• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pilihan Obat Pilek untuk Bayi yang Biasa Diresepkan Dokter
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pilihan Obat Pilek untuk Bayi yang Biasa Diresepkan Dokter

Pilihan Obat Pilek untuk Bayi yang Biasa Diresepkan Dokter

4 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 01 Desember 2022

“Pilek pada bayi biasanya bisa sembuh dengan sendirinya, sehingga pemberian obat-obatan tidak diperlukan. Namun, beberapa obat yang dijual bebas, seperti acetaminophen dan ibuprofen, bisa diberikan untuk mengatasi gejala pilek pada bayi atas anjuran dokter.”

Pilihan Obat Pilek untuk Bayi yang Biasa Diresepkan DokterPilihan Obat Pilek untuk Bayi yang Biasa Diresepkan Dokter

Halodoc, Jakarta – Melihat bayi yang masih kecil pilek tentu bisa membuat orang tua merasa khawatir. Meskipun kebanyakan pilek yang dialami Si Kecil bisa membangun imunitas tubuhnya, masalah kesehatan tersebut terkadang bisa membuat bayi menjadi rewel dan tidak bisa tidur dengan nyaman.

Pilek pada bayi sebenarnya bisa sembuh dengan sendirinya. Namun, tidak sedikit orang tua yang tergoda untuk memberikan obat pada Si Kecil untuk membuatnya merasa lebih baik dengan cepat.

Ingat, hindari memberi sembarangan obat pada bayi. Bila ingin memberikan obat, hal itu harus atas anjuran dokter. Lantas, apa pilihan obat pilek untuk bayi yang biasa diresepkan dokter?

Amankah Memberikan Obat Pilek untuk Bayi?

Sebagian besar kasus flu biasa atau pilek pada bayi bisa sembuh dengan sendirinya, biasanya dalam waktu seminggu hingga 10 hari. Oleh karena itu, dokter mungkin tidak akan meresepkan obat-obatan. Pasalnya, tidak ada obat yang bisa menyembuhkan pilek. Obat-obatan flu yang biasanya juga bisa didapatkan tanpa resep pun hanya akan mengobati gejala pilek, dan obat tersebut bahkan belum terbukti bisa mengatasi masalah kesehatan tersebut untuk anak di bawah 6 tahun.

U.S Food and Drug Administration juga menyarankan untuk menghindari obat flu yang dijual bebas sampai anak berusia minimal empat tahun. Pasalnya, obat flu bisa memiliki efek samping yang serius, seperti pernapasan lambat, yang bisa sangat berbahaya bagi bayi dan anak kecil. Banyak obat flu juga mengandung lebih dari satu bahan. Kombinasi bahan ini bisa mengganggu atau mencegah penggunaan obat lain pada anak kecil.

Jadi, dokter biasanya akan menyarankan orang tua untuk membuat bayi lebih nyaman dengan cara tertentu. Contohnya seperti memastikan ia minum cukup cairan, menyedot lendir hidung, dan menjaga kelembapan udara.

Pilihan Obat untuk Mengatasi Gejala Pilek Bayi

Dokter terkadang bisa merekomendasikan beberapa pilihan obat pilek yang dijual bebas untuk meredakan gejala pilek pada bayi. Pilihan obat pilek untuk bayi tersebut, antara lain:

1. Acetaminophen atau ibuprofen

Untuk mengatasi demam atau nyeri pada bayi, obat-obatan yang dijual bebas seperti acetaminophen atau ibuprofen bisa diberikan. Namun,  ingat jangan berikan acetaminophen pada bayi di bawah usia tiga bulan, kecuali atas anjuran dokter. Hindari juga memberikan ibuprofen pada bayi di bawah enam bulan, atau bila bayi muntah terus menerus atau mengalami dehidrasi.

Namun, demam sebenarnya adalah bagian dari respons alami anak terhadap virus. Jadi, bila bayi hanya mengalami demam ringan, tidak perlu memberikan obat-obatan.

2. Obat tetes hidung saline

Dokter anak mungkin juga akan merekomendasikan obat tetes hidung saline untuk melembabkan saluran hidung, dan mengencerkan lendir hidung yang kental pada bayi. Obat tetes ini bisa didapatkan di apotek terdekat. Aplikasikanlah obat tetes hidung saline pada Si Kecil, tunggu sebentar, lalu gunakan bola pengisap untuk mengeluarkan lendir dari setiap lubang hidung.

Cara Alami untuk Mengatasi Pilek pada Bayi

Dibandingkan memberikan obat-obatan, ibu bisa melakukan perawatan berikut untuk mengatasi gejala pilek pada bayi secara alami:

1. Berikan bayi banyak minum

Berikan Si Kecil minum yang banyak, baik itu ASI, susu formula (atas anjuran dokter) atau air. Tanyakan pada dokter mengenai jumlah air yang aman bila bayi masih berusia di bawah usia satu tahun. Untuk bayi di bawah enam bulan yang pilek, ASI dan atau susu formula sering kali menjadi pilihan cairan yang baik. Tidak hanya bisa menghidrasi bayi, ASI juga memiliki kandungan yang bisa meningkatkan kekebalan tubuhnya.

2. Gunakan pelembab udara dingin

Hal ini bisa menambah kelembaban udara saat bayi beristirahat.

3. Mandikan bayi dengan air hangat

Pastikan ibu sudah menyiapkan handuk dan pakaian hangat untuk membungkus bayi setelah mereka mandi.

4. Berikan satu sendok madu

Ingat, ibu bisa memberikan madu hanya bila bayi sudah berusia di atas 2 tahun.

Itulah penjelasan mengenai pilihan obat pilek untuk bayi. Bila pilek bayi tidak kunjung sembuh atau menunjukkan gejala-gejala yang mengkhawatirkan, sebaiknya periksakan ia ke dokter anak. Ibu bisa memeriksakan kesehatan anak tercinta ke dokter dengan buat janji di rumah sakit pilihan melalui aplikasi. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store atau Google Play! 

Banner download aplikasi Halodoc
Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Common cold in babies.
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Cold medicines for kids: What’s the risk?
Medicine Net. Diakses pada 2022. Cold and Cough Medicine for Infants and Children.
Healthline. Diakses pada 2022. Can You Give Your Baby Cold Medicine?