• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pertimbangkan 5 Hal Ini Sebelum Memutuskan Adopsi

Pertimbangkan 5 Hal Ini Sebelum Memutuskan Adopsi

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Pertimbangkan 5 Hal Ini Sebelum Memutuskan Adopsi

Halodoc, Jakarta – Anak-anak yang diadopsi terkadang mengembangkan masalah perilaku dan psikologis yang lebih serius. Ini adalah salah satu yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk mengadopsi. 

Hampir semua anak angkat yang lebih tua akan bertingkah di bulan-bulan pertama untuk “menguji” orangtua angkatnya. Biasanya ini dilakukan untuk memastikan apakah mereka benar-benar diinginkan atau tidak. Adopsi akan menghadirkan tantangan buat orangtua angkat demikian juga sang anak. Cinta, komitmen, waktu, kesabaran, dan motivasi adalah hal-hal yang dibutuhkan supaya proses adopsi dan adaptasi bisa berhasil.

Baca juga: Inilah Hubungan Adopsi dan Kesehatan Mental Anak

Pertimbangkan Ini Sebelum Adopsi

Apa sajakah hal-hal yang perlu dipertimbangkan sebelum mengadopsi?

1. Motivasi Melakukan Adopsi 

Sebelum memulai proses adopsi, kamu harus mengetahui dengan jelas motivasi untuk melakukannya. Ini adalah keputusan seumur hidup, jadi sangat penting untuk jujur ​​tentang kebutuhan spesifik yang mungkin kamu dan pasangan miliki. 

Apakah penting bagimu untuk menjadi orangtua? Usia anak yang diaopsi; apakah anak yang baru lahir atau usia yang lebih besar? Apakah rumah yang sekarang cocok untuk anak? Jika kamu dan pasangan dipasangkan dengan anak dari ras atau latar belakang berbeda, apakah kamu siap untuk menerima perbedaan ini? 

Baca juga: Kondisi Mental Orangtua Dapat Pengaruhi Kesehatan Anak

2. Memilih Agen Adopsi

Menemukan agen adopsi haruslah menjadi sesuatu yang dipertimbangkan betul. Mulailah membicarakan pilihan-pilihan ini dengan orang yang dipercayai. Perbanyak sumber-sumber dan pilihan untuk pertimbangan lebih matang.

3. Butuh Proses yang Tidak Sebentar

Prosesnya adopsi bisa memakan waktu yang lama. Beberapa pasangan bisa menunggu selama berminggu-minggu sedangkan pasangan lainnya bisa menunggu sampai bertahun-tahun. Prosesnya memang seperti itu, kamu dan pasangan tidak bisa memaksakan supaya proses berlangsung cepat, jadi memang satu-satunya cara adalah bersabar.

4. Respons Keluarga Kandung

Bagaimana perasaan keluarga yang sudah ada saat kamu dan pasangan mempertimbangkan untuk menjalani adopsi adalah penting. Apakah orang tuamu setuju? Pada akhirnya, keputusan memang ada ada di tangan kamu dan pasangan. 

Baca juga: Orangtua Bercerai, Sebaiknya Anak Ikut Siapa?

Namun, memastikan bahwa semua orang di keluarga memberikan respons positif dan antusias tentang adopsi akan membuat prosesnya jauh lebih mudah. Jika kamu sudah memiliki anak sebelumnya, apakah mereka biologis atau diadopsi atau melalui cara lain, penting untuk memastikan bahwa membawa anak lain ke rumah tidak akan berdampak negatif bagi mereka. 

Jika anak masih bayi atau mengidap masalah kesehatan jangka panjang, apakah kamu dapat menyeimbangkan antara merawat anak yang sekarang dan yang akan diadopsi? Apakah anak dengan keras memprotes gagasan untuk mengadopsi calon saudara baru? Pastinya ini tidak boleh diabaikan dan perlu dipertimbangkan dengan baik.

5. Orangtua Kandung Si Anak

Orangtua kandung anak angkat mungkin ingin mengetahui atau tetap berhubungan dengan anak kandungnya. Sangat normal dan sesuatu yang natural bila anak-anak menjadi ingin tahu dan ingin terhubung dengan identitas aslinya. 

Jalur komunikasi dengan orangtua kandung haruslah terbuka dan keduanya perlu untuk saling menghormati batasan-batasan. Kamu dan pasangan harus mempertimbangkan bahwa ada kemungkinan perlu menjalin hubungan dengan orangtua kandung si anak tanpa mengurangi statusmu sebagai orangtua. 

Pastinya, hubungan antara orangtua angkat dan anak asuh membutuhkan waktu adaptasi. Penyesuaian akan terjadi secara alami, berbeda, dan unik pada masing-masing keluarga. Adopsi adalah pengalaman yang dapat mengubah hidup dan akan membutuhkan usaha yang intens terutama secara psikologis.

Jika kamu butuh informasi ataupun saran mengenai kesehatan psikologis, bisa ditanyakan langsung di Halodoc. Kamu bisa menanyakan apa saja dan dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik. Nah, dalam memperingati Hari Kesehatan Nasional, ada promo P3K (Promo Peduli pada Kesehatan) di Halodoc. Kamu bisa Chat dengan dokter umum maupun spesialis cuma Rp. 7.500 saja. Promo ini berlaku mulai 12-14 November 2020. Tunggu apa lagi? Yuk, download aplikasinya sekarang juga di App Store atau Google Play!

 

Referensi:
Adoption.org. Diakses pada 2020. What Are the Benefits of Adopting My Stepchild?
Advanced Psychology. Diakses pada 2020. Psychological Issues Faced By Adopted Children
Metro.co.uk. Diakses pada 2020. Nine things you must consider before adopting a child