari bakteri ini juga bisa membahayakan nyawa kamu.

4.  Deli Meat
Deli Meat adalah daging olahan yang sudah dipotong menjadi lembaran. Daging ini biasa dijadikan isian untuk sandwich atau jika ingin membuat hamburger rumahan. Deli meat memiliki kandungan Listeria Monocytogenes, yaitu bakteri yang bisa menjadi pemicu keguguran. Bakteri ini bisa masuk ke plasenta dan mungkin bisa membahayakan janin. Bila saat hamil kamu ingin mengonsumsi deli meat, kamu harus memanaskan kembali daging sampai matang.

5.  Daging Mentah atau Setengah Matang
Daging mentah atau setengah matang juga termasuk ke dalam kelompok makanan pemicu keguguran. Maka dari itu ibu hamil disarankan tidak mengonsumsi daging mentah atau setengah matang. Hal ini dilakukan agar mengurangi risiko ibu hamil terkontaminasi oleh parasit yang bernama Toxoplasma gondii yang terdapat pada daging tersebut. Kondisi tersebut bisa menyebabkan keguguran atau bayi terlahir meninggal (stillbirth). Bukan hanya terkontaminasi Toxoplasma gondii, daging mentah atau setengah matang juga bisa terkontaminasi bakteri Salmonella.


Sebaiknya kamu tidak mengonsumsi makanan di atas pada trimester pertama kehamilan. Alasannya karena di masa ini tubuh kamu rentan mengalami keguguran. Agar lebih aman, kamu bisa berdiskusi dengan dokter kandungan mengenai makanan apa saja yang harus dihindari saat hamil. Kamu bisa bertanya dengan dokter kandungan yang ada di aplikasi kesehatan Halodoc. Dalam aplikasinya kamu bisa memilih tiga metode komunikasi yakni via chat, voice call, maupun video call dalam menu Contact Doctor. Dokter yang ada di Halodoc akan siap sedia membantu menjawab semua pertanyaan kamu. Beli kebutuhan medis seperti obat atau vitamin juga bisa dilakukan melalui aplikasi Halodoc melalui menu Pharmacy Delivery yang bisa mengantarkan pesananmu ke rumah. Semua layanan Halodoc bisa kamu gunakan dengan men-download aplikasinya terlebih dahulu di App Store maupun Google Play.

BACA JUGA: INGIN IBU & BAYI SEHAT? INI 6 NUTRISI PENTING BAGI IBU HAMIL