• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pilihan Pengobatan untuk Mengatasi Nyeri pada Tulang Rawan
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pilihan Pengobatan untuk Mengatasi Nyeri pada Tulang Rawan

Pilihan Pengobatan untuk Mengatasi Nyeri pada Tulang Rawan

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 23 November 2021
Pilihan Pengobatan untuk Mengatasi Nyeri pada Tulang Rawan

“Nyeri tulang rawan bisa sangat mengganggu gerak seseorang dan biasanya juga menyebabkan rasa sakit yang parah. Pengobatan non bedah seperti latihan dan pemberian obat bisa dilakukan, tetapi untuk nyeri tulang yang tidak membaik dengan pengobatan non bedah harus menjalani pembedahan. “

Halodoc, Jakarta – Tulang rawan adalah jaringan ikat yang ditemukan di banyak bagian tubuh. Meskipun merupakan bahan yang keras dan fleksibel, tetapi tulang ini juga relatif mudah rusak. Jaringan halus dan kenyal ini bertindak sebagai bantalan di antara tulang-tulang sendi. Orang dengan kerusakan tulang rawan umumnya mengalami nyeri sendi, kekakuan, dan peradangan (pembengkakan).

Ketika tulang rawan di sendi rusak, kondisi ini bisa menyebabkan rasa sakit yang parah, peradangan, dan beberapa tingkat kecacatan dan kondisi ini dikenal sebagai tulang rawan artikular. Menurut U.S. National Institutes of Health, sepertiga orang dewasa Amerika berusia di atas 45 tahun mengidap beberapa jenis nyeri lutut akibat kerusakan pada tulang ini sehingga kondisi ini bisa mengganggu aktivitas pengidapnya.

Pengobatan untuk Atasi Gangguan pada Tulang Rawan

Perawatan konservatif (non-bedah) pada beberapa pasien nyeri tulang rawan bisa berhasil. Pengobatan inu berupa latihan khusus, pemberian obat antiinflamasi nonsteroid, dan terkadang suntikan steroid.

Sementara untuk mereka yang tidak menanggapi pengobatan konservatif, maka mereka akan memerlukan pembedahan. Ada beberapa pilihan pembedahan, tergantung pada sejumlah faktor, yang meliputi usia dan tingkat aktivitas pasien, seberapa besar lesi, dan berapa lama cedera terjadi.

Pilihan bedah meliputi:

  • Debridement. Tindakan ini ​​menghaluskan tulang rawan yang rusak dan menghilangkan tepi yang longgar untuk mencegahnya menggosok dan mengiritasi bagian tubuh lainnya. Prosedur ini dilakukan dengan menggunakan instrumen arthroscopic kecil, seperti alat cukur mekanis.
  • Stimulasi Sumsum. Di bawah tulang rawan yang rusak, ahli bedah mengebor lubang kecil (fraktur mikro), memperlihatkan pembuluh darah yang terletak di dalam tulang. Ini menyebabkan gumpalan darah terbentuk di dalam tulang yang memicu produksi tulang rawan baru. Sayangnya, tulang baru yang tumbuh kurang kenyal dibandingkan jenis tulang aslinya. Ini berarti lebih cepat habis, dan pasien mungkin memerlukan pembedahan lebih lanjut di kemudian hari.
  • Mosaicplasty. Tulang rawan yang sehat dan tidak rusak diambil dari satu area dan dipindahkan ke tempat yang rusak. Prosedur ini tidak cocok bila ada kerusakan yang meluas, seperti pada osteoartritis. Mosaicplasty hanya digunakan untuk area yang terisolasi dari kerusakan tulang, umumnya terbatas pada ukuran 10–20 milimeter. Teknik ini paling sering digunakan pada pasien di bawah usia 50 tahun yang mengalami kerusakan akibat kecelakaan.
  • Implantasi Kondrosit Autologus. Sepotong kecil tulang rawan diangkat dan dibawa ke laboratorium. Di sini ia tumbuh untuk menghasilkan lebih banyak sel tulang. Sekitar 1 sampai 3 bulan kemudian, sel-sel tulang baru ditanamkan ke lutut di mana mereka tumbuh menjadi jaringan yang sehat.

Ingat, jika tidak diobati, sendi, terutama jika sendi tersebut menahan beban, seperti lutut, pada akhirnya dapat menjadi sangat rusak sehingga orang tersebut tidak dapat berjalan. Terlepas dari imobilitas, rasa sakitnya juga bisa semakin memburuk. 

Selain itu, semua cacat tulang rawan artikular kecil pada akhirnya dapat berkembang menjadi osteoartritis jika diberikan waktu yang cukup.

Aktivitas Fisik yang Diperbolehkan

Seorang ahli terapi fisik dapat menyarankan latihan yang cocok bagi pengidap nyeri tulang ini untuk memperkuat otot-otot di sekitar sendi. Ini akan mengurangi tekanan pada area dengan tulang yang rusak.

The Arthritis Foundation merekomendasikan untuk:

  • Melakukan peregangan lembut untuk menjaga fleksibilitas dan rentang gerak.
  • Latihan aerobik dan ketahanan untuk mencapai atau mempertahankan berat badan yang sehat dan meningkatkan suasana hati dan stamina.
  • Latihan penguatan untuk membangun otot-otot di sekitar sendi.

Namun, perlu diingat bahwa meski olahraga menawarkan banyak manfaat, tampaknya mereka tidak mungkin menghasilkan regenerasi tulang jenis ini.

Sementara itu, untuk mereka yang mengidap nyeri tulang rawan, ada baiknya untuk cek kebutuhan kesehatan untuk tulang di Halodoc. Kamu bisa mendapatkan berbagai suplemen atau vitamin yang dibutuhkan untuk mengatasi nyeri pada tulang rawan. Praktis bukan? Yuk download aplikasi Halodoc sekarang!

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg
Referensi:
Medical News Today. Diakses pada 2021. What You Need to Know About Cartilage Damage.
National Health Service UK. Diakses pada 2021.  Cartilage Damage.