Salah Bantal Pasca Mudik, Atasi dengan 5 Cara Ini

Salah Bantal Pasca Mudik, Atasi dengan 5 Cara Ini

Halodoc, Jakarta – Pada momen lebaran, mudik menjadi aktivitas tahunan yang dilakukan agar dapat berkumpul dengan keluarga di hari raya idulfitri. Perjalanan yang cukup panjang, moda transportasi hingga kenyamanan perjalanan terkadang menjadi beberapa faktor yang harus dipikirkan sebelum memutuskan untuk mudik.

Baca juga: Badan Terlalu Lelah Dapat Memicu Terjadinya Nyeri Otot

Banyak dampak buruk khususnya pada kesehatan jika tidak mempersiapkan momen mudik dengan baik. Pegal, sakit kepala, hingga rasa nyeri karena salah bantal bisa dirasakan akibat persiapan mudik yang kurang matang.

Rasa nyeri yang diakibatkan salah bantal biasanya dirasakan oleh pemudik yang menggunakan moda transportasi darat seperti mobil, bus atau kereta. Biasanya, perjalanan waktu yang cukup panjang menjadi alasan mengapa kamu mengalami gangguan ini pada kesehatan.

Rasa nyeri pada bagian leher yang membuat pengidapnya tidak bisa menoleh ke kanan atau ke kiri biasa dikenal dengan kondisi salah bantal. Secara medis, kondisi salah bantal ini dikenal dengan istilah muscle strain. Ketika tidur dalam perjalanan, bagian leher hingga kepala kemungkinan berada dalam posisi yang tidak sesuai dan tidak nyaman dalam waktu yang cukup lama.

Kondisi ini membuat otot bagian leher menjadi tegang dan menyebabkan rasa nyeri yang cukup hebat. Salah bantal diakibatkan karena adanya iritasi pada otot atau otot mengalami robek.

Umumnya, masalah salah bantal dapat hilang dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari. Namun, terkadang rasa nyeri yang diakibatkan salah bantal dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, jadi tidak ada salahnya untuk mengetahui cara untuk mengatasi masalah salah bantal ini, yaitu:

1. Istirahat

Jika kamu mengalami rasa nyeri yang disebabkan salah bantal segera istirahatkan otot leher. Terlalu banyak pergerakan pada bagian otot leher menyebabkan rasa nyeri yang semakin kuat.

2. Gerakan Secara Perlahan

Tidak ada salahnya untuk menggerakan bagian otot leher secara perlahan. Terlalu banyak istirahat menyebabkan otot leher menjadi lemah yang dapat memperlambat proses penyembuhan. Lakukan gerakan secara perlahan dan hati-hati agar proses penyembuhannya bisa berjalan lebih cepat.

3. Kompres dengan Es Batu

Sebaiknya kompres bagian otot leher yang nyeri dengan es batu yang telah dibalut oleh handuk lembut. Sensasi dingin yang keluar dari es batu dapat mengurangi rasa nyeri yang dirasakan serta mengurangi pembengkakan akibat adanya otot yang tertarik atau robek. Kompres bagian yang nyeri selama 20 menit setiap jamnya, dan lakukan hingga rasa nyeri berkurang.

4. Kompres dengan Air Hangat

Setelah mengompres bagian otot leher dengan handuk dingin, tidak ada salahnya untuk melanjutkan proses kompres dengan air hangat. Mengompres bagian otot yang tegang atau tertarik dengan air hangat membantu proses pengenduran otot yang menegang.

5. Perhatikan Posisi Penggunaan Bantal

Setelah rasa nyeri berkurang, sebaiknya perhatikan posisi leher ketika tidur. Pilih bantal yang nyaman agar rasa nyeri pada bagian leher dapat berkurang. Kamu juga harus menjaga posisi kepala saat tidur.

Untuk mengatasi masalah sakit pada bagian leher, kamu juga bisa gunakan aplikasi Halodoc untuk bertanya langsung pada dokter mengenai penanganan masalah salah bantal atau nyeri otot. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga melalui App Store atau Google Play sekarang juga!

Baca juga: Nyeri Otot Habis Olahraga, Boleh Langsung Dipijat?