• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Prosedur Tes untuk Mendiagnosis Hepatitis B

Prosedur Tes untuk Mendiagnosis Hepatitis B

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Hepatitis B adalah infeksi hati yang disebabkan oleh virus Hepatitis B (HBV). Tes darah Hepatitis B dilakukan untuk mendeteksi protein virus (antigen), yaitu antibodi yang diproduksi sebagai respons terhadap infeksi serta mendeteksi dan mengevaluasi DNA virus. 

Hasil tes dapat menjadi indikator apakah seseorang memiliki infeksi aktif saat ini, terkena HBV di masa lalu, atau memiliki kekebalan sebagai akibat dari vaksinasi. Akan ada serangkaian tes yang dilakukan untuk mendiagnosis hepatitis B. Informasi selengkapnya bisa dibaca di bawah ini!

Prosedur Diagnosis Hepatitis B

Tidak ada persiapan khusus yang diperlukan untuk menjalani tes Hepatitis B. Hanya saja kamu perlu memberi tahu dokter jika kamu mengonsumsi obat pengencer darah. Prosedurnya adalah dokter akan mengambil sampel darah dari lengan.

Staf medis akan membersihkan area yang akan diambil darahnya dengan alkohol kemudian memasukkan jarum ke dalam vena. Ketika volume darah yang diambil sudah cukup, jarum diangkat, lalu area yang yang diambil darahnya akan ditutupi dengan pad penyerap. Kemudian, barulah sampel darah akan dibawa ke laboratorium untuk dianalisis.

Baca juga: Prosedur Tes Hepatitis B yang Perlu Diketahui

Jika hasilnya normal, itu artinya kamu tidak mengidap hepatitis, tidak pernah terinfeksi hepatitis atau sudah divaksinasi. Jika sampel darah menunjukkan positif antibodi, itu bisa berarti beberapa hal:

  1. Kamu memiliki infeksi hepatitis, mungkin saja infeksi baru atau sudah lama terinfeksi.
  2. Kamu pernah mengalami infeksi hepatitis di masa lalu, tetapi sekarang tidak lagi serta tidak menularkan.
  3. Kamu telah divaksinasi untuk hepatitis.

Seperti tes darah pada umumnya, ada risiko kecil yang mungkin bisa saja terjadi ketika kamu melakukan tes Hepatitis B. Bisa jadi kamu mengalami memar kecil di tempat jarum. Dalam kasus yang jarang terjadi, vena dapat membengkak setelah darah diambil. Kondisi yang dikenal sebagai flebitis ini dan dapat diobati dengan kompres hangat beberapa kali setiap hari.

Perdarahan yang sedang berlangsung bisa menjadi masalah jika kamu memiliki kelainan perdarahan atau sedang minum obat pengencer darah, seperti warfarin (Coumadin) atau aspirin.

 Jika kamu informasi lebih detail mengenai prosedur tes untuk mendiagnosis Hepatitis B, bisa ditanyakan lewat aplikasi Halodoc. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat, kapan dan di mana saja.

Jenis Tes Diagnosis Hepatitis B

Menurut data kesehatan yang dipublikasikan oleh Hepatitis B Foundation, disebutkan kalau untuk mendiagnosis hepatitis diperlukan pemeriksaan darah yang disebut “Panel Hepatitis B”. Hanya satu sampel darah yang diperlukan, tetapi ada 3 bagian untuk panel Hepatitis B. 

Baca juga: Mengapa Ibu Hamil Perlu di Tes Hepatitis B?

Tiga tes tersebut, yaitu sebagai berikut:

  1. HBsAg (antigen permukaan Hepatitis B).
  2. Anti-HBs atau HBsAb (antibodi permukaan Hepatitis B).
  3. Anti-HBc atau HBcAb (antibodi anti hepatitis B).

Hasil dari ketiga hasil tes darah diperlukan untuk membuat diagnosis. Pastikan untuk meminta salinan tes darah kamu sehingga benar-benar memahami tes mana yang positif atau negatif, dan apa status hepatitis B.

Staf medis mungkin akan melakukan pemeriksaan darah kembali enam bulan setelah kunjungan pertama untuk memastikan status Hepatitis B. Jika kamu merasa telah terinfeksi hepatitis H baru-baru ini saja mungkin perlu, hingga sembilan minggu sebelum virus terdeteksi dalam darah. 

Memahami hasil tes darah Hepatitis B bisa membingungkan. Pastikan untuk mendiskusikan hasil tes dengan penyedia layanan kesehatan. Apakah kamu memiliki infeksi baru, sembuh dari infeksi yang lalu, atau memiliki infeksi kronis.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Hepatitis Viral Panel.
Hepatitis B Foundation. Diakses pada 2020. Commonly Asked Questions.