Seberapa Penting Balita untuk Medical Check Up?

Pemeriksaan fisik, pertumbuhan anak, medical check up untuk balita

Halodoc, Jakarta - Tiga tahun pertama kehidupan balita merupakan masa emas bagi pertumbuhan dan perkembangan otaknya. Perkembangan inilah yang nantinya akan memengaruhi pertumbuhan kemampuan lain, seperti motorik halus dan kasar. Maka itu, tahapan ini sudah sebaiknya diawasi dengan baik.

Salah satu langkah yang bisa kamu lakukan sebagai orangtua adalah dengan menjalani tes kesehatan atau medical check up. Melalui medical check up, ibu dan ayah bisa mengetahui jawaban dari pertanyaan-pertanyaan terkait tumbuh kembang, perilaku, pola tidur, pola makan, dan kemampuan sosialisasi yang menunjang perkembangan anak. Jawaban tersebut bisa ibu dan ayah ketahui secara lengkap melalui pemeriksaan kesehatan yang menyeluruh.

Berbagai penelitian menyebutkan bahwa tiga tahun pertama kehidupan balita adalah masa periode emas tumbuh kembang otaknya. Perkembangan inilah yang kemudian memengaruhi pertumbuhan kemampuan lain, seperti motorik halus dan kasar. Oleh karena itu, tahapan ini seharusnya diawasi dengan baik.

Baca juga: Tips Memilih Sikat Gigi untuk Anak

Memang pada dasarnya tes kesehatan tidak memandang usia, anak maupun orang tua dapat melakukannya. Pasalnya, pemeriksaan ini merupakan kebutuhan dasar dan hak setiap orang untuk menjaga kesehatan. Dengan melakukan medical check up, apabila ada kelainan pada balita, penanganan dan pengobatannya dapat dilakukan sedini mungkin.

Secara umum, berikut adalah pemeriksaan yang perlu dilalui balita saat melakukan medical check up:

  1. Pemeriksaan Fisik

Pemeriksaan ini dilakukan pada tubuh bagian luar Si Kecil. Tubuh akan diperiksa secara detail untuk mengetahui ada sesuatu yang janggal atau tidak. Selain itu, pemeriksaan fisik juga bisa menjadi media untuk mengetahui apakah tumbuh kembang anak sudah sesuai dengan usianya atau belum.

  1. Pemeriksaan Laboratorium

Pemeriksaan ini dilakukan untuk memantau kondisi anggota tubuh anak bagian dalam, misalnya hati, jantung, lambung, usus, dan lainnya.

Baca juga: Kenalan dengan Abses Gigi pada Anak

  1. Pemeriksaan Khusus

Pemeriksaan ini akan dilakukan sesuai dengan kondisi kesehatan anak ketika melakukan medical check up. Nyatanya, medical check up bukan hanya untuk mengetahui dan mencegah keparahan suatu penyakit. Langkah ini dilakukan juga menjadi sarana belajar anak untuk selalu menjaga kesehatannya dengan baik dan benar. Jika medical check up dikombinasikan dengan kebiasaan mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, tentu kesehatan balita kamu akan semakin terjaga.

Tujuan Medical Check Up

Medical Check Up (MCU) dilakukan pada balita dengan tujuan yang tidak jauh berbeda dengan orang dewasa, yaitu untuk mengetahui status kesehatannya. Namun, pelaksanaannya seperti waktu dan jenis pemeriksaan MCU pada anak-anak berbeda dengan MCU pada orang dewasa.

MCU pada balita sebenarnya sudah dapat dilakukan sejak ia lahir. Pemeriksaan kesehatan ini juga bisa dilakukan secara rutin bersamaan dengan jadwal imunisasinya. MCU pada balita pun dapat dilakukan dalam keadaan sehat. Maka itu, pemeriksaan ini bisa disebut juga dengan sebutan well child care.

Baca juga: Orang Tua Perlu Tahu, Faktor Risiko Radang Gusi pada Anak

Pemeriksaan juga dilakukan dengan cara screening untuk mengetahui penyakit atau kelainan bawaan, seperti fungsi tiroid (kelenjar gondok), enzim pada permukaan sel darah merah, dan pemeriksaan toraks. Semakin dini diketahui dan dilakukan intervensi, diharapkan tumbuh kembang anak nantinya akan lebih optimal.

Banyak sekali kan manfaat dan tujuan yang bisa diperoleh melalui MCU untuk balita? Jadi, sudah saatnya ibu dan ayah periksakan kesehatan Si Kecil secara berkala, supaya ia bisa tumbuh dan berkembang dengan sempurna. Ibu dan ayah bisa melakukan pemeriksaan kesehatan atau medical check up dengan langsung membuat janji dengan rumah sakit pilihan melalui aplikasi Halodoc. Mudah bukan? Yuk download aplikasi Halodoc sekarang!