• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Rasa Cemas Berlebihan Bisa Mengganggu Kesehatan Mental

Rasa Cemas Berlebihan Bisa Mengganggu Kesehatan Mental

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Kerap merasa cemas ketika tengah menghadapi situasi yang menegangkan? Hal tersebut normal terjadi. Hal yang tidak normal adalah, saat kamu merasa cemas dan khawatir berlebihan tanpa sebab yang jelas. Jika hal tersebut kamu rasakan, maka kamu tengah mengalami kondisi yang dikenal dengan istilah gangguan kecemasan

Rasa cemas yang normal umumnya akan mereda saat faktor pemicunya hilang. Hal tersebut bisa dicontohkan saat mengalami cemas sebelum ujian. Maka rasa cemas akan hilang saat ujian telah selesai. Rasa cemas yang berlebihan dan terjadi tanpa sebab yang jelas dapat berujung pada terganggunya kesehatan mental seseorang. Berikut langkah mengatasi cemas berlebihan!

Baca juga: Awas, Rasa Cemas Bisa Picu Gatal di Kulit

  • Jangan Menarik Diri

Langkah mengatasi cemas berlebihan yang pertama adalah jangan menarik diri dari lingkungan. Seseorang cenderung menarik diri saat mengalami rasa cemas. Padahal untuk mengatasinya, kamu membutuhkan dukungan dari orang-orang terdekat. Cobalah untuk mengatakan apa yang kamu rasakan dengan orang-orang terdekat. Meski tidak mudah, menarik diri bukanlah jalan keluar yang terbaik.

  • Lakukan Hal yang Disukai

Mengatasi cemas berlebihan selanjutnya dapat dilakukan dengan melakukan hal-hal yang disukai, seperti menonton film, mendengarkan musik, membaca buku atau berolahraga. Kamu memang tidak bisa memaksakan diri dalam melakukan hal-hal yang kamu sukai, tapi setidaknya kamu telah berusaha mendorong diri sendiri untuk keluar dari rasa cemas yang kamu alami.

  • Melakukan Hal-Hal Baru

Selain melakukan hal-hal yang kamu senangi, kamu juga dapat melakukan hal-hal baru untuk mengatasi cemas berlebihan yang kamu alami. Saat kamu melakukan hal-hal baru, diri sendiri akan merasa tertantang. Kemudian tubuh akan memproduksi hormon dopamin yang memicu timbulnya rasa senang dan bahagia.

Baca juga: Cemas Berlebih Akibat Pemberitaan Corona, Ini Efek Sampingnya

  • Berjemur

Tahukah kamu jika kurang paparan sinar matahari dapat memperparah rasa cemas berlebihan yang kamu alami? Untuk mengatasinya, cobalah untuk berjemur, setidaknya selama 15 menit setiap harinya. Dengan berjemur, tubuh akan memproduksi hormon bahagia yang mampu memperbaiki suasana hati kamu.

  • Rutin Berolahraga

Olahraga teratur menjadi salah satu cara mengatasi cemas berlebihan. Olahraga mampu meningkatkan produksi hormon endorfin yang memiliki efek mengurasi rasa sakit dan memicu timbulnya perasaan senang dan tenang. Berkaitan dengan hal tersebut, kamu tidak perlu berolahraga dengan intensitas yang berat. Cukup berolahraga dengan intensitas ringan yang dilakukan secara rutin.

  • Konsumsi Makanan Sehat

Untuk mengatasi cemas berlebihan, kamu bisa mengurangi konsumsi gula dan karbohidrat olahan, serta meningkatkan asupan vitamin B, seperti asam folat dan vitamin B12. Makanan yang direkomendasikan untuk mengatasi cemas berlebihan adalah makanan dengan kandungan tinggi omega-3.

  • Cukup Waktu Tidur

Kurangnya waktu tidur menjadi salah satu penyebab rasa cemas berlebihan. Langkah selanjutnya dalam mengatasi cemas berlebihan adalah dengan cukup waktu tidur. Untuk mengubah pola tidur, usahakan untuk mencukupi waktu tidur selama 7-8 jam setiap harinya.

  • Mencoba Berpikir Positif

Selalu berpikiran negatif merupakan salah satu hal yang dapat memperparah rasa cemas yang kamu alami. Untuk mengatasinya, cobalah untuk mengubah pikiran negatif tersebut menjadi pikiran yang positif. Meskipun terlihat sulit di awal, jika sudah terbiasa hal ini akan cukup mudah dilakukan.

Baca juga: Gangguan Kecemasan Bisa Memicu Neurodermatitis

Jika beberapa langkah mengatasi cemas berlebihan tidak mampu mengatasi perasaan cemas yang kamu alami, diskusikan segera dengan dokter di aplikasi Halodoc untuk mendapatkan langkah penanganan yang tepat, ya! Rasa cemas berlebihan yang dibiarkan begitu saja akan mengganggu kesehatan mental jika tidak ditangani dengan tepat.

Referensi:

American Psychiatric Association. Diakses pada 2020. What Are Anxiety Disorders?

Help Guide. Diakses pada 2020. How to Stop Worrying.

WebMD. Diakses pada 2020. 10 Natural Depression Treatments.