• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Seberapa Seringkah Kucing Harus Minum Air?

Seberapa Seringkah Kucing Harus Minum Air?

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
undefined

Halodoc, Jakarta – Sama seperti manusia, kucing peliharaan pun perlu mendapatkan asupan cairan yang cukup setiap harinya agar tidak mengalami dehidrasi. Tubuh kucing 80 persennya terdiri atas komponen air, sehingga hewan tersebut perlu minum air yang cukup untuk menjaga kesehatannya dan menggantikan cairan yang secara rutin hilang melalui urine, feses dan pernapasan.

Bila kucing tidak mendapatkan asupan cairan yang dibutuhkannya setiap hari, hewan tersebut bisa mengalami dehidrasi. Masalah kesehatan tersebut bisa menyebabkan komplikasi yang serius tidak hanya kepada manusia, tapi juga hewan peliharaan. Lantas, seberapa seringkah kucing harus minum air? Berikut ulasannya.

Berapa Banyak Air yang Dibutuhkan Kucing?

Saat kucing peliharaan kamu mengonsumsi lebih banyak kalori dan menghasilkan lebih banyak limbah metabolik, ia membutuhkan lebih banyak air untuk menjaga suhu tubuhnya. Secara umum, kucing dewasa harus minum air dalam jumlah yang kurang lebih sama (dalam mililiter) dengan jumlah kilo kalori yang dimakan setiap hari. Jadi, apakah kucing harus sering minum?

Makanan kucing kering mengandung 7-12 persen air, sedangkan makanan kaleng mengandung air hingga 80 persen. Kucing yang hanya makan makanan kering tidak mendapatkan banyak asupan air dari makanannya seperti kucing yang mengonsumsi makanan kaleng. Jadi, mereka harus sering minum air untuk menambah asupan cairannya.

Baca juga: Makanan Basah atau Kering untuk Kucing, Mana yang Lebih Baik?

Waspada Tanda-tanda Dehidrasi pada Kucing

Kucing bisa mengalami dehidrasi ketika asupan cairannya berkurang atau ia kehilangan banyak cairan. Ada banyak hal yang bisa menjadi penyebab dehidrasi pada kucing, antara lain kepanasan saat cuaca panas, aktivitas yang meningkat, atau serangan muntah atau diare.

Oleh karena itu, penting bagi pemilik kucing untuk mengenali tanda-tanda dehidrasi pada kucing berikut ini:

  • Mata cekung.
  • Lesu.
  • Tidak nafsu makan.
  • Bibirnya kering.
  • Denyut jantung meningkat.
  • Terengah-engah.

Baca juga: Apa yang Menyebabkan Kucing Muntah?

Apa yang Harus Dilakukan saat Kucing Dehidrasi?

Dehidrasi mungkin saja menjadi pertanda adanya masalah mendasar yang serius. Bila kamu curiga kucing peliharaan kamu mengalami dehidrasi, segera bawa ia ke dokter hewan. 

Kamu bisa memeriksa sendiri di rumah apakah kucing kamu mengalami dehidrasi dengan mengangkat kulit di belakang leher kucing atau di antara tulang belikat secara perlahan. Kecuali bila kucing terlalu gemuk atau terlalu kurus, kulitnya seharusnya akan segera kembali ke posisi semula. Namun, bila kucing mengalami dehidrasi, kulit yang terangkat mungkin tidak segera kembali ke posisi semula.

Namun, sering kali tanda-tanda dehidrasi tidak begitu jelas dan hanya dokter hewan yang bisa memberikan diagnosis dan pengobatan yang tepat. Kamu bisa bertanya pada dokter hewan di Halodoc untuk membantu memastikan apakah kucing peliharaan kamu mengalami dehidrasi atau tidak. Caranya, hubungi dokter hewan melalui Video/Voice Call dan Chat, lalu beritahu gejala yang dialami kucing sedetail mungkin pada dokter.

Baca juga: 5 Masalah Kesehatan yang Umum Dialami Kucing

Cara Memenuhi Kebutuhan Cairan Kucing Setiap Hari

Berikut cara-cara yang bisa dilakukan untuk memenuhi kebutuhan asupan cairan kucing setiap hari untuk mencegah ia mengalami dehidrasi:

  • Sediakan air bersih untuk kucing peliharaan setiap saat, dan gantilah air sesering mungkin untuk menjaga kebersihannya. Selain itu, jangan lupa untuk mencuci mangkuk air hewan peliharaan kamu tersebut setiap hari untuk mencegah pembentukan bakteri.
  • Amati kucing untuk mengetahui preferensinya untuk mendapatkan air. Beberapa kucing lebih suka mangkuk tertentu, sementara yang lain lebih suka minum air dari keran. Kucing lain lebih menyukai minum dari tabung air mancur yang bisa ditemukan di banyak toko hewan peliharaan. Cobalah untuk menempatkan beberapa mangkuk air di berbagai sudut rumah agar kucing lebih mudah mendapatkan air.
  • Bila kucing kamu baru sembuh dari diare atau muntah, beri ia es batu untuk dijilat terlebih dahulu dan berikan sedikit air secara berkala.
  • Pantau asupan air kucing kamu. Bila kamu memperhatikan ia minum lebih banyak atau lebih sedikit dari biasanya, sebaiknya periksakan kucing ke dokter hewan.

Itulah penjelasan mengenai seberapa sering kucing harus minum air. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga untuk membantu kamu menjaga kesehatan hewan peliharaan sehari-hari.



Referensi:
WebMD. Diakses pada 2021. Dehydration in Cats.