• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Selain Jarang Mandi, Ini Penyebab Lain Kurap

Selain Jarang Mandi, Ini Penyebab Lain Kurap

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Selain Jarang Mandi, Ini Penyebab Lain Kurap


“Kurap adalah  adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi jamur yang dapat terjadi pada seseorang yang jarang mandi. Selain jarang mandi, kurap juga bisa disebabkan oleh beberapa kondisi tertentu. Salah satunya adalah kontak langsung dengan pengidap kurap.”


Halodoc, Jakarta – Kurap adalah  adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi jamur yang dapat terjadi pada seseorang yang jarang mandi. Ini dikarenakan tubuh yang beraktivitas mengeluarkan keringat yang bila dibiarkan akan memicu iritasi dan jamur. Bila jarang mandi ini menjadi kebiasaan bisa memicu kulit mengalami kurap. 

 

Kurap atau disebut juga dengan tinea adalah infeksi kulit yang dapat menghasilkan bercak berbentuk cincin pada kulit dengan tepi merah menyerupai bentuk cacing. Walaupun kurap dapat menyerang seluruh area di tubuh, tetapi tempat yang sering mengalami kondisi ini adalah area kulit yang hangat, gelap dan lembap. Area-area tersebut adalah kulit di daerah selangkangan, ruang di antara jari-jari kaki, dan lipatan kulit pada orang-orang gemuk.

 

Jarang Mandi Sampai Terinfeksi dari Orang Lain

Selain jarang mandi, penyebab kurap bisa karena beberapa kondisi tertentu seperti kontak langsung dari kulit ke kulit dengan orang yang mengidap kurap, memelihara hewan yang terinfeksi oleh kurap, serta menggunakan barang pribadi orang yang telah terinfeksi kurap.

 

Baca juga: Haruskah Kurap Diperiksa ke Dokter Spesialis Kulit?

 

Beberapa permukaan yang dapat menyebabkan seseorang mengidap kurap adalah lantai kamar mandi, ruang salin dan mandi, dan alas olahraga. Umumnya, setiap permukaan yang digunakan banyak orang dapat menyebabkan kurap, terutama jika permukaannya lembap. Karpet dan sofa yang terkontaminasi dapat menyebabkan kurap dengan cepat menyebar.

 

Kurap yang terjadi pada seseorang tergantung dari lokasi terjadinya. Kurap yang paling umum terjadi pada seseorang, yaitu kutu air (athlete's foot) atau tinea cruris (jock itch). Perlu diketahui kalau ada beberapa jenis kurap yaitu: 

 

Baca juga: Penyebab Pengidap Diabetes Rentan Alami Kurap

 

1. Tinea Capitis

Infeksi jamur atau kurap pada kulit kepala merupakan salah satu jenis penyakit infeksi yang dapat saja terjadi. Kurap dengan nama lain tinea capitis tersebut dapat menyebabkan bercak rambut rontok pada kulit kepala. 

 

Umumnya, infeksi ini terjadi pada anak-anak dengan usia 3 hingga 9 tahun, terutama pada anak-anak yang tinggal di daerah padat. Hal ini dapat menyebar melalui sisir, topi, hingga bantal yang tersentuh orang yang mengidapnya.

 

2. Tinea Cruris

Infeksi jamur yang menyebabkan gatal, bersisik, dan bercak merah pada selangkangan ini disebut juga dengan tinea cruris. Kondisi ini paling sering menyerang pria remaja dan dewasa, terutama pada seseorang yang mengidap obesitas atau yang mengenakan pakaian ketat. 

 

Baca juga: Mengidap Tinea Cruris, Ini 3 Cara untuk Mengobatinya

 

3. Tinea Pedis

Tinea pedis atau kutu air adalah jenis kurap yang umum terjadi setelah tinea cruris. Pada beberapa orang, jamur penyebab kurap juga menyerang kuku jari kaki. Kutu air umumnya menyerang orang-orang yang sering berjalan tanpa alas kaki di lantai yang telah terkontaminasi jamur, terutama di ruang ganti atau tempat berolahraga. 

 

Kondisi ini juga rentan menyerang orang yang kurang menjaga kebersihan kaki, jarang mengganti kaus kaki, serta sering menggunakan pemandian umum.

 

4. Tinea Corporis

Infeksi kulit yang muncul seperti cincin pada bagian tubuh atau wajah tersebut adalah salah satu jenis kurap yang juga sering terjadi. Infeksi ini dapat terjadi pada semua orang di semua usia, tetapi lebih umum menyerang anak-anak. Kurap jenis ini lebih umum terjadi pada iklim yang lebih hangat. Biasanya kurap ini juga menyebabkan gatal pada area yang terkena infeksi.

Itulah pembahasan tentang kurap yang bisa dipicu oleh jarang mandi serta jenis-jenisnya. Kalau kamu punya gangguan kulit membandel yang tidak bisa diatasi dengan penanganan sederhana ataupun obat tertentu, kamu bisa kontak Halodoc untuk informasi perawatan yang lebih baik. 

Belum punya aplikasinya? Download sekarang juga ya!

 

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2021. Everything You Want to Know About Ringworm
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Ringworm (Body)