• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Sarapan Sehat untuk Si Kecil, Begini Tipsnya

Sarapan Sehat untuk Si Kecil, Begini Tipsnya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Penting bagi anak-anak untuk sarapan sehat, sehingga bisa mengisi ulang energi mereka setelah tidur, apalagi otak dan tubuh mereka masih berkembang. Sayangnya, 20-30 persen anak-anak dan remaja cenderung melewatkan sarapan. Padahal, sarapan sehat bisa praktis dan mudah bagi orangtua dan anak untuk membuatnya.

Mengapa sarapan penting bagi Si Kecil? Sarapan adalah makanan yang memicu awal hari sekolah. Setelah tidur malam, otak dan tubuh membutuhkan bahan bakar untuk beroperasi. Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang makan sarapan sehat memiliki kinerja akademis yang lebih baik daripada anak-anak yang tidak sarapan.

Sarapan Terbaik untuk Si Kecil

Apa cara terbaik untuk mengembalikan kinerja tubuh dan otak supaya siap beraktivitas? Mengonsumsi biji-bijian utuh, serat, dan protein adalah jawabannya. Mengapa serealia utuh dan bukan sereal manis atau kue kering kemasan? Sereal manis dan biji-bijian olahan menyebabkan kenaikan cepat kadar gula darah, yang turun dengan cepat. Ini dapat membuat Si Kecil cepat merasa lapar, rewel, dan mengantuk. 

Biji-bijian utuh diserap oleh tubuh lebih lambat, sehingga Si Kecil tidak mendapatkan lonjakan gula darah. Selain itu, kandungan serat dan protein lebih cenderung membuat perut Si Kecil merasa bahagia sampai waktu ngemil atau makan siang.

Baca juga: 5 Alasan Pentingnya Sarapan untuk Anak

Tips Sarapan Sehat untuk Si Kecil

Jantung yang sehat dimulai dengan sarapan sehat. Sarapan bisa diibaratkan sebagai mengisi "tangki kosong" dengan bahan bakar. Sarapan juga bisa menjadi penentu anak-anak dapat mempertahankan atau menurunkan berat badan. Apalagi anak-anak yang melewatkan sarapan sering mengira rasa lapar karena sakit perut. Untuk mengatasinya, berikut tips sarapan sehat yang perlu diberikan pada Si Kecil:

  • Berikan sereal gandum dan roti dengan setidaknya 4 gram serat.

  • Untuk membuat pancake lebih sehat, cobalah pancake gandum utuh.

  • Sebelum pergi rekreasi saat weekend, sebelumnya makan sarapan dan rencanakan makan siang bersama Si Kecil.

  • Beri anak Si Kecil sarapan yang sehat. Pastikan memiliki setidaknya 3 kelompok makanan yang diwakili.

  • Cobalah irisan melon atau buah lainnya untuk sarapan sebagai variasi.

  • Pastikan setiap anggota keluarga mengisi bahan bakar dengan sarapan sehat setiap hari.

  • Mulailah dengan karbohidrat, protein dan sedikit lemak agar bertahan dalam setiap aktivitas

Pilihan Sarapan yang Sehat untuk Si Kecil.

2. Sarapan berbasis telur

Telur adalah bahan sarapan pokok, karena mudah disiapkan, serbaguna, dan mengandung protein berkualitas tinggi dan nutrisi lainnya. Protein dalam telur sangat penting bagi anak-anak yang sedang tumbuh karena membantu membangun otot dan jaringan tubuh. Selain itu, dibandingkan dengan sereal, telur dapat membuat anak-anak merasa lebih kenyang sepanjang pagi. 

Terlebih lagi, kuning telur adalah sumber antioksidan seperti lutein dan zeaxanthin, yang bermanfaat bagi kesehatan mata dan otak. Anak-anak usia 8 dan 9 tahun yang makan lebih banyak makanan kaya lutein memiliki kadar lutein yang lebih tinggi di retina mereka. Ini dikaitkan dengan peningkatan kinerja akademik, termasuk skor yang lebih baik dalam matematika dan bahasa tertulis. Dengan telur, ibu bisa menyiapkan sarapan seperti omelet, orak-arik, telur rebus, dan pilihan lainnya. 

Baca juga: 5 Menu Sarapan untuk Hari Pertama Sekolah

2. Gandum Utuh yang Sehat

Biji-bijian utuh, termasuk beras merah, gandum utuh, gandum, quinoa, sorgum, dan millet, lebih sehat daripada biji-bijian olahan karena mereka lebih tinggi serat, protein, vitamin, dan mineral. Anak-anak yang memiliki kelebihan berat badan, dengan makan 3 porsi makanan biji-bijian setiap hari memiliki indeks massa tubuh (BMI) yang lebih rendah, lingkar pinggang, dan persentase lemak tubuh. Bisa dikatakan gandum atuh baik untuk diet anak yang mengalami obesitas.

3. Pilihan Sarapan yang Dapat Diminum

Sarapan smoothie adalah cara mudah untuk mengemas seluruh makanan menjadi minuman. Mereka juga merupakan cara yang baik untuk menambahkan buah dan sayuran ekstra ke dalam diet anak. Smoothie buah dapat menjadi pilihan sarapan di sekolah.

Untuk smoothie sarapan sehat, gunakan seporsi kecil buah segar atau beku tanpa pemanis. Tambahkan segenggam sayuran hijau, sesendok mentega kacang untuk lemak sehat, dan susu, yoghurt, atau satu porsi kacang polong untuk protein.

Baca juga: 6 Makanan Sehat Agar Si Kecil Semangat Setiap Pagi

Masih penasaran bagaimana mencukupi gizi dan nutrisi Si Kecil melalui sarapan? Kamu juga bisa berdiskusi pada dokter ahli melalui aplikasi Halodoc, lho. Tanpa perlu repot, komunikasi dengan dokter dapat dilakukan kapan dan di mana saja!

Referensi:

Healthline. Diakses pada 2019. 25 Healthy Breakfast Ideas for Kids