• Home
  • /
  • Punya Pasangan Bipolar, Ini 4 Cara Menghadapinya

Punya Pasangan Bipolar, Ini 4 Cara Menghadapinya

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Punya Pasangan Bipolar, Ini 4 Cara Menghadapinya

Halodoc, Jakarta - Orang yang mengidap gangguan bipolar mengalami gangguan yang memengaruhi cara berpikir, merasakan, dan berperilaku. Hal ini memengaruhi mereka dalam menjalani hubungan percintaan dengan pasangannya. Perawatan yang tepat membuat banyak orang dengan gangguan bipolar memiliki hubungan yang sehat.

Gangguan bipolar yang dikelola dengan baik tidak menjadi penghalang bagi hubungan jangka panjang yang sehat. Ada banyak cara untuk mengobati gangguan bipolar. Kombinasi pengobatan dan psikoterapi sering berhasil mengurangi gejala. Lalu, apa yang harus kamu lakukan ketika memiliki pasangan yang bipolar? 

Baca juga: Bipolar Disorder Terjadi karena Faktor Genetik?

Tahapan Seseorang yang Memiliki Gangguan Bipolar

Terdapat tiga tahapan yang terjadi ketika kamu memiliki gangguan bipolar, yaitu: 

  • Episode Manik. Pada episode manik, seseorang dengan gangguan bipolar menjadi lekas marah dan lebih tidak setuju dengan pasangannya. Mereka cenderung mengambil tindakan berisiko, seperti menghabiskan banyak waktu atau minum minuman keras.

  • Episode Depresi. Pada episode depresi, seseorang dengan gangguan bipolar mengalami gejala depresi besar dan kurang komunikatif. Mereka mudah menangis atau merasa putus asa dan pesimis. Mereka merasa harga diri yang rendah, maka hal ini mengurangi gairah seks seseorang, atau merasa kurang penuh kasih sayang. Sulit bagi pasangan seseorang untuk mengetahui apa yang harus dilakukan untuk membantu. Mereka mungkin merasa ditolak, mengira gejala sebagai kurangnya minat dalam hubungan.

  • Episode Campuran. Selama episode campuran, seseorang dengan gangguan bipolar memiliki gejala mania atau hipomania dan depresi pada saat bersamaan. Hal ini membingungkan atau membuat stres bagi pasangan mereka, yang tidak tahu reaksi seperti apa yang diharapkan.

Baca juga: 3 Perawatan Bipolar yang Harus Diketahui

Lantas, Bagaimana Menghadapi Pasangan Bipolar?

Semua hubungan membutuhkan usaha untuk mempertahankannya, hal ini juga berlaku untuk kamu dan pasangan dengan gangguan bipolar. Nah, melansir dari Medical News Today, ini cara membangun hubungan yang kuat dengan pasangan dengan gangguan bipolar: 

  • Belajar tentang Kondisinya. Mempelajari gangguan bipolar membantu seseorang memahami apa yang dialami pasangannya. Carilah informasi dari sumber terpercaya untuk membantu memberikan pandangan yang seimbang tentang kondisi ini. Kamu bisa chat psikolog di Halodoc untuk menanyakan kondisi ini.

  • Tanyakan Pemicunya. Tingkat stres tinggi bisa memicu gejala gangguan bipolar. Pemicu gangguan ini bisa berupa peristiwa atau keadaan yang mengganggu keadaan suasana hati seseorang dengan gangguan bipolar. Hal ini meningkatkan risiko mereka mengalami episode manik atau depresi. Pemicu bisa termasuk kerja yang penuh tekanan, tidak cukup tidur, atau tidak minum obat. Namun, tidak semua orang dengan gangguan bipolar memiliki pemicu. Jika mereka memilikinya, kamu harus mempelajarinya. Bertanya tentang pemicu pribadi membantu seseorang lebih memahami pasangannya. 

Baca juga: 7 Mitos Bipolar yang Harus Diketahui

  • Komunikasikan dengan Baik. Periode tinggi atau rendah mungkin bisa menyebabkan emosional untuk kedua pasangan. Untuk alasan ini, komunikasi terbuka sangat penting. Pasangan harus menjelaskan cara perilaku seseorang dengan gangguan bipolar memengaruhi perasaan mereka, tanpa menghakimi atau menstigma kondisi tersebut. Jika kamu punya pasangan dengan gangguan bipolar, kamu bisa mengajaknya untuk ke ahli profesional sebagai bentuk pengobatannya. Dukungan dari kamu tentunya sangat diperlukan.

  • Lakukan Perawatan Diri. Jika kamu punya pasangan dengan gangguan bipolar, kamu harus mampu merawat diri dengan baik. Artinya, hal ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan untuk merawat pasangan. Beberapa cara yang bisa kamu lakukan, yaitu:

  • Berbicara dengan teman atau anggota keluarga tentang masalah hubungan;

  • Melakukan aktivitas yang disukai atau hobi;

  • Berolahraga secara teratur;

  • Pergi ke psikolog dan psikiater;

  • Lakukan latihan teknik penghilang stres seperti meditasi.

Itulah yang harus dilakukan ketika kamu memiliki pasangan dengan gangguan bipolar. Intinya, tetap berada di sampingnya dan memahami keadaannya membuat pasangan menjadi merasa aman dan nyaman. 

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Guide to Bipolar Disorder and Relationships.
Medical News Today. Diakses pada 2020. How Can Bipolar Disorder Affect Relationships?