• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Segala Hal yang Perlu Diketahui Mengenai Bipolar Herediter

Segala Hal yang Perlu Diketahui Mengenai Bipolar Herediter

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Segala Hal yang Perlu Diketahui Mengenai Bipolar Herediter

Halodoc, Jakarta - Jika kamu kerap mengalami perubahan suasana hati yang terjadi secara tiba-tiba, mungkin saja hal ini disebabkan oleh bipolar. Masalah kesehatan mental ini dapat menyebabkan pengidapnya merasa sangat bahagia dan dalam seketika berubah menjadi sedih tanpa adanya sebab yang pasti. Kamu juga perlu tahu tentang bipolar herediter, yang merupakan gangguan disebabkan oleh faktor keturunan. Berikut ulasannya!

Apa Itu Bipolar Herediter?

Gangguan bipolar adalah kondisi kesehatan mental yang berkaitan dengan suasana hati. Pengidapnya dapat berganti-ganti antara periode suasana hati yang positif (mania) dengan suasana hati yang negatif (depresi). Perubahan pada suasana hati ini dapat terjadi secara tiba-tiba, bahkan dalam hitungan detik. Maka dari itu, kamu harus segala hal yang dapat menjadi penyebab gangguan ini.

Baca juga: Kenali Fase Gejala Gangguan Bipolar

Sejauh ini memang gangguan bipolar dan penyebabnya belum dipahami secara baik. Disebutkan jika adanya kemungkinan risiko dari hubungan antara riwayat keluarga dengan gangguan mental ini, atau disebut juga dengan bipolar herediter. Memang ditemukan adanya peran dari komponen genetik dalam gangguan bipolar dan masalah mental lainnya.

Seseorang yang memiliki kerabat dengan penyakit ini memiliki peningkatan risiko rata-rata sepuluh kali lipat untuk mengembangkannya. Risiko yang ada bahkan dapat meningkat jika terjadi pada kerabat dekat. Faktor genetik disebut-sebut menyumbang sekitar 60 hingga 80 persen dari penyebab seseorang mengidap bipolar herediter. Meski risikonya ada, bukan berarti kamu pasti mengidapnya.

Faktanya, gangguan bipolar secara keseluruhan dianggap sebagai salah satu masalah kesehatan mental yang paling rentan untuk diwariskan berdasarkan tinjauan dari grafik riwayat keluarga. Berikut ini data dari penelitian dari pernyataan tersebut:

  • Seorang anak dari satu orangtua dengan gangguan bipolar dan yang lainnya tidak, kemungkinan untuk menurunkannya ke anak mencapai 15–30 persen.
  • Jika kedua orangtua mengidap penyakit ini, kemungkinan untuk menyebabkan bipolar herediter pada anak sebesar 50–75 persen untuk mengidapnya.
  • Jika satu keluarga telah mempunyai satu anak dengan bipolar, ada kemungkinan 15–25 persen anak lainnya juga mengalaminya.
  • Jika satu kembar identik mengalami gangguan bipolar, kemungkinan anak lainnya mengalami masalah yang sama mencapai 38–43 persen dengan kembar non-identik sebesar 4,5–5,6 persen.

Beberapa aspek khusus dari gangguan bipolar juga tampaknya berjalan dalam keluarga, termasuk polaritas onset penyakit (mania vs depresi), frekuensi episode, masalah psikosis, bunuh diri, kelainan terkait alkohol, gangguan panik, hingga penyalahgunaan obat-obatan. Maka dari itu, jika keluarga inti ada yang mengidap masalah ini, ada baiknya untuk memeriksakan diri terkait gangguan bipolar herediter.

Baca juga: Jangan Berasumsi, Ini Cara Diagnosis Gangguan Bipolar

Maka dari itu, jika kamu memiliki keluarga inti dengan gangguan ini dan ingin memastikannya, pemeriksaan psikolog/psikiater dapat dilakukan melalui Halodoc. Kamu bisa melakukan pemesanan pemeriksaan pada rumah sakit terdekat dari rumahmu melalui fitur-fitur yang ada di aplikasi Halodoc. Maka dari itu, download aplikasinya sekarang juga!

Selain genetik, apakah lingkungan juga berperan pada gangguan bipolar herediter?

Dipercaya jika kedua mekanisme tersebut dapat berkontribusi pada penyebab seseorang mengalami gangguan bipolar. Dari epigenetika, studi tentang segala hal yang berhubungan dengan gen, telah dijelaskan jika faktor lingkungan tertentu menentukan ekspresi gen atau bahkan menghidupkan atau mematikan gen tertentu pada keturunan selanjutnya.

Baca juga: 4 Hal yang Perlu Diketahui Tentang Gangguan Bipolar

Itulah penjelasan tentang gangguan bipolar herediter, penyakit mental yang disebabkan oleh faktor genetik atau keturunan. Maka dari itu, jika kamu telah didiagnosis penyakit ini, ada baiknya untuk lebih sering berdiskusi dengan dokter jika ingin memiliki anak. Dokter dapat memberikan saran yang terbaik tentang hal ini, meskipun semua keputusan akan kembali ke masing-masing.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2021. Is Bipolar Disorder Hereditary?
Very Well Mind. Diakses pada 2021. The Chances of Having Hereditary Bipolar Disorder.