Redakan Gejala Sindrom Eisenmenger dengan 2 Hal Ini

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
redakan-gejala-sindrom-eisenmenger-dengan-2-hal-ini-halodoc

Halodoc, Jakarta – Ada satu kelainan yang bisa terjadi pada anak yang mesti para orangtua waspadai, yaitu Sindrom Eisenmenger. Sindrom ini merupakan kelainan bawaan yang mengakibatkan bercampurnya darah bersih dengan darah kotor. Anak yang mengidap sindrom ini biasanya akan mengalami gejala seperti mudah lelah dan kulitnya membiru. Namun, ada 2 cara yang bisa ibu lakukan untuk meredakan gejala sindrom Eisenmenger tersebut. Yuk, simak penjelasannya di sini.

Apa Itu Sindrom Eisenmenger?

Sindrom Eisenmenger atau Eisenmenger syndrome adalah sindrom yang terjadi karena adanya kelainan struktur pada jantung. Kondisi ini menyebabkan kelainan peredaran darah dari jantung ke paru-paru. Normalnya, darah yang mengandung oksigen (darah bersih) akan mengalir ke seluruh tubuh. Namun, pada pengidap sindrom Eisenmenger, darah bersih kembali ke paru-paru karena adanya defek seperti lubang di antara ventrikel yang disebut ventricular septal defect (VSD).

Seiring berjalannya waktu, meningkatnya aliran darah ke paru-paru ini bisa menyebabkan pembuluh darah kecil di paru-paru rusak. Kondisi ini pun memicu terjadinya kenaikan tekanan darah paru-paru. Akibatnya, aliran darah akan kembali ke defek jantung dan membuat darah bersih bercampur dengan darah kotor (yang belum masuk ke paru-paru). Darah kotor ini akhirnya akan menyebar ke seluruh tubuh.

Baca juga: Ketahui 3 Penyakit Jantung yang Mengintai Anak

Penyebab Sindrom Eisenmenger

Kebanyakan kasus sindrom Eisenmenger disebabkan karena kelainan bawaan berupa lubang atau saluran yang menghubungkan ruangan kiri jantung dengan ruangan kanan jantung. Kelainan bawaan itu antara lain:

  • Lubang pada septum ventrikel (ventricular septal defect/VSD);

  • Lubang pada septum atrium (atrial septal defect/ASD);

  • Cyanotic heart disease seperti tetralogy of fallot (TOF);

  • Adanya lubang besar di tengah jantung yang mengakibatkan semua ruangan jantung menyatu (atrioventricular canal defect); 

  • Saluran antara pembuluh arteri utama (aorta) dengan pembuluh arteri di paru-paru (arteri pulmonalis). Kelainan ini disebut patent ductus arteriosus (PDA); dan

  • Truncus arteriosus.

Dari semua penyebab di atas, ventricular septal defect dan atrial septal defect merupakan penyebab sindrom Eisenmenger yang paling sering.

Baca juga: Waspada, Jantung TOF Bisa Mengincar Si Kecil

Waspadai Gejalanya

Sindrom Eisenmenger biasanya sudah bisa dilihat saat anak berumur 2 tahun atau lebih, tetapi gejalanya tidak langsung muncul sepenuhnya. Melainkan perlu waktu bertahun-tahun sampai gejala bisa dirasakan pengidap. Pengidap bisa saja baru mulai merasakan keluhan saat beranjak remaja atau dewasa. Berikut ini gejala sindrom Eisenmenger yang mudah dideteksi:

  • Kulit, bibir, jari-jari tangan dan kaki berwarna kebiruan (sianosis);

  • Jari-jari tangan atau kaki melebar dan menggempa (clubbing finger);

  • Kesemutan atau mati rasa pada jari tangan atau kaki;

  • Pusing atau sakit kepala;

  • Perut membengkak;

  • Batuk darah (hemoptoe);

  • Mudah lelah;

  • Jantung berdebar; dan

  • Nyeri dada.

Sebaiknya segera periksakan Si Kecil ke dokter jantung bila ia mengalami gejala di atas. Bila Si Kecil sakit, enggak usah panik, hubungi saja dokter Halodoc. Ibu bisa menghubungi dokter melalui fitur Talk to A Doctor dan berbicara melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja. 

Cara Meredakan Gejala Sindrom Eisenmenger

Meskipun pengidap sindrom Eisenmenger tidak bisa sembuh secara total, tapi ada beberapa tindakan yang bisa dilakukan untuk meredakan gejalanya, antara lain:

1. Buang Darah (flebotomi)

Dokter akan menyarankan untuk melakukan flebotomi bila kadar sel darah merah pengidap terlalu tinggi. Cara ini bertujuan untuk menurunkan jumlah sel darah merah.

2. Transplantasi Jantung dan Paru-paru

Sebagian pengidap sindrom Eisenmenger mungkin perlu menjalani transplantasi jantung dan paru-paru, atau transplantasi paru-paru dengan perbaikan pada lubang jantung. Ibu bisa mendiskusikannya terlebih dahulu dengan dokter jantung mengenai manfaat dan risikonya sebelum memutuskan untuk melakukan prosedur ini.

Baca juga: Bagaimana Mengatasi Sindroma Hunter Pada Anak?

Itulah tindakan yang bisa dilakukan untuk meredakan gejala sindrom Eisenmenger. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.