• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Perkembangan Janin Selama Trimester Pertama Kehamilan

Perkembangan Janin Selama Trimester Pertama Kehamilan

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Pada tiga bulan awal kehamilan, masa itu disebut juga dengan trimester pertama. Beberapa wanita yang memasuki usia kehamilan ini mungkin saja tidak sadar jika tengah mengandung janin. Selain itu, momen ini juga dapat menentukan kesehatan bayi dengan mencukupi segala asupan agar tubuhnya terus tumbuh.

Setelah mencukupi nutrisinya, ibu mungkin penasaran terkait perkembangan janin di tiap bulannya. Janin dapat mengalami pertumbuhan, seperti terbentuknya organ tubuh dan ukurannya yang bertambah besar. Selain itu, ibu juga dapat memastikan pertumbuhan yang terjadi pada janin sebagai patokan bayi yang normal. Berikut perkembangan janin pada trimester pertama!

Baca juga: Trimester Pertama, Ini 5 Cara Jaga Kehamilan

Perkembangan Janin yang Terjadi di Trimester Pertama

Selama trimester pertama, bayi dapat tumbuh dengan cepat dengan melewati dua tahap perkembangan. Selama tujuh minggu pertama, bayi yang berada di dalam janin sedang berkembang dan disebut juga dengan "embrio". Lalu, dari delapan minggu hingga lahir, istilah yang digunakan adalah "janin". Perkembangan janin biasanya mengikuti patokan yang telah diprediksi untuk menandakan jika kandungan tetap normal.

Maka dari itu, setiap ibu harus mengetahui apakah pertumbuhan bayi yang di dalam kandungannya terbilang normal atau terlambat. Hal ini dilakukan dengan melihat ukuran dan bentuk janin setiap bulan saat memeriksakannya di dokter kandungan. Berikut ini beberapa rangkaian perkembangan dari embrio agar dapat mencapai janin pada trimester pertama:

  • Bulan Pertama Kehamilan

Perkembangan janin pada bulan pertama kehamilan dibantu oleh kantung ketuban agar embrio dapat tumbuh normal selama kehamilan. Kantung ketuban adalah kantong yang kedap air dan terbentuk di sekitar sel telur yang telah dibuahi. Selain embrio, plasenta juga berkembang di trimester pertama ini. Bentuk dasar wajah, mata, mulut, rahang, hingga tenggorokan sudah berkembang. Selain itu, sel darah sudah mulai terbentuk dan sirkulasinya mulai bekerja. Di akhir bulan pertama, kandungan ibu akan mencapai sekitar 6–7 milimeter atau setara dengan sebutir beras.

Baca juga: Ini 5 Penyebab Keguguran dan Cara Menghindarinya

  • Bulan Kedua dari Kehamilan

Setelah memasuki bulan kedua, wajah bayi akan terus berkembang. Hal ini dapat terlihat dari tumbuhnya telinga sebagai lipatan kecil kulit di sisi kepala. Beberapa bagian tubuh lainnya juga tumbuh menjadi lengan dan kaki yang bentuknya menjadi lebih terlihat. Pada kepala, tabung saraf, seperti otak, sumsum tulang belakang, dan jaringan saran lainnya akan terbentuk dengan baik jika pertumbuhan bayi normal.

Selain itu, jika ibu memiliki pertanyaan terkait pertumbuhan janin dan cara membuat kandungan untuk tetap sehat, dokter kandungan dari Halodoc siap membantu untuk memberikan saran yang terbaik. Dengan download aplikasi Halodoc, ibu bisa mendapatkan saran terbaik tanpa perlu ke luar dari rumah. Dapatkan segala kemudahan tersebut hanya dengan menggunakan aplikasi Halodoc.

Bayi juga sudah mulai memiliki saluran pencernaan dan organ sensorik. Selain itu, tulang rawan yang sebelumnya menjadi penopang mulai tergantikan dengan tulang padat. Embrio sudah mulai bergerak meski belum dapat dirasakan oleh ibunya. Bayi di dalam kandungan sudah berkembang menjadi janin dan memiliki panjang sekitar 2,5 sentimeter dengan berat kurang lebih 10 gram dan dominasi pertumbuhan terdapat di kepala.

  • Bulan Ketiga Kehamilan

Di akhir bulan ketiga, bayi sudah terbentuk dengan sempurna. Semua bagian tubuhnya sudah terbentuk layaknya manusia, bahkan dapat membuka serta menutup tangan juga mulutnya. Selain itu, telinga luar, gusi, hingga organ reproduksi bayi juga sudah ikut berkembang. Meski begitu, jenis kelamin bayi masih sulit untuk ditentukan saat usianya masih 3 bulan. Di akhir bulan ketiga, bayi sudah memiliki panjang maksimal 10 sentimeter dengan berat 28 gram.

Baca juga: Inilah Kandungan Nutrisi yang Harus Didapatkan Ibu Hamil

Itulah beberapa perkembangan janin yang dapat terjadi pada trimester pertama. Dengan mengetahui beberapa patokan pertumbuhan pada bayi, ibu dapat memastikan jika pertumbuhannya normal atau tidak. Jika tidak sesuai dengan batas normal, mungkin ibu dapat melakukan beberapa hal agar pertumbuhannya benar-benar maksimal.

Referensi:
Web MD. Diakses pada 2020. The First Trimester: Your Baby's Growth and Development in Early Pregnancy.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Fetal development: The 1st trimester.