Rayakan Sumpah Pemuda, Hindari 5 Penyakit Ini

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Rayakan Sumpah Pemuda, Hindari 5 Penyakit Ini

Halodoc, Jakarta - Pakar kesehatan sejak dulu mengingatkan bahwa penting untuk menjaga kesehatan sedari usia muda. Pasalnya, belakangan ini kita sudah sering mendengar kabar kematian orang-orang usia muda akibat penyakit kronis. Hal ini diduga karena saat memasuki usia 20 hingga 30 tahun adalah usia yang paling produktif, dan banyak orang yang mulai menomor duakan aspek kesehatan mereka.

Nah, supaya kamu yang masih muda mau lebih peduli terhadap kesehatan, berikut ini jenis penyakit anak muda atau penyakit yang bisa muncul di usia muda. Berikut ini ulasan tentang beberapa penyakit yang rentan menyerang di usia muda.

Baca juga: 7 Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi di Usia Muda

Penyakit Jantung

Siapa bilang penyakit ini hanya mengintai mereka yang berusia lanjut? Beberapa tahun silam orang Indonesia dikejutkan oleh kabar meninggalnya Mike Mohede seorang penyanyi ajang pencarian bakat akibat penyakit jantung. Mike meninggal dalam usia yang terbilang masih muda yakni 33 tahun. Memang sudah banyak penelitian yang mengungkap bahwa kini usia muda juga sudah beresiko terkena penyakit jantung.

Risiko ini semakin tinggi jika mereka memiliki kadar kolesterol tinggi dan berjenis kelamin laki-laki. Kondisi ini bisa terjadi akibat sumbatan pada arteri koroner karena penumpukan kolesterol. Hal tersebut menunjukkan pencegahan penyakit jantung di masa depan sudah harus dilakukan sejak usia muda. Caranya dengan menghindari makan-makanan tinggi lemak dan lebih rutin olahraga. Cari tahu lebih banyak tips sehat agar terhindar dari penyakit kronis lewat chat dengan dokter di Halodoc. Dokter berpengalam akan memberiksan saran kesehatan terkait kondisi yang dialami.

Diabetes

Lagi-lagi, gaya hidup yang tidak sehat memicu penyakit kronis ini menyerang seseorang. Penyakit ini bisa terjadi atau menunjukkan gejalanya pada mereka yang terhitung masih muda. Kondisi ini menyebabkan tubuh tidak mampu memetabolisme glukosa dan harus mendapatkan suntikan insulin dan tes darah seumur hidupnya untuk menghindari komplikasi yang fatal.

Pada 40 tahun terakhir, jumlah pengidap penyakit ini meningkat 5 kali lipat. Sejumlah kurang lebih 450 ribu orang yang didiagnosis terkena penyakit ini memiliki usia yang sangat muda, seusia kita antara 20-30 tahun. Penyakit ini bisa berkembang dari prediabetes, yang perawatan dan pengobatnnya kurang sehingga berkembang menjadi diabetes di kemudian hari. 

Baca juga: Inilah Penyebab Asam Urat di Usia Muda 

Stroke

Stroke nyatanya tidak hanya menyerang mereka yang berusia lanjut, namun juga bisa dialami oleh orang yang berusia muda. Penyakit yang menduduki peringkat 3 penyebab kematian setelah jantung dan kanker ini merupakan kondisi di saat pasokan darah ke otak terhenti karena adanya penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah. Orang muda bisa saja mengalami kondisi ini akibat tidak bisa menjaga pola makan, merokok, dan kurang olahraga. Tidak hanya itu saja, stroke bisa terjadi karena tekanan darah tinggi, kegemukan, detak jantung tidak teratur dan diabetes.

Kanker Payudara

Bagi perempuan muda, ada baiknya untuk mulai memperbanyak konsumsi sayuran dan buah sejak dini guna mencegah tumbuhnya benjolan di sekitar payudara yang bisa mengakibatkan kanker. Mengonsumsi sayuran bisa menjadi salah satu cara mencegah penyakit kanker payudara. Ini karena kandungan karotenoid yang memberikan warna merah, kuning dan oranye pada buah serta hijau pada sayuran bisa menangkal kanker payudara.

Saat masih muda, jaringan payudara masih berkembang, dan memiliki penyakit payudara jinak. Kemudian akibat pertambahan usia, risiko kanker juga meningkat. Nah, mereka yang memiliki penyakit payudara jinak, beresiko satu setengah atau dua kali lebih banyak terkena kanker payudara ini.

Baca juga: Osteoporosis di Usia Muda, Apa Sebabnya?

Osteoporosis

Osteoporosis adalah kondisi saat tulang berkurang kepadatannya sehingga membuat tulang menjadi keropos. Penyakit ini bisa ditandai dengan beberapa gejala seperti badan membungkuk, sakit punggung, cedera dan berkurangnya tinggi badan.

Penyakit ini identik dengan kurangnya asupan kalsium pada seseorang dan kekurangan vitamin D. Supaya orang dengan usia muda tidak mudah terserang penyakit ini, disarankan mengonsumsi banyak kalsium pada susu yang baik untuk tulang serta perbanyak vitamin D. Penting juga untuk menghindari rokok dan alkohol, serta olahraga yang teratur.

Referensi:
John Hopkins Medicine. Diakses pada 2019. 5 Health Problems You're Actually Not Too Young For.
Woman's Day. Diakses pada 2019. The Most Common Health Concerns in Your 20s, 30s, and Beyond