Pola Hidup Sehat untuk Pengidap Anosmia

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Pola Hidup Sehat untuk Pengidap Anosmia

Halodoc, Jakarta – Anosmia menyebabkan pengidapnya kehilangan kemampuan untuk mencium bau-bauan. Hal ini bisa mengganggu, sebab ketidakmampuan dalam mencium aroma bisa menjadi hal yang fatal. Kamu mungkin kesulitan untuk menikmati makanan, sebab salah satu hal yang membuat makanan lebih nikmat adalah aromanya. Belum lagi kemungkinan salah mengonsumsi makanan basi atau mengandung zat tertentu karena tidak dapat mencium aroma. 

Kehilangan kemampuan mencium aroma karena anosmia biasanya hanya berlangsung sementara. Kebanyakan kondisi ini disebabkan oleh penyakit tertentu, misalnya flu dan pilek. Anosmia yang terjadi karena flu biasanya akan menghilang jika penyakit tersebut sudah sembuh. Namun, ternyata ada juga anosmia yang berlangsung dalam jangka waktu lama. Lantas, bagaimana pola hidup sehat yang harus dijalani pengidap penyakit ini? 

Baca juga: Tidak Dapat Mencium Bau, Ini Gejala dari Anosmia

Hidup Sehat dengan Anosmia 

Anosmia bisa terjadi akibat penyakit tertentu dan biasanya akan hilang setelah penyakit tersebut sembuh. Namun, ada sejumlah kondisi lain yang bisa menyebabkan penyakit ini bertahan dalam jangka panjang bahkan permanen. Anosmia yang terjadi dalam jangka waktu panjang biasanya berkaitan dengan penyakit tertentu dan harus segera mendapat penanganan medis. 

Hilangnya kemampuan penciuman juga bisa disebabkan karena ada masalah pada dinding dalam hidung. Gangguan bisa saja muncul akibat iritasi akibat penumpukan lendir, penyumbatan rongga hidung, atau kerusakan pada saraf penciuman. Penanganan medis perlu dilakukan segera jika anosmia terjadi karena gangguan saraf. 

Baca juga: Kisah Cinta Tak Indah Karena Anosmia, Bisakah?

Pengobatan untuk mengatasi anosmia bisa berbeda-beda antara satu orang dengan yang lainnya yang tergantung dari penyebab hilangnya kemampuan penciuman. Selain pemeriksaan medis untuk mendiagnosis anosmia dan menentukan pengobatan, perubahan pola hidup perlu dilakukan oleh pengidap penyakit ini. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan disesuaikan agar orang dengan ketidakmampuan mencium tetap aman. Berikut beberapa perubahan gaya hidup yang bisa diterapkan oleh pengidap anosmia! 

  • Memasang Alarm

Nyatanya, ada banyak bahaya yang mungkin mengintai seseorang, terlebih jika ia tidak memiliki kemampuan mencium bau. Salah satu kondisi fatal yang mungkin terjadi adalah terjebak di tengah kebakaran. Maka dari itu, perlu untuk memasang alarm asap di rumah untuk memberi tanda jika ada benda atau bagian rumah yang terbakar. Sebab, bau gosong tidak akan bisa tercium. Dengan bantuan alarm, pengidap anosmia bisa segera menyelamatkan diri serta mencari bantuan. 

  • Tanggal Kedaluwarsa Makanan 

Selain terjebak di kebakaran, pengidap anosmia juga berisiko keracunan makanan basi atau makanan yang sudah kedaluwarsa. Maka dari itu, pastikan untuk selalu memberi tanda atau tanggal kedaluwarsa dengan jelas pada setiap makanan yang ada di rumah. 

  • Sesuaikan Peralatan Dapur

Selain api, kebocoran pada gas juga bisa memicu bahaya. Jika di rumah ada pengidap anosmia, cobalah untuk mengganti kompor gas dengan kompor listrik. Hal ini bisa meminimalisir kemungkinan terjadi bencana akibat gas yang bocor. 

Baca juga: Inilah yang Terjadi saat Indra Penciuman Hilang

Cari tahu lebih lanjut seputar anosmia dan bagaimana pola hidup yang sebaiknya diterapkan dengan bertanya pada dokter di aplikasi Halodoc. Dokter bisa dihubungi melalui Video/Voice Call dan Chat kapan dan di mana saja. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:
Web MD. Diakses pada 2020. What Is Anosmia?
NHS UK. Diakses pada 2020. Lost or changed sense of smell.
Healthline. Diakses pada 2020. What Is Anosmia?
MSD Manual. Diakses pada 2020. Anosmia.