• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pilihan Pengobatan untuk Mengatasi Batu Empedu pada Lansia

Pilihan Pengobatan untuk Mengatasi Batu Empedu pada Lansia

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Pilihan Pengobatan untuk Mengatasi Batu Empedu pada Lansia

“Batu empedu rentan dialami mereka yang berusia di atas 40 tahun. Merujuk pada faktor risiko tersebut, artinya lansia juga termasuk sebagai golongan yang rentan untuk mengalaminya. Perlu diketahui bahwa ada beberapa pilihan pengobatan yang dapat dilakukan pada lansia yang mengidap batu empedu. Pengobatan batu empedu pada lansia dapat dilakukan secara medis dan secara alami.”

Halodoc, Jakarta – Batu empedu merupakan cairan empedu yang mengeras dan mengendap pada kantung empedu. Lama-kelamaan, endapan tersebut akan berubah menjadi kristal dan akhirnya menjadi batu. Mereka yang mengidap batu empedu, umumnya tidak mengalami gejala pada awalnya. Namun, ketika batu empedu membesar, penggumpalan tersebut akan menghambat bagian ujung empedu dan menimbulkan rasa sakit. Rasa sakit tersebut disebut dengan nyeri kolik dan mampu bertahan selama beberapa jam.

Gangguan kesehatan tersebut rentan untuk dialami oleh mereka yang sudah berusia di atas 40 tahun, tanpa terkecuali lansia. Nah, ada beberapa pilihan pengobatan yang dapat dilakukan guna mengatasi batu empedu pada lansia. Penasaran apa saja? Simak informasinya di sini!

Baca juga: Idap Batu Empedu, Ini Kebiasaan yang Perlu Dihindari

Ketahui Penyebab dan Faktor Risikonya

Sebelum membahas penanganan batu empedu pada lansia, ada baiknya untuk mengetahui penyebab dan juga faktor risikonya. Sebenarnya penyebab utama timbulnya batu empedu belum diketahui secara pasti, tetapi ada dugaan bahwa batu empedu dipicu oleh:

  • Empedu mengandung kolesterol terlalu banyak

Umumnya, empedu akan mengandung cukup bahan kimia untuk melarutkan kolesterol yang dikeluarkan hati. Akan tetapi, bila hati menghasilkan kolesterol lebih banyak dibanding yang dapat dilarutkan empedu, maka kolesterol pada empedu yang berlebih akan terbentuk menjadi kristal dan akhirnya menjadi batu.

  • Empedu mengandung bilirubin terlalu banyak

Bilirubin adalah bahan kimia yang diproduksi ketika tubuh memecah sel darah merah. Bilirubin dapat menjadi pemicu akan pembentukan batu empedu. Sebab, pada kondisi tertentu, organ hati bisa saja membuat terlalu banyak bilirubin.

  • Pengosongan kantung empedu tidak berjalan dengan baik

Bila kantung empedu tidak membuang isinya secara sering, empedu dapat menjadi sangat pekat. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko pembentukan batu empedu.

Selain penyebab, ada beberapa faktor risiko yang dapat menjadi pemicunya, antara lain:

  • Berusia di atas 40 tahun.
  • Jenis kelamin wanita beresiko lebih tinggi dibanding laki-laki.
  • Obesitas atau kelebihan berat badan.
  • Konsumsi makanan yang tinggi kolesterol secara berlebihan.
  • Terlalu sering mengonsumsi makanan tinggi lemak.    
  • Menjalani diet ekstrim untuk menurunkan berat badan dengan cepat.
  • Mengalami gangguan pada hati.

Baca juga: Waspadai Komplikasi yang Bisa Disebabkan oleh Batu Empedu

Bagaimana Cara Mengatasinya?

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi batu empedu pada lansia, antara lain:

Pengobatan secara Medis

Mengatasi empedu pada lansia dapat dilakukan melalui penggunaan obat-obatan yang berfungsi untuk melarutkan batu empedu. Namun, proses pelarutan batu empedu melalui obat-obatan ini mungkin memerlukan waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun. Di samping itu, terkadang obat tidak bekerja secara optimal, dan batu empedu kemungkinan akan terbentuk lagi bila pengobatan dihentikan. Penggunaan obat tersebut juga umumnya diperuntukan bagi mereka yang tidak dapat menjalani operasi pengangkatan kantung empedu.

Selain penggunaan obat, pembedahan untuk mengangkat kantong empedu (kolesistektomi) juga dapat dilakukan. Umumnya dokter akan merekomendasikan prosedur operasi tersebut bila batu empedu sering kambuh. Melalui operasi ini, kantong empedu akan diangkat, nantinya empedu akan langsung mengalir dari hati ke usus kecil. 

Pasalnya, pengangkatan kantong empedu tidak akan mempengaruhi kemampuan seseorang untuk mencerna makanan. Namun, perlu diketahui bahwa pengangkatan empedu dapat menyebabkan diare yang bersifat sementara.

Pengobatan secara Alami

Selain penggunaan obat dan metode operasi pengangkatan kantung empedu, mengatasi batu empedu pada lansia juga dapat dilakukan secara alami. Beberapa cara dapat dilakukan, misalnya konsumsi air putih delapan gelas sehari dan menerapkan pola makan yang sehat. Di samping itu, hindari pula konsumsi jenis makanan tertentu yang dapat meningkatkan risiko batu empedu juga harus dilakukan. 

Lansia juga dapat berolahraga secara rutin, guna menghindari kenaikan berat badan yang signifikan. Di samping itu, olahraga rutin juga sangat bermanfaat bagi lansia dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuhnya.

Selain beberapa kebiasaan sehat yang harus diterapkan, konsumsi minuman tertentu juga dapat mengatasi batu empedu. Melansir dari PositiveMed ada beberapa jenis minuman yang dapat digunakan untuk menghilangkan batu empedu secara alami, antara lain:

  • Jus apel dan garam epsom

Berikan lansia yang mengidap batu empedu dua gelas jus apel setiap harinya selama 2 minggu untuk melunakan batu empedu. Selanjutnya, campurkan garam epsom pada segelas air dan minumlah dua sampai tiga kali dalam beberapa jam. Garam epsom tersebut akan membuka saluran empedu, sehingga dapat mengalirkan batu empedu yang sudah lunak. Namun, perlu diketahui bahwa diare dapat terjadi setelah meminum air yang dicampur garam epsom.

  • Teh peppermint

Senyawa terpene yang ditemukan dalam peppermint mampu melarutkan batu empedu. Di samping itu, peppermint juga dapat merangsang aliran empedu. Cobalah untuk memberikan lansia seduhan daun mint segar atau kering dalam air panas, yang diminum beberapa kali dalam sehari.

  • Jus buah pir

Larutkan satu sendok makan madu dalam setengah gelas air panas. Selanjutnya, isilah gelas tersebut dengan jus buah pir dan berikan kepada lansia. Kandungan pektin dalam buah pir dipercaya dapat melarutkan batu empedu.

Baca juga: Ketahui Proses Terbentuknya Batu Empedu

Bila kamu atau seseorang di sekitarmu yang berusia lanjut merasakan nyeri pada area perut dan curiga sakit perut tersebut sebagai batu empedu, ada baiknya untuk segera periksakan diri ke rumah sakit.

Melalui aplikasi Halodoc, kamu dapat menikmati kemudahan buat janji dengan dokter spesialis terpercaya di rumah sakit pilihanmu. Tanpa perlu mengantri dan menunggu berlama-lama. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang!

Referensi: 

Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Gallstones 
Geriatric Medicine Journal UK. Diakses pada 2021. Management of gallstones in
elderly patients
Positive Med. Diakses pada 2021.7 Juices You Can Prepare to Naturally Remove Gallstones