• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Posisi Bayi Sungsang, Haruskah Operasi Caesar?

Posisi Bayi Sungsang, Haruskah Operasi Caesar?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Posisi Bayi Sungsang, Haruskah Operasi Caesar?

Halodoc, Jakarta – Menuju proses persalinan yang semakin dekat, seharusnya bayi sudah dalam posisi kepala berada di bawah. Namun, bagaimana jika posisi kepala sang buah hati masih berada di atas alias sungsang? Sudah pasti, ibu akan mengupayakan cara agar bayi bisa berada pada posisi kepala di bawah, sehingga persalinan normal bisa dilakukan. 

Meski begitu, bagaimana jadinya jika janin kembali lagi ke posisi sungsangnya? Haruskah ibu menjalani operasi Caesar untuk bisa melahirkan sang buah hati? Kasus bayi sungsang memang tidak banyak ditemui, setidaknya hanya sebesar 4 persen bayi yang masih berada pada posisi ini menjelang kelahirannya. Namun, tetap saja, masalah ini menjadi topik serius di dunia medis. 

Sebenarnya, Apa yang Menyebabkan Posisi Bayi Sungsang?

Menjelang persalinan, bayi mengubah posisinya secara alami untuk memudahkan kelahiran. Namun, ada pula bayi yang memilih tetap pada posisi sungsang hingga waktunya ia dilahirkan. Sebenarnya, penyebab posisi bayi sungsang ini masih belum diketahui secara pasti. Melansir dari American Pregnancy Association, ada beberapa faktor yang meningkatkan risikonya:

  • Ibu sudah pernah menjalani kehamilan lebih dari satu kali.

  • Ibu sedang menjalani kehamilan bayi kembar.

  • Ibu pernah mengalami kelahiran prematur pada kehamilan sebelumnya.

  • Air ketuban dalam rahim ibu terlalu banyak yang membuat bayi lebih nyaman bergerak, atau terlalu sedikit yang membuatnya kesulitan bergerak.

  • Rahim ibu mengalami komplikasi atau bentuknya tidak normal, misalnya ada fibroid dalam rahim.

  • Ibu mengalami kondisi yang disebut dengan plasenta previa selama kehamilan.

Baca juga: Inilah 6 Faktor Penyebab Bayi Sungsang

Haruskah Bayi Sungsang Dilahirkan dengan Operasi Caesar?

Sebagian besar kasus bayi sungsang sebaiknya dilahirkan dengan operasi Caesar. Tentu saja, ada beberapa pertimbangan yang membuat ibu tidak melahirkan sang buah hati yang sungsang secara normal. Beberapa risiko yang mungkin terjadi apabila ibu tetap melahirkan bayi sungsang dengan persalinan normal adalah:

  • Bayi mengalami sesak napas atau asfiksia.

  • Kepala bayi tersangkut. Hal ini disebabkan karena kaki bayi terlebih dahulu keluar, dan pada beberapa kasus, ini membuat bayi kehilangan nyawanya.

  • Cedera pada saraf bayi.

  • Tangan bayi tersangkut atau nuchal arm.

  • Tali pusat akan keluar terlebih dahulu dan terjepit.

Baca juga: 3 Hal yang Bisa Ibu Lakukan Bila Bayi Sungsang

Memang, tidak semua bayi sungsang mengalami risiko tersebut jika dilahirkan secara normal. Ada beberapa kondisi yang perlu diketahui jika ibu tetap menjalani persalinan normal ketika bayi sungsang, seperti detak jantung bayi normal, ukuran bayi tidak terlalu besar, panggul ibu memiliki ukuran yang lebar agar proses kelahiran lebih mudah. 

Bisakah Posisi Bayi Sungsang Menjadi Normal?

Bisa saja, biasanya dokter akan menyarankan ibu untuk banyak melakukan olahraga ringan untuk membantu bayi mengubah posisinya agar tidak sungsang secara alami sebelum menggunakan cara medis.

Baca juga: Cara Tepat dan Cepat untuk Pulih dari Operasi Caesar

Beberapa cara mudah untuk mengatasi bayi sungsang ini termasuk jalan kaki setidaknya setiap 30 menit setiap pagi, melakukan gerakan mendekatkan lutut pada dada, dan melakukan gerakan breech tilt yaitu, berbaring di atas matras atau alas yang nyaman, lalu mengangkat kaki ke bantalan yang lebih tinggi.

Jangan lupa, tetap pantau kondisi sang buah hati yang sebentar lagi siap dilahirkan dengan rutin memeriksakan kandungan ke dokter sesuai dengan waktu yang dianjurkan. Semakin mendekati persalinan, biasanya waktu kunjungan dokter akan semakin sering. Agar ibu lebih mudah melakukan kontrol kandungan, ibu bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk membuat janji dengan dokter kandungan di rumah sakit. Yuk, pastikan tumbuh kembang Si Kecil tetap optimal sejak dalam kandungan!

Referensi:

Baby Center. Diakses pada 2020. Breech Position and Breech Birth.
American Pregnancy. Diakses pada 2020. Breech Births.
Healthline. Diakses pada 2020. What You Need to Know If Your Baby is Breech.