09 January 2019

Sedang Hamil, Ini Tips Hubungan Intim Sehat untuk Calon Ibu

  Sedang Hamil, Ini Tips Hubungan Intim Sehat untuk Calon Ibu

Halodoc, Jakarta - Saat seorang wanita dinyatakan hamil, akan menjadi kebahagiaan untuk ia dan pasangannya. Bagi pria, hal ini berarti ia harus lebih berhati-hati mengajak sang istri yang tengah hamil melakukan hubungan intim. Wanita biasanya merasa khawatir dengan hal ini karena takut terjadi gangguan pada pertumbuhan janin di dalam kandungan.

Sebenarnya, berhubungan intim sehat saat hamil bisa dilakukan sejauh pasangan atau kedua belah pihak masih nyaman dalam melakukannya. Selain itu, bayi di dalam kandungan dilindungi oleh cairan amnion, sehingga hubungan intim tidak memengaruhi perkembangan bayi. Berhubungan intim pada masa kehamilan bisa memberikan serangkaian manfaat.

Agar saat melakukan hubungan intim tidak menimbulkan masalah, ini tips hubungan intim sehat yang bisa kamu dan pasangan lakukan:

  • Tetap Tenang

Melakukan hubungan intim sehat selama hamil aman dilakukan. Hubungan intim boleh dilakukan sampai saat air ketuban pecah. Alasannya, janin di dalam kandungan terlindungi sehingga Mr P suami tidak melukai janin di dalam.

Hubungan intim memberi manfaat seperti menurunkan tekanan darah, membuat tidur nyenyak, mengurangi sedikit rasa sakit yang wanita rasakan selama proses kehamilan, dan mengurangi sakit kepala.

Hal yang perlu dilakukan adalah tetap senang selama melakukannya. Beberapa wanita hamil juga mungkin mengalami perdarahan selama atau setelah hubungan intim. Ia juga mungkin akan merasakan kram. Semua hal tersebut adalah hal yang normal, namun saat pemeriksaan dokter kamu harus menceritakannya. Jika terjadi perdarahan yang cukup banyak, maka kamu harus segera menemui dokter.

Baca Juga:  Berhubungan Intim yang Ideal Itu Berapa Kali Seminggu Sih?

  • Temui Dokter Kandungan Bersama

Meskipun umumnya disepakati bahwa hubungan intim aman dilakukan selama hamil, namun kamu tetap perlu mendiskusikannya dengan dokter. Hal ini karena dokter yang lebih tahu situasi khusus yang kamu alami selama kehamilan. Jika kamu mengalami gejala seperti seperti perdarahan, keputihan, atau keguguran sebelumnya, maka dokter memiliki beberapa pedoman untuk diikuti.

Selain itu, pastikan bahwa pasangan datang bersama menemui dokter. Minta agar pasangan mengajukan beberapa pertanyaan pada dokter yang mungkin menyebabkan ia merasa kurang yakin saat melakukan hubungan intim. Mendengar langsung dari dokter dapat membuat kamu dan pasangan lebih nyaman saat hendak melakukan hubungan intim.

  • Lakukan Setelah Trimester Pertama

Sperma mengandung senyawa prostaglandin yang dapat menyebabkan rasa mulas. Oleh karena itu, wanita hamil yang usia kandungannya masih muda tidak disarankan berhubungan intim terlebih dahulu demi menghindari kontraksi dan keguguran. Selain itu, kondisi istri akan sering mengalami mual dan muntah. Bila kondisinya seperti ini, biasanya dorongan gairah pun akan ikut menurun. Lalu, berhubungan intim saat hamil trimester pertama juga masa rawan bagi kandungan karena janin dan ari-arinya belum terbentuk dengan sempurna.

Baca Juga:  Tips Berhubungan Intim Sesuai Trimester Kehamilan

  • Lakukan dengan Posisi yang Nyaman

Memasuki trimester kedua, perut ibu hamil otomatis mulai membesar. Cermati posisi saat berhubungan agar keduanya merasa nyaman. Hindari posisi telentang karena posisi ini dapat menekan perut dan menyebabkan penekanan pada pembuluh darah di daerah perut. Posisi berhubungan intim saat hamil tua yang disarankan adalah posisi miring (spoon position), duduk (sitting dog), atau wanita di atas (woman on top).

Baca Juga:  5 Posisi Aman Berhubungan Intim Saat Hamil

Itulah beberapa tips hubungan intim sehat selama kehamilan. Beberapa tips tersebut bertujuan agar kondisi baik ibu dan bayi dalam kandungan terus aman dan sehat. Ada baiknya juga untuk mendiskusikan hal ini terlebih dahulu dengan dokter yang sekarang bisa kamu lakukan secara online melalui aplikasi Halodoc. Ayo, download aplikasi Halodoc sekarang di Google Play dan App Store smartphonemu!