Saat Anak Kena Alergi Susu, Atasi dengan Cara Ini

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Saat Anak Kena Alergi Susu, Atasi dengan Cara Ini

Halodoc, Jakarta - Ada suatu keanehan yang terjadi setelah Si Kecil mengonsumsi susu? Hmm, bisa jadi dirinya alergi terhadap minuman yang satu ini. Alergi susu sendiri merupakan kondisi akibat respons tak normal dari sistem imun setelah mengasup susu. Dalam kebanyakan kasus, kondisi ini biasanya sering dialami oleh anak-anak saat mulai mengonsumsi susu sapi.

Meski begitu, alergi susu juga bisa dialami oleh orang dewasa, lho. Orang dewasa yang mengidap alergi ini biasanya dibawa sejak kecil. Namun, persentase angka kejadiannya memang tergolong rendah.

Baca juga: Yang Terjadi pada Si Kecil Ketika Alergi Susu

Yang perlu ibu ingat, gejala alergi susu ini bisa muncul dalam hitungan menit, jam, atau bahkan muncul setelah beberapa hari mengonsumsi susu. Bagaimana dengan tingkat keparahannya? Ini amat beragam yang bergantung dari jumlah kadar susu yang diminum dan kondisi kesehatan seseorang.

Umumnya, gejala alergi ini bisa berupa gatal atau rasa, seperti disengat di sekitar mulut dan bibir, bengkak pada bibir, lidah atau amandel, batuk, muntah, sesak napas, hingga mengi. Selain itu, ruam kulit dan muntah, juga bisa timbul akibat reaksi alergi susu dalam waktu beberapa jam setelah mengonsumsi susu.

Lantas, bagaimana sih cara mengatasi alergi susu pada anak?

Baca juga: 7 Tanda Mengenali Alergi Susu pada Anak

Penanganan Alergi Susu

Mengatasi alergi susu pada anak memang gampang-gampang susah. Alergi ini sih biasanya akan menghilang dengan sendirinya seiring usia anak bertambah. Tapi, ada juga yang bisa bertahan hingga mereka dewasa.

Pada dasarnya, cara untuk menangani alergi susu dilakukan dengan menghindari konsumsi susu dan makanan atau minuman yang mengandung protein susu. Menghindari konsumsi susu dan makanan olahannya memang merupakan tindakan pengobatan yang terbaik.

Namun sayangnya, usaha ini kadang kala sulit dilakukan, sebab susu merupakan bahan makanan yang banyak digunakan di dalam makanan dan minuman. Nah, andaikan Si Kecil tak bisa menghindari atau ragu ketika ingin memberikannya susu, coba tanyakanlah kepada dokter mengenai makanan atau minuman apa saja yang baik untuk dikonsumsi.

Cara mengatasi alergi susu juga bisa dilakukan dengan pemberian obat-obatan. Misalnya, antihistamin yang bisa digunakan untuk meredakan gejala dan reaksi alergi. Obat ini juga bisa mengurangi ketidaknyamanan saat reaksi alergi menyerang.

Baca juga: Alergi Susu Bisakah Disembuhkan?

Yang peru ibu ketahui, alergi susu bisa menimbulkan reaksi yang serius seperti anafilaksis. Kalau sudah begini, pengidapnya mesti diberikan suntikan adrenalin (epinephrine). Seseorang yang mengalami anafilaksis disarankan untuk dirawat di rumah sakit demi berjaga-jaga jika terjadi reaksi alergi susulan.

Berbeda dengan Intoleransi Laktosa

Ada sebagian orang yang sering menyamakan intoleransi laktosa dengan alergi susu. Padahal, kedua hal tersebut sangatlah berbeda. Alergi susu terjadi ketika sistem imun tubuh bereaksi pada protein yang ada pada susu, sehingga tak menimbulkan keluhan saluran pencernaan. Tapi, alergi susu bisa menimbulkan alergi yang umum, seperti ruam kulit kemerahan yang terasa gatal, atau sesak akibat penyempitan saluran napas.

Lalu, apa akibatnya bila seseorang yang mengidap intoleransi laktosa tetap mengonsumsi susu? Bila tetap nekat mengonsumsinya mungkin akan ada konsekuensi jangka panjang. Tapi, hal ini tak pasti 100 persen terjadi. Untuk sebagian kasus, mungkin saja pengidapnya mengalami kerusakan mikrovili permanen ketika mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung laktosa.

Mikrovili sendiri merupakan bagian usus halus yang berfungsi menyerap nutrisi dan menyalurkannya ke darah. Nah, andaikan organ ini rusak, seseorang bisa saja berisiko untuk mengalami malnutrisi.

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Kamu bisa kok bertanya langsung kepada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!