22 June 2018

Pria yang Menikah Cenderung Lebih Gampang Stres, Benarkah?

ciri stres pada pria, pria menikah lebih stres

Halodoc, Jakarta – Menjalani kehidupan rumah tangga memang susah-susah gampang. Banyaknya hari yang dilalui bersama pasangan membuat segala hal mungkin saja terjadi, termasuk perselisihan dan perbedaan pendapat yang bisa berujung dengan pertengkaran.

Sebenarnya pertengkaran adalah hal yang wajar dalam rumah tangga. Pemicunya bisa apa saja dan siapa saja. Namun benarkah bahwa pertengkaran yang terjadi di keluarga lebih berdampak pada kesehatan pria?

Mengutip New York Post, baru-baru ini sebuah penelitian menemukan bahwa “roller coaster” yang terjadi dalam hubungan rumah tangga memang bisa memberi dampak pada kondisi kesehatan. Berita buruknya, pria alias suami menjadi pihak yang paling banyak terkena dampaknya.

Masalah dalam rumah tangga disebut dapat memicu pria mengalami peningkatan tekanan darah, kolesterol tinggi, hingga penurunan berat badan. Menurut ahli, hal itu merupakan dampak dari masalah yang mencuat di tengah perjalanan rumah tangga.

Namun sebaliknya, permasalahan yang terjadi di tengah keluarga justru tidak memberi dampak kesehatan yang berarti bagi wanita. Berbeda dengan pria, pasang surut hubungan rumah tangga disebut tidak terlalu memicu terjadinya penyakit pada wanita.

Baca juga: Jangan Nikahi Pasangan Jika Ia Lakukan 4 Hal Berikut

Berita baiknya, risiko penyakit menyerang karena masalah rumah tangga hanya mungkin terjadi jika kamu dan pasangan mengalami perubahan mood alias suasana hati yang drastis. Jika hubungan tetap berjalan stabil, pria maupun wanita memiliki risiko penyakit yang lebih kecil. Sekalipun hubungan dipenuhi dengan hal-hal yang negatif, kestabilan dalam mengatur emosi dan menjaga hubungan menjadi kunci untuk terhindar dari stres, bahkan serangan penyakit.  

Pria dan Masalah Pernikahan

Penelitian lain justru menyebut bahwa menjalani kehidupan rumah tangga cenderung baik untuk kesehatan pria. Bahkan, menikah disebut bisa mencegah seseorang mengalami serangan stroke dan penyakit kardiovaskular lain.

Baca juga: Menikah Baik untuk Kesehatan Jantung, Kok Bisa?

Menikah bahkan disebut dapat membantu meningkatkan harapan hidup pria maupun wanita. Bukan tanpa alasan, menikah ternyata memang bisa memberi manfaat yang positif pula. Orang yang sudah menikah biasanya akan menjadi lebih sehat karena memiliki “seseorang”.

Hal ini mungkin terjadi karena ia tidak perlu lagi memikirkan menu makanan yang akan disantap, anti kesepian, memiliki ikatan emosional dari hubungan yang dijalin, hingga seputar seksualitas.

Orang yang sudah menikah biasanya akan memiliki hubungan intim yang lebih teratur. Hal ini disebut dapat memberi manfaat kesehatan baik pada pria maupun wanita. Rutin melakukan seks dengan pasangan disebut dapat membantu melancarkan sirkulasi darah dan membuatnya menjadi lebih sehat.

Dampak Hubungan yang Buruk

Masalah rumah tangga memang lebih baik untuk diselesaikan segera, untuk menghindari hal yang tak diinginkan. Namun jika masalah terus berlanjut dan hubungan tak kunjung mengalami perubahan, bisa jadi memang harus diakhiri.

Baca juga: Ini Akibatnya Kalau Suami-Istri Terlalu Gengsi

Pasalnya, penelitian menemukan bahwa pria yang bertahan dan memiliki hubungan yang pasang surut memiliki risiko serangan jantung yang lebih tinggi. Pria yang merasa “terjebak” dalam sebuah hubungan sebaiknya memikirkan kembali apa saja keuntungan serta kerugian dari hubungan yang dijalani. Yang perlu diingat, terlalu sering meributkan hal kecil, hingga memicu pertengkaran nyatanya tak hanya merusak hubungan, tapi juga berpotensi mengganggu kesehatan.

Punya masalah kesehatan dan butuh saran dokter? Pakai aplikasi Halodoc saja! Hubungi dokter lewat Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan rekomendasi beli obat dan tips menjaga kesehatan. Yuk, download sekarang di App Store dan Google Play.