Sakit Kepala saat Beraktivitas? Waspada Vertigo Positional BPPV

Ditinjau oleh: dr. Fitrina Aprilia
Sakit Kepala saat Beraktivitas? Waspada Vertigo Positional BPPV

Halodoc, Jakarta – Pernahkah kamu merasa sakit kepala yang mendadak menyerang saat tengah beraktivitas? Serangan yang terjadi secara mendadak ini bisa sangat mengganggu aktivitas dan mengacaukan keseimbangan tubuh. Jika iya, bisa jadi kamu mengalami vertigo positional alias BPPV. Apa itu? 

Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV) adalah salah satu jenis vertigo yang paling umum terjadi. Kondisi ini terjadi karena adanya endapan yang terbentuk di bagian telinga dalam, sehingga mengganggu keseimbangan tubuh. Selain itu, ada beberapa kondisi lain yang bisa memicu terjadinya serangan vertigo mulai dari cedera pada vestibular, stroke, cedera kepala, cedera leher, hingga penyakit Meniere. Biar lebih jelas, cari tahu apa yang dimaksud dengan BPPV dan bagaimana cara menanganinya. 

Baca juga: Penyebab Vertigo yang Perlu Diketahui

Benign Paroxysmal Positional Vertigo dan Cara Menanganinya 

Gejala khas dari kondisi ini adalah sensasi berputar dan sakit kepala yang bisa tiba-tiba menyerang, terutama saat sedang beraktivitas. Saat gejala ini muncul, pengidapnya sangat mungkin mengalami masalah dan merasa tidak nyaman. Meski begitu, ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengendalikan vertigo, sehingga tidak terlalu sering kambuh, salah satunya dengan melakukan perubahan gaya hidup. 

Nyatanya, menjalani gaya hidup sehat bisa menjadi salah satu cara terbaik untuk mencegah serangan vertigo sering kambuh. Di antaranya: 

  • Mengelola Stres 

Orang dengan riwayat vertigo disarankan untuk mengelola dan sebisa mungkin menghindari stres. Sebab, hal ini nyatanya menjadi salah satu pemicu serangan sakit kepala muncul. Mengontrol serta mengurangi kondisi stres bisa menurunkan frekuensi vertigo kambuh. Cobalah untuk mempraktikkan meditasi dan teknik pernapasan dalam. 

  • Hindari Begadang 

Kurang tidur di malam hari bisa meningkatkan risiko serangan vertigo muncul. Stres fisik yang terjadi karena kurang tidur nyatanya bisa menjadi penyebab sakit kepala vertigo menyerang. Jika vertigo menyerang di tengah aktivitas, cobalah untuk mengambil istirahat sejenak atau tidur sebentar. Cara ini biasanya cukup ampuh menghilangkan gejala vertigo yang muncul. 

Baca juga: 4 Kebiasaan yang Dapat Menjadi Faktor Penyebab Vertigo

  • Banyak Minum Air Putih 

Kurang minum air putih bisa meningkatkan risiko dehidrasi atau kekurangan cairan dalam tubuh. Nah, kondisi ini sering ditandai dengan gejala sakit kepala atau vertigo. Untuk menghindarinya, pastikan untuk selalu memenuhi kebutuhan asupan air dalam tubuh. Pada orang dewasa, kebutuhan air harian adalah sekitar 2 liter atau setara dengan 8 gelas air putih. 

  • Hindari Konsumsi Alkohol 

Kebiasaan mengonsumsi alkohol nyatanya bisa meningkatkan risiko vertigo menyerang. Sebab, alkohol bisa mengubah komposisi cairan di telinga bagian dalam dan meningkatkan risiko vertigo. Selain itu, konsumsi minuman beralkohol bisa meningkatkan risiko dehidrasi yang berujung pada gejala sakit kepala. 

Pengidap vertigo harus benar-benar memperhatikan kondisi tubuh dan selalu berhati-hati. Sebab, saat gejala muncul kamu bisa saja kehilangan keseimbangan yang bisa menyebabkan jatuh dan cedera serius. Saat gejala ini muncul, cobalah untuk duduk pada permukaan yang datar untuk menghindari jatuh. Pastikan juga untuk selalu melakukan pemeriksaan kesehatan rutin serta terapi untuk mengontrol vertigo agar tidak mudah kambuh. 

Baca juga: Jarang Diketahui, Ini 5 Fakta Seputar Vertigo

Punya masalah kesehatan dan butuh saran dokter? Pakai aplikasi Halodoc saja. Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:
Science Daily (Diakses pada 2019). Vertigo Can Be Treated Easily And Quickly
Healthline (Diakses pada 2019). 10 Home Remedies for Vertigo
Mayo Clinic (Diakses pada 2019). Benign paroxysmal positional vertigo (BPPV)