• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pertolongan Pertama saat Anak Mengalami Cedera Mata
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pertolongan Pertama saat Anak Mengalami Cedera Mata

Pertolongan Pertama saat Anak Mengalami Cedera Mata

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 04 Oktober 2022

“Pertolongan pertama untuk mengatasi cedera mata anak berbeda-beda tergantung penyebabnya. Namun, orang tua tetap dianjurkan untuk memeriksakan mata anak ke dokter untuk memastikan tidak ada kondisi serius di baliknya, dan untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.”

Pertolongan Pertama saat Anak Mengalami Cedera MataPertolongan Pertama saat Anak Mengalami Cedera Mata

Halodoc, Jakarta – Cedera mata merupakan salah satu kondisi yang cukup umum terjadi pada anak. Biasanya penyebabnya ringan, seperti terkena sabun mandi di mata atau ada kotoran di bawah kelopak mata.

Namun, cedera mata yang terjadi akibat olahraga atau jatuh bisa menjadi masalah serius dan mungkin memerlukan perhatian medis. Jadi, penting untuk segera mengobati cedera pada anak agar kondisi mata tidak semakin parah. 

Sebelum membawa anak ke dokter, ada beberapa pertolongan pertama yang bisa dilakukan untuk membantu mengatasi kondisi mata anak. Yuk, cari tahu di sini.

Pertolongan Pertama untuk Cedera Mata Anak

Pertolongan pertama untuk cedera mata anak tergantung pada penyebabnya. Ingat, sebelum memberi perawatan pada mata anak, cucilah tangan terlebih dahulu. Berikut beberapa cara untuk mengatasi cedera mata anak berdasarkan penyebabnya:

1. Untuk mengobati iritasi mata minor

  • Bilas mata anak dengan air sesegera mungkin. Caranya, miringkan kepala anak di atas baskom atau wastafel dengan mata yang terluka mengarah ke bawah. Tarik perlahan bagian bawah mata anak. Lalu, tuangkan aliran air hangat dengan lembut ke mata anak.
  • Bilas mata anak selama 15 menit, lalu periksa setiap 5 menit untuk melihat apakah benda asing sudah keluar.
  • Ingatkan anak untuk tidak menggosok mata.

2. Untuk mengobati luka kecil atau goresan di sekitar mata

  • Hentikan perdarahan dengan menahan luka dengan kain kasa selama 10 menit.
  • Bersihkan cedera. Tutup mata anak dengan kain untuk melindunginya dan cuci area tersebut dengan air bersih selama beberapa menit.
  • Tutupi lukanya. Tanya pada dokter apakah ibu harus menggunakan salep antibiotik bila lukanya dekat dengan mata atau kelopak mata. Pasang perban pada luka dan ganti perban setiap hari.
  • Berikan obat pereda nyeri. Bila luka terasa nyeri, ibu bisa memberi Si Kecil acetaminophen formula atau ibuprofen untuk meredakan rasa nyeri. Namun ingat, jangan berikan aspirin kepada anak di bawah usia 16 tahun.

3. Mengobati mata biru, memar, atau bengkak

  • Pertama-tama periksa apakah ada cedera lebih lanjut. Bila ibu mencurigai adanya patah tulang, kerusakan mata, atau cedera kepala, segera bawa anak ke ruang gawat darurat. Bila mata biru disebabkan oleh sesuatu yang mengenai mata anak, hubungi dokter anak.
  • Kompres dingin. Letakkan kompres es di area mata yang memar selama 20 menit setiap jam untuk mengurangi pembengkakan. Ulangi selama 4 jam, tapi jangan menekan mata.
  • Kompres hangat. Setelah dua hari, ganti gunakan kompres hangat ke area yang bengkak selama 10 menit, sebanyak tiga kali sehari.
  • Beri anak obat pereda nyeri bila diperlukan.

4. Mengatasi cedera mata akibat paparan kimia

  • Segera bilas mata anak dengan air mengalir selama 15-20 menit.
  • Jangan biarkan anak menggosok mata yang terkena.
  • Segera pergi ke dokter.

5. Mengatasi mata anak yang kemasukan benda

  • Sebaiknya jangan coba mengeluarkan benda pada mata anak sendiri. Melainkan lindungi mata anak dulu dengan mengenakan kain kasa pada mata anak.
  • Segera pergi ke dokter.

Kapan Harus ke Dokter?

Meskipun sebagian besar cedera mata pada anak bersifat ringan dan bisa diatasi sendiri dengan perawatan di rumah, tapi ada beberapa kondisi yang tetap memerlukan perawatan dari dokter. Ibu dianjurkan untuk membawa anak ke dokter bila:

  • Anak berusia di bawah satu tahun.
  • Mata anak terkena hantaman dari benda.
  • Mata anak iritasi atau merah.
  • Keluar air mata terus menerus.
  • Mata anak sensitif terhadap cahaya.
  • Berkedip terus.
  • Ada area yang nyeri, bengkak, atau merah di dekat kelopak mata atau mata.
  • Ada luka pada bola matanya.

Itulah pertolongan pertama yang bisa ibu lakukan saat anak mengalami cedera mata. Ibu juga bisa menghubungi dokter dengan aplikasi Halodoc untuk membicarakan kondisi kesehatan Si Kecil. 

Melalui Video/Voice Call dan Chat, ibu bisa tanya dokter  dan minta saran kesehatan kapan saja dan di mana saja. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di Apps Store dan Google Play.

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2022. Eye Injuries (Children).
Kids Health. Diakses pada 2022. First Aid: Eye Injuries.