• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Perhatikan Tanda-Tanda Asma Kambuh di Tempat Kerja

Perhatikan Tanda-Tanda Asma Kambuh di Tempat Kerja

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Perhatikan Tanda-Tanda Asma Kambuh di Tempat Kerja

Halodoc, Jakarta – Asma bisa kambuh di mana saja, termasuk di tempat kerja. Saat gejala penyakit ini muncul, pengidapnya mungkin akan merasa tidak nyaman bahkan kesulitan untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Lantas, bagaimana jika penyakit ini kambuh saat sedang bekerja? Apa saja tanda-tanda asma kambuh di tempat kerja?

Asma adalah penyakit jangka panjang alias penyakit kronis. Kondisi ini muncul karena ada masalah pada saluran pernapasan yang ditandai dengan peradangan dan penyempitan saluran napas. Hal itu kemudian menyebabkan pengidapnya merasa sesak atau kesulitan bernapas. Penyakit jangka panjang ini bisa kambuh kapan saja, terutama jika terpapar hal yang menjadi pemicu asma. 

Baca juga: Kenali Penyebab Kambuhnya Asma

Asma di Tempat Kerja, Ini Tanda-tandanya 

Pada dasarnya, gejala asma akan sama saja, di mana pun kekambuhan terjadi. Pada saat bekerja, kamu bisa memperhatikan beberapa gejala yang muncul sebagai tanda asma kambuh, seperti: 

  • Nyeri dada.
  • Batuk-batuk. 
  • Mengi.
  • Kesulitan bernapas hingga terasa sesak.
  • Gejala tidak kunjung mereda meski sudah menggunakan inhaler.
  • Sulit bicara, makan, atau minum akibat sulit bernapas.
  • Bibir dan jari-jari membiru.
  • Peningkatan denyut jantung
  • Merasa pusing, lelah, atau mengantuk.

Hingga kini, penyebab pasti asma masih belum diketahui. Namun, kondisi ini diduga berkaitan dengan beberapa hal yang bisa menjadi pemicunya, seperti paparan asap rokok, debu, udara yang dingin, infeksi virus, bulu binatang, atau paparan zat kimia. Aktivitas fisik tertentu juga disebut bisa menjadi pemicu asma kambuh. 

Baca juga: Lakukan 4 Hal Ini saat Asma Kambuh di Tempat Umum

Pengidap asma memiliki saluran pernapasan yang lebih sensitif. Saat terpapar zat-zat pemicu, paru-paru yang telah teriritasi mulai menunjukkan respons seperti otot-otot saluran pernapasan menjadi kaku dan menyebabkan saluran tersebut menyempit. Kondisi ini juga menyebabkan terjadi peningkatan produksi dahak sehingga napas terasa lebih berat. 

Saat asma kambuh, tingkat keparahan gejala yang muncul bisa beragam. Gejala asma bisa terasa ringan hingga berat, tergantung pada kondisi tubuh dan keparahan asma yang diidap. Namun, jangan sepelekan gejala penyakit asma yang tidak kunjung membaik atau bahkan memburuk seiring waktu. Serangan asma biasanya berlangsung dalam hitungan jam atau hari. 

Jika gejala asma di tempat kerja memburuk dan tidak bisa lagi ditangani dengan inhaler, segera bawa pengidap asma ke rumah sakit terdekat. Dengan begitu, penanganan medis bisa segera dilakukan untuk menurunkan risiko komplikasi asma. Biar lebih mudah, kamu bisa mencari rumah sakit terdekat menggunakan aplikasi Halodoc. Atur lokasi dan dapatkan daftar rumah sakit yang bisa dikunjungi. Download Halodoc sekarang.

Baca juga: Penanganan Pertama Sesak Napas saat Mengalami Asma

Lantas, adakah cara untuk mengendalikan penyakit asma dan mencegah kekambuhan asma di tempat kerja? 

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah asma di kantor, di antaranya: 

  • Mengenali dan menghindari pemicu asma.
  • Melakukan diskusi dan mengikuti perencanaan penanganan asma yang dibuat bersama dokter.
  • Mengenali serangan asma serta melakukan langkah pengobatan yang tepat.
  • Teratur mengonsumsi dan menggunakan obat yang diresepkan dokter.
  • Selalu memantau kondisi kesehatan tubuh, termasuk yang berkaitan dengan saluran pernapasan.
  • Selalu membawa inhaler pereda asma, sehingga gejala asma di tempat kerja bisa segera ditangani.

Referensi:
NHS UK. Diakses pada 2021. Asthma.
National Heart, Lung, and Blood Institute. Diakses pada 2021. Asthma.
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Asthma.
WebMD. Diakses pada 2021. Diagnosing Asthma.