• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pilihan MPASI yang Tepat saat Bayi Mengalami Diare

Pilihan MPASI yang Tepat saat Bayi Mengalami Diare

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Pilihan MPASI yang Tepat saat Bayi Mengalami Diare

Halodoc, Jakarta - Dari beragamnya masalah kesehatan yang bisa menyerang bayi, diare adalah salah satu keluhan yang tak boleh dianggap remeh. Diare pada bayi atau anak-anak bisa disebabkan oleh berbagai hal. Mulai dari serangan virus, bakteri, atau parasit. Pada beberapa kasus, pemberian MPASI (Makanan Pendamping ASI) juga bisa memengaruhi pencernaan bayi, sehingga menyebabkan perubahan feses menjadi cair. 

Lantas, apa saja jenis pilihan MPASI saat bayi mengalami diare? 

Baca juga: Anak Diare Akibat MPASI, Ibu Harus Apa?

Pilihan MPASI Saat Diare

Sebenarnya, ada beragam pilihan MPASI yang bisa ibu berikan saat bayi mengalami diare. Namun, ada beberapa aturan yang perlu diperhatikan. Cara memberi makanan saat bayi mengalami diare tak boleh sembarangan.

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), berilah mereka makanan dengan porsi kecil agar mudah dicerna dan diterima dirinya. Namun, makanan dalam porsi kecil ini perlu diberikan lebih sering. Misalnya setiap 3-4 jam untuk memenuhi kebutuhan zat gizi bayi selama diare.

Pendapat senada juga datang dari ahli di National Institutes of Health. Ketika bayi mengalami diare, mereka perlu mengonsumsi makanan kecil sepanjang hari, bukannya tiga kali makan besar. Di samping itu, ibu juga harus terus memberikan asupan ASI pada dirinya.

Lantas, apa saja sih pilihan MPASI saat bayi mengalami diare yang bisa ibu berikan pada dirinya? Nah, berikut beberapa pilihan MPASI yang bisa dikonsumsi saat bayi mengalami diare, menurut IDAI dan National Institutes of Health (khusus untuk bayi di atas 12 bulan):

  • Kuah sup.
  • Yoghurt.
  • Pisang.
  • Kentang panggang.
  • Terus berikan ASI.
  • Daging sapi, ayam, atau ikan yang dimasak hingga matang.
  • Telur yang dimasak hingg matang.
  • Produk roti yang terbuat dari tepung terigu halus.
  • Pasta atau nasi putih.
  • Pancake dan wafel dibuat dari tepung terigu.
  • Roti jagung, diolah atau disajikan dengan sedikit madu atau sirup.
  • Sayuran yang dimasak, seperti wortel, kacang hijau, dan jamur.

Baca juga: 6 Makanan Sehat bagi Anak yang Mulai MPASI

Hal yang diingat, hindarilah pemberian asupan buah segar atau jus buah. Pasalnya, beberapa buah mengandung sukrosa, fruktosa, dan sorbitol yang menyebabkan peningkatan osmolalitas, sehingga membuat diare semakin berkembang. 

Pentingya Kebutuhan Cairan

Diare pada bayi kurang dari dua tahun biasanya disebabkan infeksi virus, dan untungnya akan membaik dalam waktu kurang dari seminggu. Nah, selain harus memperhatikan pilihan MPASI saat bayi mengalami diare, ibu juga tak boleh abai dengan kebutuhan cairannya. 

Menurut IDAI, pertolongan pertama untuk bayi diare adalah pemberian cairan rehidrasi oral (CRO) yang sudah berupa dalam kemasan dalam botol. Bisa pula cairan rumah tangga seperti kuah sup, minuman yang tidak manis, yogurt, atau air putih. Bila bayi muntah, berikan cairan sedikit demi sedikit dengan menggunakan sendok.

Ibu bisa memberikan oralit sekitar 10 ml/kg berat badan. Misalnya berat badan anak 10 kg, maka ia perlu mengonsumsi oralit 100 ml setiap mengalami diare. Andaikan anak muntah setelah minum oralit, tunda dulu pemberian oralit, dan berikan kembali sedikit demi sedikit. 

Baca juga:Manfaat Alpukat sebagai MPASI untuk Bayi

Bagaimana dengan bayi yang masih menyusui atau baru mulai mengonsumsi MPASI? Andaikan bayi tidak mau menyusui, tanyakan pada dokter mengenai pemberian oralit. Jangan lupa, tanyakan pula mengenai takaran yang boleh digunakan atau merek dan dosis oralit yang dianjurkan sesuai usia bayi. 

Ibu bisa bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Tidak perlu keluar rumah, kamu bisa menghubungi dokter ahli kapan saja dan di mana saja. Praktis, kan? 

Ingat, jangan sekali-kali memberikan obat-obatan untuk meredakan gejala diare pada bayi tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. 

Referensi:
IDAI. Diakses pada 2020. Gangguan Pencernaan pada Bayi (2)
IDAI. Diakses pada 2020. Bagaimana Memberi Makan Anak Saat Sedang Diare
IDAI. Diakses pada 2020. Bagaimana Menangani Diare Pada Anak
National Institutes of Health - MedlinePlus. Diakses pada 2020. When your child has diarrhea