• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Perubahan Mood Bisa Menjadi Gejala Ensefalopati Hepatik

Perubahan Mood Bisa Menjadi Gejala Ensefalopati Hepatik

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Kesehatan hati perlu selalu dijaga kesehatannya karena fungsinya yang penting di dalam tubuh. Hati berguna untuk mengatasi racun yang masuk ke tubuh, mengatur sirkulasi hormon, dan menghasilkan empedu yang berguna untuk mencerna lemak. Jika tidak dijaga kesehatannya, banyak dampak buruk yang dapat terjadi dan salah satunya adalah ensefalopati hepatik.

Seseorang dapat mengalami kondisi ini disebabkan oleh gangguan hati, seperti gagal hati dan sirosis hati. Pengidap ensefalopati hepatik dapat mengalami perubahan kepribadian dengan gejala awal berupa perubahan suasana hati atau mood yang parah. Berikut penjelasan lebih lengkapnya terkait gejala yang disebabkan oleh kelainan pada hati tersebut!

Baca juga: Kekurangan Oksigen Bisa Sebabkan Ensefalopati Hepatik

Ensefalopati Hepatik dapat Sebabkan Perubahan Mood

Gangguan ensefalopati hepatik adalah suatu kondisi yang disebabkan oleh gangguan hati dan mengakibatkan pengidapnya mengalami perubahan kepribadian dan psikologis. Kondisi ini dapat terjadi akibat kadar amonia yang tinggi pada aliran darah dan otak. Hal ini terjadi saat hati sudah tidak dapat mengolah amonia yang umumnya disebabkan oleh gagal hati atau sirosis hati.

Seseorang yang mengidap ensefalopati hepatik dapat mengalami gangguan akut (jangka pendek) atau kronis (jangka panjang). Pada beberapa kasus, seseorang yang mengidap kondisi ini mungkin menjadi tidak responsif, bahkan mengalami koma. Maka dari itu, kamu harus tahu gejala awal apa saja yang dapat terjadi saat seseorang mengalami masalah pada sistem saraf tersebut. Berikut beberapa gejala dari ensefalopati hepatik yang terbagi menjadi beberapa tingkat:

  • Tingkat 0: Gejala awal dari gangguan tersebut adalah perubahan yang dapat terlihat pada kepribadian dan suasana hati. Hal tersebut terjadi karena pengaruh dari memori, fungsi intelektual, dan sistem saraf akibat ensefalopati hepatik. Gejala ini disebut juga dengan ensefalopati hepatik minimal (subklinis).
  • Tingkat 1. Seseorang yang mengidap gejala pada tingkat ini dapat mengalami penurunan kesadaran dan perhatiannya sangat mudah teralih. Pengidapnya juga mulai menimbulkan masalah berupa hipersomnia atau insomnia. Orang dengan masalah ini dapat mengalami depresi, mudah marah, dan kebingungan tahap awal.
  • Tingkat 2. Di tahap ini, gejala yang dapat dirasakan pengidap ensefalopati hepatik dapat berupa tubuh yang lesu, disorientasi, cadel saat berbicara, tremor yang lebih parah, hingga mengalami perubahan kepribadian yang parah.
  • Tingkat 3. Seseorang pada tahap ini sering mengalami kantuk dan mulai mengalami disorientasi terkait waktu dan tempat. Selain itu, pengidapnya juga kerap merasa kebingungan, amnesia, hingga lebih mudah untuk marah.
  • Tingkat 4. Di tahap ini, pengidap ensefalopati hepatik dapat mengalami koma yang merupakan rangsangan dari rasa nyeri.

Baca juga: 5 Stadium Ensefalopati Hepatik yang Perlu Diketahui

Jika kamu merasakan gejala tersebut, ada baiknya untuk langsung mendapatkan penanganan dan mungkin memerlukan rawat inap. Maka dari itu, seseorang yang mengidap gangguan ini harus diatasi dengan menemukan sesuatu yang menjadi penyebabnya. Beberapa hal yang menjadi penyebabnya, seperti konsumsi obat tertentu, perdarahan pada pencernaan, hingga masalah metabolisme.

Maka dari itu, deteksi dini sangat penting untuk dilakukan agar gejalanya tidak terus berkembang karena akan berbahaya jika sampai mengalami koma. Jika kamu mengalami perubahan suasana hati yang parah, ada baiknya langsung melakukan pemeriksaan ke dokter. Semakin cepat gangguan tersebut ditangani, dampak buruknya juga semakin mudah untuk dihindari.

Baca juga: Konsumsi Alkohol Sebabkan Ensefalopati Hepatik

Lalu, apabila kamu masih memiliki pertanyaan terkait segala gejala yang dapat terjadi saat mengalami ensefalopati hepatik, dokter dari Halodoc siap menjawabnya dengan tepat. Caranya mudah sekali, cukup dengan download aplikasi Halodoc di smartphone yang kamu gunakan sehari-hari untuk mendapatkan kemudahan dalam akses kesehatan!



Referensi:

Healthline. Diakses pada 2020. Hepatic Encephalopathy.
Rare Diseases. Diakses pada 2020. Hepatic Encephalopathy.