• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ragam Ruam Kulit pada Anak yang Perlu Diketahui

Ragam Ruam Kulit pada Anak yang Perlu Diketahui

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Ruam kulit merupakan kondisi yang umum terjadi pada anak-anak. Ruam yang biasanya terjadi adalah kurap, cacar air, eksim, campak, gigitan serangga, ruam popok, dan infeksi jamur. Dengan mengetahui berbagai jenis ruam kulit yang umum terjadi pada anak, penanganan pun dapat dengan tepat dilakukan.

Baca juga: Ruam Kemerahan Muncul pada Kulit Anak, Waspada Gejala Flu Singapura

Inilah beberapa jenis ruam kulit yang dapat terjadi pada anak:

1.  Eksim

Jenis ruam kulit ini merupakan kondisi yang klasik dan mudah dikenali. Eksim biasanya didiagnosis berdasarkan penampilan ruam gatal di daerah-daerah tertentu, termasuk dahi, pipi, lengan dan kaki pada bayi, dan lipatan atau bagian dalam siku, lutut, dan pergelangan kaki pada anak yang lebih besar. 

Eksim tampak sebagai ruam yang sangat gatal, yang sering berwarna merah, kasar atau iritasi, bersisik, dan dapat mengeluarkan darah. Meskipun eksim terkadang sulit dikendalikan, pencegahan eksim dapat membantu. Termasuk menghindari pemicu yang diketahui, seperti sabun keras, mandi busa, terlalu kepanasan dan berkeringat, pakaian wol dan polyester, dan penggunaan pelembap yang berlebihan. 

Saat eksim terjadi pada anak dan kondisinya memburuk, perawatan yang dapat dilakukan yaitu dengan menggunakan steroid topikal dan obat-obatan non-steroid. Ibu juga bisa menanyakan mengenai penanganannya pada dokter melalui aplikasi Halodoc. 

2. Gigitan Serangga

Tidak peduli seberapa berhati-hati kamu dalam menggunakan penolak serangga, kemungkinan anak mendapatkan gigitan serangga tetap bisa terjadi. Gigitan serangga seperti semut atau tawon mungkin tidak berbahaya, kecuali jika anak alergi terhadap serangga. 

Baca juga: Kenali Penyebab Ruam pada Anak

Sebagian besar gigitan laba-laba, yang sering menyerupai gigitan serangga biasa, tidak terlalu berbahaya kecuali disebabkan oleh laba-laba cokelat. Gigitan kutu juga perlu diwaspadai, meskipun reaksi pada kulit terlihat normal, tetapi tetap dapat menimbulkan ruam kemerahan dan pembengkakan. 

3. Cacar Air

Ruam cacar air tampak seperti papula mera (benjolan), vesikel (bintik-bitik yang terlihat seperti lepuh kecil), yang kemudian menjadi keropeng kulit. Cacar air awalnya terjadi pada satu area tubuh, kemudian menyebar ke seluruh tubuh, termasuk lengan, kaki, dan kepala. 

Gejala lain dari cacar air biasanya termasuk demam, malaise, sakit kepala, kurang nafsu makan, dan sakit perut ringan selama 1 hingga 2 hari.  Cacar air biasanya menyebar ke seluruh tubuh mereka, termasuk lengan, kaki, dan kepala mereka. Ini akan terasa sangat gatal dan sangat menular tetapi bisa dicegah dengan vaksin cacar air. 

Perlu diingat bahwa dokter saat ini menyarankan agar anak-anak mendapatkan suntikan booster cacar air mulai ketika mereka berusia empat tahun, yang bermanfaat untuk membantu mengurangi infeksi cacar air.

Baca juga: Ketahui Cara Alami untuk Mengatasi Ruam pada Si Kecil

4. Ruam Pipi

Ruam ini tampak seperti bekas tamparan dan merupakan tanda pediatrik klasik. Banyak orangtua yang berpikir penyebab ruam pipi adalah matahari atau angin.

5. Ruam Popok pada Bayi

Infeksi ragi pada ruam popok dapat mempersulit ruam popok lainnya. Orangtua perlu curiga bahwa ruam popok mungkin disebabkan oleh ragi (Candida) ketika ruam popok bayi tidak membaik dengan salep atau krim ruam popok biasa.

Jika masalah ruam pada kulit anak tidak terselesaikan, sebaiknya bicarakan pada dokter melalui aplikasi Halodoc mengenai penanganan yang tepat. Yuk, segera download aplikasi Halodoc sekarang!

Referensi:
Very Well Health. Diakses pada 2020. Skin Rashes Types and Causes in Children