Perlu Tahu, Penanganan Tepat untuk Atasi Perikarditis

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Perlu Tahu, Penanganan Tepat untuk Atasi Perikarditis

Halodoc, Jakarta – Bagaimana penanganan untuk mengatasi kondisi perikarditis? Dokter kemungkinan akan mencari tahu riwayat medismu dan mengajukan pertanyaan tentang nyeri dada dan gejala lainnya. 

Sebagai bagian dari evaluasi awal akan dilakukan pemeriksaan fisik untuk mengetahui denyut jantungmu. Saat mendengarkan denyut jantung, dokter akan menempatkan stetoskop di dada untuk memeriksa suara karakteristik perikarditis, yang terjadi ketika lapisan perikardium saling bergesekan. Lantas, bagaimana penanganan selanjutnya? Baca ulasan lengkapnya di sini!

Pemeriksaan Perikarditis

Dokter akan meminta kamu menjalani tes yang dapat membantu menentukan apakah kamu pernah mengalami serangan jantung, apakah cairan telah terkumpul di kantung perikardial atau apakah ada tanda-tanda peradangan. 

Baca juga: Cara Efektif untuk Cegah Perikarditis

Kemudian, akan dilakukan tes darah untuk menentukan apakah ada infeksi bakteri atau jenis lainnya. Kamu juga dapat menjalani satu atau lebih dari prosedur diagnostik berikut ini:

  1. Elektrokardiogram (EKG)

Dalam tes ini, tambalan dengan kabel (elektroda) melekat pada kulit untuk mengukur impuls listrik yang dikeluarkan oleh jantung. Impuls direkam sebagai gelombang yang ditampilkan pada monitor atau dicetak di atas kertas. Hasil EKG tertentu dapat mengindikasikan perikarditis, sedangkan yang lain dapat mengindikasikan serangan jantung.

  1. Rontgen Dada

Dengan rontgen dada, dokter dapat mempelajari ukuran dan bentuk jantung. Gambar jantung mungkin menunjukkan pembesaran jantung jika kelebihan cairan menumpuk di perikardium.

  1. Ekokardiogram

Tes ini menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk membuat gambar jantung dan strukturnya, termasuk akumulasi cairan di perikardium. Dokter dapat melihat dan menganalisis gambar ini di monitor.

  1. Computerized Tomography (CT) 

Teknik sinar-X ini dapat menghasilkan gambar jantung dan perikardium yang lebih terperinci daripada yang dapat dipelajari oleh sinar-X konvensional. Pemindaian CT dapat dilakukan untuk menyingkirkan penyebab lain nyeri dada akut, seperti gumpalan darah di arteri paru-paru (pulmonary embolus) atau robekan di aorta (diseksi aorta). 

Pemindaian CT juga dapat digunakan untuk mencari penebalan perikardium yang mungkin mengindikasikan perikarditis konstriktif.

  1. Cardiac Magnetic Resonance Imaging (MRI) 

Teknik ini menggunakan medan magnet dan gelombang radio untuk membuat gambar penampang jantung yang dapat menunjukkan mengungkapkan penebalan, peradangan, atau perubahan lain dalam perikardium.

Perawatan dan Penanganan Perikarditis

Perawatan untuk perikarditis tergantung pada penyebabnya serta keparahannya. Kasus perikarditis ringan dapat sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan. Penggunaan obat-obatan untuk mengurangi peradangan dan pembengkakan yang terkait dengan perikarditis, termasuk penghilang rasa sakit. 

Baca juga: Pola Hidup Sehat untuk Pengidap Perikarditis

Sebagian besar rasa sakit yang terkait dengan perikarditis berespons baik terhadap pengobatan dengan penghilang rasa sakit yang tersedia tanpa resep, seperti aspirin atau ibuprofen (Advil, Motrin IB, lain-lain). 

Obat-obatan ini juga membantu mengurangi peradangan. Obat pereda nyeri dengan kekuatan resep juga dapat digunakan. Kolkisin (Colcrys, Mitigare). Obat ini, yang mengurangi peradangan dalam tubuh, dapat diresepkan untuk perikarditis akut atau sebagai pengobatan untuk gejala berulang.

Episode akut perikarditis biasanya berlangsung beberapa minggu, tetapi episode mendatang dapat terjadi. Beberapa orang dengan perikarditis kambuh dalam beberapa bulan setelah episode aslinya.

Ketika infeksi bakteri adalah penyebab utama perikarditis, kamu akan diobati dengan antibiotik dan drainase jika perlu. Ingin tahu lebih lanjut mengenai penanganan perikarditis, bisa tanyakan langsung ke HalodocDokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa kapan dan di mana saja memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Pericarditis.
University of California San Francisco Department of Surgery. Diakses pada 2019. Pericarditis.