• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Seberapa Penting Vaksin Flu untuk Keluarga di Musim Pancaroba?

Seberapa Penting Vaksin Flu untuk Keluarga di Musim Pancaroba?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Vaksinasi memang tidak membuat seseorang kebal 100 persen terhadap penyakit tertentu. Namun setidaknya, dengan melakukan vaksinasi, proses penyembuhan dari penyakit dapat berjalan lebih cepat. Nah, seberapa penting vaksin flu dilakukan saat musim pancaroba datang? Berikut ini penjelasan mengenai pentingnya vaksin flu dan langkah lain yang harus dilakukan guna mencegah penyakit flu saat musim pancaroba.

Baca juga: Siapa Sajakah yang Perlu Vaksinasi Flu?

Seberapa Penting Vaksin Influenza Dilakukan?

Saat masuk musim pancaroba, ada banyak kuman dan virus yang mengintai. Umumnya virus akan menyebabkan penyakit flu. Bukan hanya flu saja, musim pancaroba akan meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit batuk, pilek, serta demam. Flu sendiri memiliki gejala umum, seperti bersin-bersin, pilek, dan rasa panas pada tubuh yang tidak disertai dengan kenaikan suhu. 

Bukan itu saja, pengidap flu juga akan mengalami rasa kering pada tenggorokan saat menelan. Kondisi tersebut dikenal dengan istilah panas dalam. Flu adalah penyakit musiman yang dialami saat musim pancaroba. Penyakit ini menyerang semua orang di berbagai macam usia, tidak terkecuali pada bayi. Nah, vaksin influenza menjadi salah satu langkah yang dilakukan guna mencegah serangan flu semakin bertambah parah.

Vaksin ini sudah dapat dipakai dari bayi, hingga seorang lanjut usia. Pemberiannya lebih disarankan dilakukan sejak bayi, balita, atau seorang lanjut usia, karena dinilai memiliki sistem kekebalan tubuh yang rendah. Jika diberikan pada seorang lanjut usia, vaksin dapat mempercepat proses penyembuhan flu serta meringankan gejala yang muncul. Untuk mendapatkan kekebalan yang maksimal, vaksin ini harus diulangi setiap tahunnya.

Baca juga: Pentingnya Vaksin Flu untuk Anak di Masa Pandemi

Bukan Hanya Vaksin Saja, Ini Langkah Mencegah Flu

Flu, atau yang bisa disebut juga dengan influenza merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus influenza. Virus tersebut dapat menyerang tubuh secara tiba-tiba hanya dalam beberapa jam saja. Gejala yang muncul biasanya berlangsung selama seminggu.

Masa inkubasinya sendiri tergolong singkat, hanya dalam 3 hari setelah pengidap terinfeksi. Pada hari ketiga sampai ketujuh, itu adalah waktu flu paling menular. Selain menggunakan vaksin flu, berikut ini sejumlah langkah untuk mencegah penularan flu:

  1. Jangan berbagi peralatan pribadi dengan orang lain. 
  2. Jangan menyentuh mata, hidung, atau mulut sebelum mencuci tangan, atau tangan sedang kotor.
  3. Konsumsi suplemen atau vitamin yang dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh, seperti vitamin C.
  4. Menggunakan masker saat bepergian, terutama saat berada di fasilitas umum.
  5. Gunakan masker saat tengah mengalami flu agar tidak terjadi penularan ke orang lain.
  6. Mencuci tangan secara teratur menggunakan air mengalir dan sabun. Setelah mencuci tangan, gunakan hand-sanitizer berbahan dasar alkohol jika perlu. 
  7. Bersihkan benda yang sering disentuh dengan cairan desinfektan secara teratur.

Baca juga: Ini Pentingnya Lakukan Vaksin Flu pada Anak di Era New Normal

Untuk mengetahui bagaimana prosedur vaksin flu dilakukan, kamu bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi Halodoc, ya. Diskusikan juga dengan dokter jika sejumlah langkah pencegahan tersebut tidak dapat menghindarimu dari penyakit flu. Meski tidak berbahaya, tetapi penyakit ini mudah sekali menular dan menimbulkan rasa tidak nyaman di hidung. Jadi, waspadai risiko penularannya, ya.

Referensi:
CDC. Diakses pada 2020. Healthy Habits to Help Prevent Flu.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Influenza (Flu). 
NIH. Diakses pada 2020. Flu.