• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pola Hidup Sehat Agar Terhindar dari Asites

Pola Hidup Sehat Agar Terhindar dari Asites

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Penyakit yang dapat menyerang perut bukan cuma menyoal maag, usus buntu, diare, atau kram menstruasi saja. Dari banyaknya penyakit yang bisa menyerang daerah perut, asites merupakan salah satu keluhan yang mesti diwaspadai. 

Asites merupakan kondisi ketika terdapat cairan pada rongga perut. Cairan ini tepatnya berada di antara dinding perut bagian dalam dengan organ dalam perut. 

Dalam kondisi normal, seharusnya tak ada cairan pada rongga perut atau setidaknya berjumlah 20 mililiter atau kurang pada wanita. Saat jumlah cairan melebihi 25 mililiter, maka seseorang dapat dikatakan mengalami asites dan pengidap akan tampak buncit dan bengkak pada wilayah perut. 

Jangan meremehkan kondisi ini. Pasalnya, asites yang dibiarkan tanpa penanganan bisa memicu berbagai komplikasi. Mulai dari malnutrisi, kesadaran menurun, sindrom hepatorenal, hingga kesulitan bernapas akibat cairan yang menekan otot diafragma yang berperan dalam pernapasan. 

Lantas, seperti apa sih cara agar kita dapat terhindari dari penyakit asites? 

Baca juga: Ini yang Terjadi pada Tubuh saat Mengidap Asites

Perut Kembung sampai Sulit Bernapas

Sebelum menjawab pertanyaan di atas, tak ada salahnya untuk berkenalan terlebih dahulu dengan gejala asites. Pengidap asites ringan umumnya tak merasakan gejala apapun, tetapi lain ceritanya bila cairan dalam rongga perut semakin banyak. Nah, berikut beberapa gejala yang bisa dialami pengidapnya. 

  • Perut kembung membesar.
  • Konstipasi.
  • Nyeri perut.
  • Pembengkakan pada tungkai.
  • Mual dan muntah.
  • Rasa panas pada dada (heartburn)
  • Berat badan meningkat.
  • Nafsu makanan menurun.
  • Sulit bernapas, khususnya saat berbaring.

Selain gejala-gejala di atas, dalam beberapa kasus asites bisa menimbulkan gejala lainnya. Segeralah temui dokter bila timbul gejala-gejala di bawah ini:

  • Nyeri perut hebat.
  • Demam.
  • Kesadaran menurun.
  • Tinja berwarna hitam atau mengeluarkan darah. 
  • Muntah darah atau berwarna kehitaman.
  • Kulit dan mata menguning.
  • Sulit bernapas.

Nah, bila mengalami gejala di atas, kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc untuk mendapatkan saran atau penanganan medis yang tepat. 

Baca juga: Pengidap Penyakit Liver Berisiko Terserang Asites

Adopsi Pola Hidup Sehat

Menurut para ahli, sebenarnya tak ada cara pasti atau tunggal untuk mencegah penyakit ini. Akan tetapi, beragam cara yang bisa kita lakukan untuk terhindari asites. Seperti caranya? Simpel kok, yaitu dengan menerapkan dan mempertahankan pola hidup yang sehat, seperti: 

  • Rutin berolahraga.
  • Mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang.
  • Istirahat yang cukup.
  • Menghindari konsumsi alkohol yang berlebihan.
  • Melakukan praktik seks yang aman, seperti tidak berganti-ganti pasangan atau menggunakan pengaman (kondom). 
  • Hindari menggunakan jarum suntik yang tidak steril.
  • Segera berobat jika merasa ada keluhan medis.
  • Vaksinasi hepatitis B.

Nah, bagaimana tertarik untuk mengadopsi pola hidup sehat di atas? 

Lewat Berbagai Pemeriksaan Penunjang

Untuk mendiagnosis asites, pertama-tama dokter akan melakukan wawancara medis seputar gejala dan riwayat kesehatan pasien serta keluarga. Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dengan menekan atau mengetuk perut pasien. Tujuannya, untuk memeriksa ada-tidaknya cairan dalam rongga perut. 

Nah, agar penegakan diagnosis semakin valid, dokter juga akan melakukan pemeriksaan penunjang, seperti tes darah, CT scan, MRI, atau angiografi. Di samping itu, dokter juga mungkin akan melakukan laparoskopi, yaitu tindakan operasi untuk memeriksa kondisi organ didalam perut. 

Mau tahu lebih jauh mengenai cara agar terhindar dari asites ? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi:
NIH - MedlinePlus. Diakses pada 2020. Ascites. 
Medscape. Diakses pada 2020. Ascites. 
Healthline. Diakses pada 2020. What Causes Ascites?