Pola Hidup untuk Mencegah Kanker Anus

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Pola Hidup untuk Mencegah Kanker Anus

Halodoc, Jakarta - Kanker menjadi penyebab kematian paling besar di dunia, salah satunya adalah kanker anus. Kanker ini menyerang bagian saluran pembuangan manusia, yaitu anus atau dubur. Jenisnya beragam, tergantung pada jenis sel yang menyerang bagian tubuh ini.

Dalam kasus kanker anus, jenis sel kankernya adalah adenokarsinoma, epidermis, karsinoma verruca, karsinoma sel skuamosa, dan melanoma. Kanker anus tergolong sebagai penyakit kanker yang langka, dan ini lebih sering terjadi pada wanita daripada pria. Tidak memandang usia, jenis kanker ini bisa terjadi di usia berapa saja.

Mirip dengan jenis kanker lain, terjadinya kanker anus disebabkan karena adanya kerusakan sel di bagian dubur, atau terjadi kerusakan pada DNA. Namun, belum bisa dipastikan apa yang menyebabkan DNA menjadi rusak. Akibatnya, sel terus melakukan pembelahan dan tidak mampu untuk membuat sel sehat baru. Penumpukan sel abnormal ini yang membuat seseorang mengidap kanker.

Baca juga: 5 Langkah yang Dilakukan untuk Mendeteksi Kanker Anus

Kanker anus bisa bermetastasis atau menyebar ke bagian tubuh yang lain, dan usus besar menjadi bagian tubuh yang sering terkena dampaknya. Gejala yang bisa kamu kenali seperti sering diare atau sembelit, feses berdarah, perut sakit dan rasa sakit ketika buang air besar, berat badan menurun, dan tubuh yang mudah lelah.

Salah satu penyebab dan pemicu tingginya risiko kanker anus adalah hubungan intim yang dilakukan secara anal atau melalui anus. Hal ini terjadi karena penetrasi membuat jaringan yang berada di dalam anus rusak karena robek, sehingga bakteri, kuman, dan virus mudah untuk masuk dan menginfeksi.

Tidak hanya itu, seks anal memicu penularan penyakit menular seksual, salah satunya adalah HIV. Bahkan, dikatakan risiko penularan HIV pada seks anal 30 kali lipat lebih besar daripada pasangan yang melakukan seks secara normal melalui Miss V. Pun, paparan dari virus HPV juga memicu munculnya kutil di area anus.

Baca juga: Ketahui Efek Samping dari Pengobatan Kanker Anus

Hidup Sehat untuk Menghindari Kanker Anus

Untungnya, kanker bisa dicegah terjadinya jika kamu membiasakan untuk selalu hidup sehat, termasuk pula kanker anus. Jadi, terapkan kebiasaan berikut ini agar terhindar dari penyakit kanker tersebut.

  • Lakukan hubungan intim secara normal. Seks anal mungkin menyenangkan bagi beberapa pasangan, tetapi risiko untuk mengembangkan kanker anus juga cukup besar. Sebaiknya, lakukan hubungan intim secara normal agar bisa terhindar dari kanker ini.

  • Gunakan Pengaman jika ingin berhubungan intim secara aman. Meski pengaman melindungi kamu dari penularan HIV, bukan berarti kamu akan aman dari infeksi akibat paparan HPV. Jadi, antisipasi mungkin lebih baik.

  • Hindari berganti pasangan, karena kamu tidak tahu riwayat kesehatan pasangan. Lakukan hubungan intim hanya pada satu pasangan sah untuk menghindari terjadinya penyakit menular seksual lainnya.

  • Berhenti merokok. Merokok tidak hanya merusak paru-paru. Racun yang terkandung di dalamnya turut merusak bagian tubuh lainnya, serta memicu terjadinya penyakit mematikan.

  • Konsumsi makanan sehat. Hindari makanan berlemak, berminyak, dan makanan siap saji. Selalu jaga berat badan agar tidak mengalami obesitas. Jangan lupa untuk rutin berolahraga.

Baca juga: Mengapa Pengidap Kanker Serviks Berisiko Terinfeksi Kanker Anus?

Ternyata, kanker anus bisa dihindari, begitu pula dengan jenis kanker lainnya dengan selalu membiasakan hidup sehat. Gejala kanker terkadang sulit teridentifikasi, jadi supaya lebih jelas, kamu bisa bertanya pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Segera download aplikasi Halodoc di ponsel kamu, ya!