• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Rekomendasi Olahraga untuk Pengidap Darah Rendah

Rekomendasi Olahraga untuk Pengidap Darah Rendah

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Rekomendasi Olahraga untuk Pengidap Darah Rendah

“Bagi pengidap darah rendah, tidak semua jenis olahraga cocok untuk dilakukan. Olahraga berintensitas sedang, yang tidak melibatkan perubahan postur tubuh secara tiba-tiba bisa jadi pilihan. Namun, ada hal-hal lain juga yang perlu diperhatikan, bila tidak ingin gejala darah rendah kambuh.”

Halodoc, Jakarta – Olahraga teratur penting bagi semua orang untuk tetap sehat. Namun, dengan tekanan darah rendah (hipotensi), kamu mungkin perlu lebih hati-hati dalam melakukan olahraga. Sebab, pengidap kondisi ini rentan mengalami gejala seperti pusing atau kelelahan. 

Menurut laman American Heart Association, tekanan darah normal adalah sekitar 90/60 mmHg – 120/80 mmHg. Jika di bawah 90/60 mmHg, itu termasuk tekanan darah rendah atau hipotensi. Lantas, apa saja olahraga yang direkomendasikan untuk pengidap kondisi ini? 

Baca juga: 4 Buah yang Cocok Dikonsumsi saat Tekanan Darah Rendah

Olahraga untuk Pengidap Darah Rendah

Sebenarnya, agak sulit menentukan jenis olahraga yang tepat untuk pengidap darah rendah. Satu hal pasti yang perlu dilakukan adalah berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai program latihan apa pun. 

Olahraga yang melibatkan perubahan posisi tubuh secara tiba-tiba perlu dihindari, karena bisa memicu gejala, termasuk pusing, penglihatan kabur, dan mual.

Namun, bukan berarti kamu tidak boleh berolahraga jika memiliki tekanan darah rendah. Faktanya, olahraga juga dapat bermanfaat dalam mengobati darah rendah, karena membantu meningkatkan sirkulasi darah.

Jika kamu memiliki tekanan darah rendah, pilihlah aktivitas sedang yang tidak melibatkan membungkuk dan naik dengan cepat ke posisi tegak. Olahraga seperti yoga, jalan santai, dan berenang bisa jadi pilihan.

Baca juga: Perlu Tahu, Ini Tekanan Darah Normal Sesuai Tingkatan Usia

Hal yang Perlu Diperhatikan

Saat berolahraga, lakukan tindakan pencegahan untuk membantu menstabilkan tekanan darah. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan selama melakukan olahraga, jika kamu memiliki darah rendah, yaitu:

  • Karena tubuh membutuhkan darah untuk mencerna makanan, makan makanan kecil sebelum berolahraga dapat membantu.
  • Ubah posisi secara perlahan selama melakukan olahraga. Misalnya, saat akan berdiri setelah melakukan gerakan olahraga dalam posisi duduk. Ini untuk mencegah hipotensi ortostatik.
  • Minum air putih yang banyak untuk mencegah dehidrasi. Jika tubuh kehilangan cairan, gejala darah rendah bisa muncul dan memburuk. 
  • Berolahragalah di tempat yang tersedia pegangan, untuk dipegang saat berdiri, mengubah posisi, atau merasakan gejala pusing.
  • Pertimbangkan untuk memodifikasi gerakan olahraga. Pilihlah jenis olahraga yang banyak melibatkan posisi duduk atau terlentang. Hindari jenis olahraga yang melibatkan banyak gerakan cepat yang tiba-tiba.
  • Bila ingin melakukan beberapa gerakan atau jenis olahraga, beri jeda waktu untuk beristirahat sejenak.

Jika tekanan darah rendah yang dialami terjadi karena penyakit serius seperti jantung dan diabetes, penting untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Biasanya, dokter akan menetapkan batas dan jenis olahraga apa saja yang boleh dilakukan. 

Selama sesi olahraga, jangan lupa juga untuk melakukan pemanasan dan pendinginan dengan benar. Hal ini penting untuk membuat detak jantung perlahan naik dan turun.

Baca juga: Cara Tepat Menjaga Tekanan Darah Tetap Normal

Kamu bisa meningkatkan intensitas olahraga yang kamu lakukan secara bertahap dan perlambat jika mengalami gejala seperti kelemahan, kelelahan yang tidak biasa, denyut nadi tidak teratur, kebingungan atau pusing. 

Setelah berolahraga, lakukan peregangan sambil berdiri atau duduk versus berbaring, dan ingatlah untuk mengubah posisi secara perlahan. Intinya, jangan memaksakan diri saat menjalani olahraga, dan kenali gejala yang muncul.

Bila gejala kamu kambuh setelah berolahraga, segeralah istirahat dan minum air putih yang banyak. Kamu juga bisa gunakan aplikasi Halodoc untuk bicara pada dokter dan beli obat untuk darah rendah yang diresepkan. 

This image has an empty alt attribute; its file name is Banner_Web_Artikel-01.jpeg
Referensi:
Livestrong. Diakses pada 2021. Exercising When You Have Low Blood Pressure.
Healthline. Diakses pada 2021. How Does Exercise Affect Blood Pressure?
Michigan State University. Diakses pada 2021. Managing Postural Hypotension During Exercise.