• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Perkembangan Bayi 18 Bulan

Perkembangan Bayi 18 Bulan

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta – Usia 18 bulan adalah masa dimulainya ia menjadi peniru ulung bagi ibunya, bagai pengikut setia. Ia akan mengikuti ke manapun ibu pergi, dan meniru hal-hal yang ibunya lakukan, seperti berbicara di telepon, hingga mengurus pekerjaan rumah. Sang “peniru” menggemaskan itu juga akan mulai lebih tidak sabaran, terutama kalau jauh dari ibundanya terlalu lama. Lucu, bukan? Ketahui lebih lengkap tentang perkembangan bayi 18 bulan dalam pembahasan kali ini.

Secara kognitif, bayi usia 18 bulan sedang asik-asiknya belajar dari mengamati apa yang dilakukan orang sekitarnya. Baik dalam hal kemampuan fisik, kognitif, dan keterampilan komunikasi. Ia akan mulai tertarik meniru berbagai hal yang biasa dilakukan ibu atau orang terdekatnya. Hal ini sebenarnya merupakan salah satu caranya untuk menguji kemampuan fisik dan kognitifnya.

Baca juga: Tahapan Penting Tumbuh Kembang Bayi di Tahun Pertama

Manfaatkan masa ini dengan memberi Si Kecil tugas-tugas sederhana, seperti menyortir kaus kaki berdasarkan jenis dan warnanya, dan amati apakah ia berhasil melakukannya. Jika ia berhasil, berikan apresiasi dengan senyum dan pelukan, karena di usia 18 bulan ini Si Kecil sudah mulai mengerti dan menyukai rasa keberhasilan dan menyelesaikan tanggungjawab.

Latih Berbagai Keterampilan Bayi Usia 18 Bulan, Yuk!

Ada cukup banyak keterampilan yang mulai muncul dan perlu dilatih ketika Si Kecil memasuki usia 18 bulan. Untuk melatih keterampilan koordinasi, ibu bisa lakukan dengan cara menyenangkan seperti menggunakan mainan, seperti blok-blok aneka warna dan ukuran. Ibu bisa menguji kemampuan koordinasi tangan dan matanya, dengan memintanya untuk membangun menara blok pendek, dan mengelompokkan blok berdasarkan warna atau ukuran.

Tak hanya itu, pada usia 18 bulan, keterampilan motorik Si Kecil sedang sangat berkembang. Ia telah dapat berlari kecil dan berjalan mundur. Sebagai salah satu kegiatan menyenangkan, sesekali putarkanlah beberapa musik bernada riang dan ajak Si Kecil untuk menari atau sekadar bertepuk tangan bersama mengikuti irama lagu.

Baca juga: Ini Perkembangan Bayi 7 Bulan yang Wajib Diketahui

Dari berbagai keterampilan yang mulai berkembang pada usia 18 bulan, keterampilan verbal merupakan salah satu yang bisa dibilang “lepas landas”. Ia bagaikan kaset kosong yang merekam segala ucapan ibu dan orang terdekatnya, tetapi mengimprovisasinya dengan menambahkan berbagai kata baru ke daftar kosakatanya setiap hari. 

Pada usia ini, Si Kecil akan menyukai pengulangan lagu yang menyenangkan menurutnya, permainan jari, dan pembacaan buku untuk membantu mereka belajar bahasa. Bacakanlah ia sebuah cerita tentang hewan dan contohkan suara dari berbagai hewan di buku tersebut. Biasanya ia akan meniru suara hewan tersebut dan ibu bisa melatihnya secara berkala, untuk mengetahui apakah ia mengingatnya.

Berbagai Aktivitas untuk Meningkatkan Perkembangan Kognitif Bayi 18 bulan

Melatih keterampilan kognitif Si Kecil sejak dini merupakan hal yang penting. Di usia 18 bulan, ada cukup banyak aktivitas menyenangkan yang bisa dilakukan untuk meningkatkan perkembangan kognitif Si Kecil. Namun, perlu diingat bahwa selain melatih keterampilannya, ibu juga perlu memperhatikan asupan nutrisi Si Kecil.

Baca juga: 4 Tahap Perkembangan Motorik Anak Usia 0-12 Bulan

Pastikan ia mengonsumsi makanan bergizi seimbang setiap harinya, untuk menunjang tumbuh kembangnya. Jika Si Kecil mengalami gangguan kesehatan sekecil apapun, jangan disepelekan, ya. Berikan pertolongan yang tepat dengan bertanya pada dokter anak terpercaya di aplikasi Halodoc lewat chat, yang dapat dilakukan kapan dan di mana saja. Jika membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit, ibu juga bisa buat janjinya lewat aplikasi Halodoc.

Kembali lagi ke cara meningkatkan kemampuan kognitif Si Kecil, berikut beberapa aktivitas yang bisa dilakukan:

  • Identifikasi suara. Ajak anak untuk mengidentifikasi suara-suara yang ia dengar, seperti ketukan di pintu, anjing menggonggong, atau mobil pemadam kebakaran.

  • Permainan memilih. Hal ini sebenarnya bisa dilakukan pada berbagai kesempatan. Misal ketika ia merengek ingin jus, minta ia memilih ingin jus apel atau jeruk, atau ketika memakai baju, minta ia memilih baju warna kuning atau merah yang ia ingin pakai.

  • Berlatih alfabet. Nyanyikanlah lagu alfabet dan baca buku bergambar tentang belajar alfabet.

  • Menghitung. Ya, belajar berhitung sudah bisa dilakukan sejak usia 18 bulan, kok. Ajarkanlah penghitungan sederhana seperti menghitung buah apel yang baru saja dibeli, atau menghitung jumlah kupu-kupu di halaman sebuah buku.

  • Bernyanyi bersama. Nyanyikan lagu kesukaan Si Kecil bersama-sama. 

Referensi:
Parents. Diakses pada 2019. 18 Month Old Child Development.