• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pertimbangan saat Olahraga di Gym selama Pandemi

Pertimbangan saat Olahraga di Gym selama Pandemi

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Pertimbangan saat Olahraga di Gym selama Pandemi

“Saat pusat kebugaran atau gym mulai dibuka kembali, banyak dari kita bertanya-tanya apakah aman atau bijak untuk kembali berolahraga di tempat tersebut? Bagi kamu yang tetap ingin berolahraga di gym, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan, demi mencegah penularan virus corona.”

Halodoc, Jakarta – Pagebluk COVID-19 masih terus berlanjut sampai saat ini. Salah satu cara untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar terhindar dari virus corona, yaitu rutin berolahraga.

Tidak sedikit orang-orang yang memilih untuk berolahraga di pusat kebugaran seperti gym selama pandemi. Rutin berolahraga memang bisa dijadikan cara untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar semakin prima.

Olahraga yang rutin akan menghasilkan tubuh yang lebih kuat untuk menghadapi infeksi virus. Namun, bagaimana caranya agar olahraga di gym berlangsung aman meski pandemi masih berlangsung? Tentunya, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan. Ini ulasannya.

Baca juga: Ini Olahraga yang Aman Dilakukan selama Pandemi Corona

Tips Aman Olahraga di Gym selama Pandemi 

Ada banyak hal yang dapat dijadikan pertimbangan apabila ingin olahraga di gym selama pandemi. Berikut ini beberapa tips aman yang harus diketahui, yaitu: 

1. Perhatikan Cara Reservasi

Cari tahu apakah gym memerlukan reservasi online atau memiliki sistem check-in. Bila tersedia gunakan reservasi ini jika memungkinkan. Tujuannya untuk menghindari antrean atau kerumunan saat melakukan reservasi.

Kemudian, konfirmasi ulang untuk datang ke gym pada tanggal yang diinginkan. Tujuannya agar kamu tidak bertemu orang ramai saat menuju atau saat berolahraga di gym.

2. Hindari Jam Sibuk

Bila biasanya tempat gym yang biasa kamu datangani ramai pada jam-jam tertentu, cobalah pilih waktu lain. Contohnya, bila jam sibuk gym sekitar pukul 7-8 pagi, kamu bisa mencari waktu lain untuk menghindari keramaian. 

3. Kenakan Masker

Tetaplah gunakan masker selama berada di gym dan jagalah jarak setidaknya dua meter dengan orang-orang di sekitarmu. Hal yang perlu digarisbawahi, beberapa ahli berpendapat bahwa mengenakan masker saat melakukan aktivitas fisik berat, bisa menghalangi aliran udara dan meningkatkan denyut jantung dengan cepat. Hal ini bisa membuat tubuh jadi cepat lelah hingga kesulitan bernapas.

Oleh sebab itu, cobalah tanyakan pada dokter mengenai kondisi ini. Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Tidak perlu keluar rumah, kamu bisa menghubungi dokter ahli kapan saja dan di mana saja. Praktis, kan? 

4. Perhatikan Kebersihan Alat

“Wash, spray, wait, wipe, repeat.” Itulah saran yang diberikan oleh salah satu pemilik Urban Body Fitness di Amerika Serikat. Para ahli sepakat agar kamu perlu mendisinfeksi diri sendiri dan permukaan apa pun yang sering kamu sentuh selama berada di tempat gym. 

Di samping itu, gym juga harus dipenuhi dengan botol semprot yang berisi disinfektan yang memenuhi standar terhadap virus corona. Selain itu, gym juga harus menyediakan kain bersih atau tisu untuk membersihkan permukaan alat-alat olahraga. 

5. Membawa Botol Minum Sendiri

Bawalah botol minum pribadi, atau hindari botol atau gelas yang disediakan di gym. Bila dirimu memerlukan matras untuk melakukan peregagan, makan jangan pula lupa untuk membawa alat tersebut. 

6. Perhatikan Hal Lainnya

Selain lima hal di atas, agar olahraga di gym berlangsung aman, perhatikanlah hal-hal di bawah ini:

  • Ketahui aturan tentang penggunaan kamar mandi atau ruang ganti.
  • Cuci tangan atau gunakan hand sanitizer sebelum dan sesudah berolahraga.
  • Batasi aktivitas berintensitas tinggi saat berada di dalam ruangan.
  • Hindari memberikan ‘tos’ atau melakukan benturan siku dengan orang lain.
  • Jangan datang ke gym bila merasa kondisi tubuh sedang tidak fit.

Nah, itulah beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelum memutuskan untuk berolahraga di gym di tengah pandemi COVID-19.

Baca juga: 6 Pilihan Olahraga Selama Social Distancing

Olahraga di Rumah Tetap Jauh Lebih Aman

Olahraga memang bisa dijadikan cara jitu untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Namun, olahraga tidak harus selalu dilakukan di gym. Kamu tetap bisa memperoleh manfaat olahraga meski dilakukan di rumah, bahkan tanpa alat olahraga sekalipun. 

Olahraga di gym memang sah-sah saja di tengah pademi COVID-19, asalkan tempat gym terbilang bersih, dan menerapkan segala peraturan atau protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona.

Namun, ingatlah di tengah pandemi ini kita tidak disarankan untuk pergi ke tempat-tempat ramai, kecuali bila ada keperluan mendesak. Nah, tempat umum ini termasuk pula gym atau sasana kebugaran. 

Ingatlah, olahraga bisa dilakukan di mana saja. Contohnya, bila dirimu tinggi di kompleks perumahan, kamu bisa melakukan lari pagi mengelili kompleks tiap pagi hari. Selain itu, kamu juga bisa berolahraga di dalam ataupun halaman rumah. Contohnya yoga, skipping, push up, atau jenis-jenis olahraga lainnya. 

Hal yang perlu diingat, bila dirimu ingin berolahraga di luar rumah (seperti taman kota atau jogging track), penting untuk tetap menghindari keramaian dan tetap menjalani protokol kesehatan. 

Menurut pakar di Harvard T.H. Chan School of Public Health, berolahraga di luar lebih aman daripada gym selama pandemi COVID-19. Olahraga di luar ruangan adalah pilihan yang lebih aman daripada berolahraga di dalam gym, menurut I-Min Lee, profesor di Departemen Epidemiologi di Harvard T.H. Chan School of Public Health.

Baca juga: 6 Gerakan Olahraga ala Gym yang Bisa Dilakukan di Rumah

Ia mengatakan, di luar kemungkinan besar virus akan menyebar di udara. Namun, Lee mengatakan bahwa mereka yang berolahraga di luar ruangan tetap harus memperhatikan pedoman keselamatan seperti memakai masker, menjaga jarak dari orang lain, dan sering mencuci tangan.

Lee memiliki beberapa saran untuk mereka yang memilih untuk berolahraga di dalam ruangan seperti gym. Ia mengatakan, cobalah ketahui dengan baik kondisi gym tersebut. Contohnya mencari tahu seberapa sering area latihan dibersihkan, seberapa banyak disinfektan yang disediakan, atau apakah peserta mengenakan masker atau tidak. 

Kesimpulannya, meski olahraga di gym boleh-boleh saja dilakukan di tengah pandemi, tapi olahraga di luar ruangan atau di rumah jauh lebih aman. 

Referensi:
Harvard T.H. Chan School of Public Health. Diakses pada 2021. Outside workouts safer than gyms during COVID-19 pandemic
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. COVID-19 safety: Tips for restaurants, salons and the gym
Runner’s World. Diakses pada 2021. How to Stay Safe When You Return to the Gym
New York Times. Diakses pada 2021. Is It Safe to Go Back to the Gym?