• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Perih di Lambung Tak Membaik, 6 Penyakit ini Bisa Jadi Penyebabnya
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Perih di Lambung Tak Membaik, 6 Penyakit ini Bisa Jadi Penyebabnya

Perih di Lambung Tak Membaik, 6 Penyakit ini Bisa Jadi Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 30 September 2021
Perih di Lambung Tak Membaik, 6 Penyakit ini Bisa Jadi Penyebabnya

“Siapa saja bisa mengalami gejala perih di lambung. Biasanya, kondisi ini akan mereda dengan istirahat dan perbaikan pola makan. Namun, jika kondisi tidak kunjung membaik, bisa jadi tanda masalah kesehatan yang lebih serius.”

Halodoc, Jakarta – Pernah mengalami gejala perih di lambung? Dalam medis, kondisi ini dikenal dengan sebutan abdominal pain. Pada kebanyakan kasus, penyebab dari kondisi ini adalah gangguan pencernaan, atau bisa terjadi karena ketegangan otot. 

Meski umumnya bisa sembuh dengan sendirinya, rasa perih di lambung juga bisa berlanjut. Hal ini bisa menjadi tanda kondisi medis yang lebih serius, lho. Yuk simak apa saja kemungkinan penyebabnya!

Baca juga: Sering Kambuh, Begini Cara Mengobati Asam Lambung Naik

Penyebab Umum Perih di Lambung

Perih di lambung bisa terjadi karena banyak penyebab. Pada beberapa kasus, asal-usul nyeri yang dialami bisa jadi bukan dari lambung. Melainkan dari bagian pencernaan lain, seperti usus, hati, pankreas, atau limpa.

Memahami apa saja kemungkinan penyebab perih di lambung bisa membantu kamu mengambil langkah penanganan.

Berikut ini beberapa kemungkinan penyebabnya:

  1. Gastroenteritis (Flu Perut)

Bila karena gastroenteritis, perih di lambung biasanya disertai dengan gejala lain seperti mual, muntah, dan tinja yang encer. Bakteri atau virus menjadi penyebab kondisi ini, dan gejala biasanya hilang dalam beberapa hari. 

Gejala yang berlangsung lebih dari 2 hari mungkin merupakan tanda masalah kesehatan yang lebih serius, seperti infeksi atau kondisi peradangan, seperti penyakit radang usus.

  1. Perut Kembung

Kondisi ini terjadi ketika bakteri di usus kecil memecah makanan yang dianggap tidak toleran oleh tubuh. Peningkatan tekanan gas di usus dapat menyebabkan rasa sakit yang tajam di perut. Kondisi ini juga dapat menyebabkan sesak di perut dan sering bersendawa.

  1. Sindrom Iritasi Usus (Irritable Bowel Syndrome/IBS)

Orang yang mengidap sindrom ini kurang mampu mencerna jenis makanan tertentu. Sakit perut adalah gejala utama bagi banyak orang dengan IBS dan biasanya gejala hilang setelah buang air besar. Gejala umum lainnya termasuk perut kembung, mual, dan kram.

Baca juga: Kenali 4 Jenis Gangguan Lambung Ini

  1. Penyakit Asam Lambung

Terkadang asam lambung bergerak naik ke tenggorokan bisa menyebabkan sensasi perih di lambung. Kondisi ini juga dapat menyebabkan gejala perut kembung atau kram, dan rada terbakar di dada.

  1. Gastritis

Ketika lapisan perut menjadi meradang atau bengkak, rasa perih di lambung dapat terjadi. Gejala lain yang juga dapat terjadi adalah mual, muntah, dan perut kembung.

  1. Tukak Lambung

Adanya luka yang tidak kunjung sembuh di lambung bisa menyebabkan sakit perut yang parah dan terus-menerus. Kondisi ini juga dapat menyebabkan kembung, gangguan pencernaan, dan penurunan berat badan.

Penyebab paling umum dari lambung dan tukak lambung adalah bakteri H. pylori dan penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAIDS) yang berlebihan atau terus menerus.

Kapan Harus Waspada?

Sebagian besar kasus perih di lambung tidak serius, dan gejalanya dapat sembuh dengan istirahat dan memperbaiki pola makan. Minum obat yang dijual bebas seperti antasida bisa membantu mengurangi gejala.

Baca juga: Sakit Perut Bagian Tengah, Kapan Perlu Penanganan Dokter?

Namun, jika perih di lambung tak kunjung hilang, bisa jadi itu tanda kondisi medis yang butuh perawatan medis lebih lanjut. Kamu perlu waspada jika mengalami perih di perut disertai kondisi seperti:

  • Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.
  • Kelelahan.
  • Perubahan pada buang air besar, seperti sembelit atau diare, yang tidak sembuh dalam beberapa jam atau hari.
  • Adanya darah dalam tinja.
  • Keputihan yang tidak biasa.
  • Tanda-tanda infeksi saluran kemih.

Bila perih di lambung masih ringan, kamu bisa download aplikasi Halodoc untuk beli obat lambung yang dijual bebas seperti antasida. Namun, jika mengalami kondisi yang disebutkan tadi, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter, ya.

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg
Referensi:
Medical News Today. Diakses pada 2021. 15 Possible Causes Of Abdominal Pain.
Healthline. Diakses pada 2021. What’s Causing Your Abdominal Pain and How to Treat It.