31 May 2017

Saat Tanya Jawab dengan Dokter, Berikan 5 Pertanyaan Ini

Saat Tanya Jawab dengan Dokter, Berikan 5 Pertanyaan Ini

Halodoc, Jakarta – Saat sedang mengalami masalah kesehatan, diskusi dengan dokter sering kali menjadi satu-satunya jalan untuk menuntaskan segala kecemasan Anda. Di balik harapan yang besar, tentu ada beberapa hal yang patut menjadi concern Anda agar diskusi yang dilakukan tidak sia-sia. Seperti dengan tidak bersikap pasif, dalam artian jangan takut memberi keterangan yang lengkap seputar gejala atau riwayat penyakit dalam keluarga, agar dokter tak salah mengambil penanganan.

Biar bagaimana pun, dokter juga manusia yang tidak bisa membaca pikiran orang begitu saja. Maka itu, usahakan untuk tidak malu bertanya sekalipun pertanyaan tersebut sifatnya sangat rahasia. Sebagai reminder, berikut petanyaan-pertanyaan yang wajib Anda tanyakan ketika sedang melakukan tanya-jawab dengan dokter.

1.  “Apa Benar Saya Mengidap Penyakit Ini?”
Di awal diskusi, ceritakan apa saja keluhan yang Anda alami. Mulai dari bagaimana rasanya, dari bagian tubuh mana letak keluhan berasal, hingga berapa lama Anda sudah mengalaminya. Semakin lengkap informasi yang Anda berikan saat tanya jawab dengan dokter, maka ia akan lebih mudah mengerucutkan diagnosis penyakit yang Anda idap. Setelah itu, barulah keluarkan pertanyaan yang bersifat praduga seperti “Apa benar saya menderita penyakit A?”.

2.  “Apa Maksud Tindakan Ini?”
Setelah Anda menceritakan semua keluhan tersebut, biasanya dokter akan memberi tindakan medis. Misalnya jika keluhan Anda ada pada rahim, pilihan tindakan biasanya jatuh pada USG atau pap smear. Alasan utama dokter melakukan tindakan medis dikarenakan diagnosis sendiri sering tidak bisa dilakukan hanya dengan pemeriksaan fisik. Namun Anda juga bisa menanyakan apa maksud lain dari tindakan tersebut bagi penyakit Anda.

3.  “Apa Penyebab Penyakit Ini?”
Apapun diagnosa dokter setelah tindakan medis, jangan sungkan untuk menanyakan penyebab penyakit yang Anda idap. Sebagai contoh, jika penyakit tersebut adalah dibetes, umumnya sudah jelas disebabkan oleh konsumsi gula yang berlebih. Dengan mengetahui penyebab, Anda akan bisa mengantisipasi dari kemungkinan sakit yang lebih parah.

4.  “Adakah Pantangan yang Harus Dihindari?”
Munculnya penyakit sering kali mengharuskan Anda pantang akan sesuatu, khususnya makanan. Saat tanya jawab dengan dokter masih berlangsung, jangan lewatkan satu pertanyaan ini. Tujuannya, tentu agar pengobatan berjalan maksimal hingga Anda dinyatakan sembuh. Dengan menghindari pantangan, Anda pun bisa hidup lebih sehat dan terhindar dari berbagai penyakit di kemudian hari.

5.  “Perlukah Mencari Opini Kedua?”
Sebelum tanya jawab dengan dokter berakhir, tanyakan pula apa Anda perlu mencari opini kedua alias berdiskusi ke dokter lain. Bila dokter menemukan kasus yang belum pernah ditemui, biasanya mereka juga akan berinteraksi dengan rekannya yang lebih berpengalaman. Jadi, tak ada salahnya juga jika inisiatif itu datang dari Anda.

Dengan menanyakan kelima pertanyaan di atas saat berobat, secara psikis Anda tak lagi harus dirundung kecemasan berlebih yang malah membuat keluhan semakin menjadi. Kuncinya rileks dan jangan pernah sungkan.

Jika Anda belum menemukan waktu yang pas untuk berdiskusi langsung dengan dokter, tak perlu cemas. Kini Anda bisa melakukan tanya jawab dengan dokter pada aplikasi Halodoc. Tanyakan apapun keluhan yang Anda rasa melalui chat, voice call, atau video call secara GRATIS. Tunggu apa lagi? Download aplikasi Halodoc  sekarang juga di Google Play dan App Store.