• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ria Irawan Mengidap Penyakit Kelenjar Getah Bening, Apa Itu?

Ria Irawan Mengidap Penyakit Kelenjar Getah Bening, Apa Itu?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Dikabarkan seorang aktris senior, Ria Irawan, mengidap penyakit kelenjar getah bening. Aktris yang namanya sudah tidak asing lagi bagi publik mengalami gangguan kanker tersebut yang sudah mencapai stadium 4 setelah dipastikan oleh dokter.

Ria Irawan harus mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM). Walau begitu, berbagai unggahan dari sosial medianya mengatakan tubuhnya sudah semakin baik dan mengalami peningkatan. Walau begitu, masih banyak orang yang bingung dengan penyakit kelenjar getah bening. Berikut bahasan lengkapnya!

Baca juga: Ini Cara Memeriksa Kelenjar Getah Bening

Apa Itu Penyakit Kelenjar Getah Bening?

Kelenjar getah bening adalah sebuah struktur bulat kecil yang mempunyai peran penting pada sistem kekebalan tubuh. Terjadinya pembengkakan tersebut umumnya mengindikasikan infeksi yang umum, tetapi juga dapat menandakan kondisi medis. Misalnya gangguan kekebalan tubuh, dan tahap yang parah, kanker.

Kelenjar tersebut berguna untuk mengumpulkan dan menyaring cairan, limbah, dan kuman yang berbahaya jika tidak segera dikeluarkan dari tubuh. Pada tubuh manusia terdapat ratusan kelenjar getah bening. Beberapa kelenjar yang utama berada di bawah rahang, setiap sisi leher, bawah ketiak, dan kedua sisi pangkal paha.

Bagian tersebut juga mengandung sel-sel kekebalan yang dapat membantu melawan infeksi dengan menyerang kuman yang dikumpulkan oleh cairan getah bening pada tubuh. Pembengkakan yang terjadi pada seseorang disebabkan infeksi sementara. Hal ini disebabkan oleh aktivitas sel kekebalan yang berusaha bekerja dengan baik.

Cara Memeriksa Penyakit Kelenjar Getah Bening

Kamu dapat memeriksa jika bagian kelenjar getah bening kamu membengkak dengan cara menekan dengan lembut di tempat utama kelenjar tersebut, seperti pada sisi-sisi di leher. Pembengkakan akan terasa seperti adanya benjolan dan ukurannya menyerupai kacang polong. Walau begitu, mungkin saja ukurannya lebih besar dari itu.

Beberapa orang yang mengalami kelenjar bengkak juga merasakan sakit saat melakukan gerakan secara tiba-tiba atau saat tegang. Beberapa gerakan seperti memutar leher dengan tajam, mengangguk-angguk, atau mengonsumsi makanan yang sulit dikunyah juga dapat mengindikasikan penyakit kelenjar getah bening terjadi apabila timbul rasa sakit.

Jika kamu mempunyai pertanyaan perihal penyakit kelenjar getah bening, dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya, kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan! Selain itu, kamu juga dapat melakukan pemesanan online untuk pemeriksaan fisik di beberapa rumah sakit yang bekerjasama dengan Halodoc.

Baca juga: Ketahui Perbedaan Gejala Pembengkakan dan Kanker Kelenjar Getah Bening

Penyebab Penyakit Kelenjar Getah Bening

Kelenjar getah bening berada di dalam tubuh dengan berkelompok dan masing-masing berguna untuk mengatasi area tertentu pada tubuh. Kamu mungkin akan lebih merasakan pembengkakan di daerah-daerah tertentu, seperti kelenjar getah bening di leher, di bawah dagu, di ketiak, serta di selangkangan. 

Dengan mengetahui lokasi pembengkakan, kamu dapat mengidentifikasi penyebabnya. Penyebab yang paling umum dari hal tersebut adalah infeksi, terutama yang disebabkan oleh infeksi virus. Kemungkinan penyebab lainnya dari penyakit kelenjar getah bening selain infeksi adalah gangguan sistem imun dan kanker.

Cara Diagnosis Penyakit Kelenjar Getah Bening

Dokter umumnya dapat mendiagnosis penyebab pembengkakan kelenjar getah bening dengan melakukan pemeriksaan fisik pada area yang terkena. Selain itu, dokter juga akan melihat gejala serta riwayat kesehatan orang tersebut. Selain itu, kamu juga dapat melakukan tes medis untuk menentukan penyebab pembengkakan. Hal ini umumnya dilakukan dengan tes darah yang berguna melihat tanda-tanda infeksi.

Tes pencitraan juga dapat membantu dokter untuk melihat dengan cermat kelenjar getah bening dan struktur tubuh di sekitarnya. Beberapa tes yang dapat dilakukan adalah:

  • USG.

  • CT Scan.

  • Pemindaian MRI.

Baca juga: Pembengkakan Kelenjar Getah Bening Menjadi Gejala Juvenile Rheumatoid Arthritis

Jika pembengkakan terus terjadi, selama beberapa minggu atau terdapat gejala lainnya, dokter umumnya merekomendasikan biopsi kelenjar getah bening. Hal ini akan dilakukan dengan mengambil bagian dari jaringan kelenjar getah bening dan diperiksa dengan alat kedokteran apabila terdapat gangguan yang terjadi.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Swollen lymph nodes
Medical News Today. Diakses pada 2019. Why are my lymph nodes swollen?