• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Persalinan Pertama, Pilih Melahirkan di Bidan atau Dokter?

Persalinan Pertama, Pilih Melahirkan di Bidan atau Dokter?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Persalinan Pertama, Pilih Melahirkan di Bidan atau Dokter?

“Masih bingung pilih bidan atau dokter untuk persalinan? Baik bidan atau dokter, masing-masing memiliki kompetensi yang sama. Jika ingin melakukan persalinan pada salah satunya, ibu hanya perlu menyesuaikan dengan kondisi kehamilan saja. Ini penjelasan selengkapnya.”

Halodoc, Jakarta – Pandemi membuat rencana persalinan sebagian orang mendadak buyar. Apalagi di tengah second wave pandemi seperti sekarang ini, membuat orang berpikir dua kali untuk pergi ke rumah sakit hanya untuk memeriksakan kehamilannya. Baik bidan atau dokter, keduanya kompeten dalam bidangnya masing-masing. Jika kamu masih bingung pilih bidan atau dokter di rumah sakit, ada baiknya simak penjelasannya berikut ini. 

Baca juga: Kelelahan Mengasuh Bayi Picu Baby Blues Syndrome, Ini Faktanya

Sebaiknya Pilih Bidan atau Dokter, Ya?

Melahirkan di rumah sakit masih menjadi pilihan banyak ibu hamil untuk melakukan persalinan. Alasannya adalah, ada banyak pilihan persalinan, seperti operasi caesar, melahirkan normal, water birth, gentle birth, dan hypnobirthing. Namun, pandemi yang masih merebak hingga saat ini membuat banyak ibu memiliki opsi pilihan persalinan lain, yaitu bidan.

Pilih dokter atau bidan, keduanya sama saja. Salah satu hal yang perlu diperhatikan yaitu kondisi fisik masing-masing ibu hamil. Jika ibu memiliki komplikasi kehamilan, seperti tekanan darah tinggi, epilepsi, penyakit jantung, diabetes, dan penyakit berbahaya lainnya, sebaiknya lakukan persalinan dengan dokter di rumah sakit. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah kemungkinan terjadinya komplikasi persalinan.

Namun jika kondisi fisik dan kandungan ibu berada dalam keadaan yang baik, tidak masalah untuk melakukan persalinan di bidan dekat rumah. Kesimpulannya adalah, pilih dokter atau bidan sama baiknya. Kembali lagi pada kondisi kesehatan ibu dan janin dalam kandungan, serta faktor-faktor lainnya yang mungkin saja memicu munculnya komplikasi persalinan.

Apapun yang menjadi pilihannya, sebaiknya pertimbangkan yang benar-benar nyaman, mengerti kebutuhan, dan cocok dari segi finansial oleh ibu dan pasangan. Jika memilih untuk melakukan persalinan di rumah sakit, silahkan kunjungi tempat terdekat, dan jangan lupa untuk melakukan pemeriksaan rutin, ya. Hal tersebut dilakukan untuk menunjang kesehatan ibu dan juga janin dalam kandungan.

Baca juga: Bayi Terlahir Athelia, Orangtua Harus Apa?

Adakah Perbedaan yang Signifikan dari Dokter dan Bidan?

Perbedaan besar antara dokter dan bidan terletak pada jenis pendidikan yang diambil. Dokter kandungan merupakan spesialis dalam hal kehamilan dan kelahiran. Dokter juga dilatih untuk melakukan operasi caesar. Sedangkan bidan merupakan spesialis dalam segala hal yang berhubungan dengan kehamilan dan persalinan, tetapi tidak menuntut ilmu di sekolah kedokteran.

Meski bidan tidak menyandang gelar dokter, tetapi kompetensi keduanya tidak berbeda dalam hal melayani kehamilan dan persalinan. Bidan ahli dalam hal persalinan normal. Jika sejak awal kehamilan ibu sudah ditangani oleh bidan, bidan akan merujuk ke dokter kandungan ketika ada masalah. Hal tersebut dikarenakan, bidan tidak bisa melakukan operasi caesar, karena hal tersebut hanya bisa dilakukan oleh dokter kandungan.

Baca juga: Bisakah Pengidap Achondroplasia Melahirkan Bayi Secara Normal?

Dokter kandungan memiliki pengetahuan medis dan keterampilan mengatasi masalah-masalah yang mungkin saja timbul selama kehamilan dan prosesi persalinan. Nah, hal-hal tersebut yang perlu menjadi pertimbangan ibu dalam memilih tenaga medis untuk membantu proses persalinan. Sampai di sini, mana yang kamu pilih? Pilih bidan atau dokter?

Referensi:

Baby Center. Diakses pada 2021. Doctor or Midwife: Which is Right For You?

Parents. Diakses pada 2021. Should You Choose an Ob-Gyn or a Midwife?