• Home
  • /
  • Selain Keuangan, Persiapkan Ini Saat Merencanakan Kehamilan

Selain Keuangan, Persiapkan Ini Saat Merencanakan Kehamilan

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Selain Keuangan, Persiapkan Ini Saat Merencanakan Kehamilan

Halodoc, Jakarta – Setiap pasangan yang sudah menikah pasti mendambakan hadirnya buah hati dalam kehidupannya. Namun, memiliki anak tidak semudah dibayangkan. Setiap pasangan harus merencanakan secara matang agar hadirnya buah hati menjadi pelengkap di kehidupan pernikahan dan tidak menjadi beban di kemudian hari.

Selain mempersiapkan keuangan, setiap pasangan juga harus menyiapkan mental untuk siap mengurusi buah hati hingga dewasa. Hadirnya Si Kecil mengubah rutinitas dan kebiasaan sehari-hari. Itulah pentingnya bagi pasangan untuk mempersiapkan mentalnya saat berencana memiliki anak. Bukan itu saja, setiap pasangan juga perlu mempersiapkan hal ini ketika merencanakan kehamilan. 

Baca juga: Amankah Merencanakan Kehamilan saat Pandemi Corona?

Persiapan Saat Merencanakan Kehamilan

Melansir dari berbagai sumber, berikut sejumlah hal yang perlu dipersiapkan saat berencana hamil:

  1. Rutin Memeriksakan Diri

Satu hal yang harus dipersiapkan saat berencana hamil adalah memiliki tubuh yang sehat. Tubuh yang sehat tentunya sangat bergantung dalam keberhasilan pembuahan nantinya. Pemeriksaan yang wajib dilakukan umumnya, kesuburan, dan riwayat kesehatan diri dan keluarga.

Menurut John R. Sussman, MD, profesor di departemen kebidanan dan ginekologi di Fakultas Kedokteran Universitas Connecticut, mengetahui kesehatan secara keseluruhan penting dalam merencanakan kehamilan yang sehat.

  1. Hentikan Konsumsi Obat-Obatan Rutin

Beberapa produk obat-obatan mengandung bahan-bahan yang dapat mempengaruhi kesuburan atau membahayakan calon bayi. Jadi, pastikan untuk berhenti minum obat rutin atau tanyakan kepada dokter terkait obat-obatan yang aman saat kamu dan pasangan sedang merencanakan kehamilan. 

  1. Melepas Alat Kontrasepsi

Jika selama ini menggunakan alat kontrasepsi, seperti kondom, pil, IUD atau jenis kontrasepsi lainnya, sebaiknya mulai lepaskan kalau kamu sedang berencana hamil. Sebagian besar wanita mungkin akan segera mengalami ovulasi setelah melepas kontrasepsi. Namun, sebagian lainnya mungkin perlu menunggu beberapa bulan terlebih dahulu. 

Baca juga: Kapankah Tanda-Tanda Kehamilan Mulai Muncul?

  1. Berhenti Merokok, Minum Alkohol dan Batasi Kafein

Apabila kamu punya kebiasaan merokok, minum alkohol dan sering mengonsumsi kafein, sebaiknya mulai hentikan karena mempersulit peluang untuk hamil. Wanita yang punya kebiasaan merokok atau minum alkohol punya peluang tinggi mengalami keguguran. Alkohol membahayakan pertumbuhan janin bahkan jika dikonsumsi dalam jumlah kecil sekalipun. Sedangkan, merokok bisa menempatkan bayi pada risiko masalah kesehatan yang lebih besar. 

Kamu juga harus mengurangi kafein ketika mencoba untuk hamil. Melansir dari Medline Plus, wanita yang setiap hari mengonsumsi lebih dari dua cangkir kopi atau 5 kaleng soda yang mengandung kafein mungkin lebih sulit untuk hamil dan punya peluang keguguran yang lebih besar.

  1. Rutin Berolahraga

Olahraga membantu tubuh dalam mengatasi semua perubahan yang dialami selama kehamilan dan persalinan. Namun, intensitas olahraga yang dapat dilakukan selama kehamilan nantinya harus disesuaikan dengan kondisi kesehatan secara keseluruhan dan seberapa aktif kamu saat sebelum hamil. Bicaralah dengan dokter atau bidan tentang latihan apa dan seberapa banyak latihan yang bisa dilakukan.

Baca juga: Konsumsi 9 Makanan Ini agar Lebih Cepat Hamil

  1. Kurangi Stres, Banyak Istirahat, dan Lakukan Relaksasi

Ketika kamu berencana untuk hamil, cobalah untuk rileks dan mengurangi stres sebanyak mungkin. Tanyakan kepada dokter atau bidan tentang teknik untuk mengurangi stres. Istirahat yang cukup dan relaksasi mungkin membantu perencanaan kehamilan.

Itulah beberapa persiapan untuk merencanakan kehamilan. Jika kamu punya pertanyaan lain mengenai kiat-kiat untuk hamil, bicarakan dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat aplikasi, kamu dapat menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call.

Referensi:
Parents. Diakses pada 2020. Preparing for Pregnancy: Your 3-Month Guide.
Medline Plus. Diakses pada 2020. Steps to take before you get pregnant.
WebMD. Diakses pada 2020. Getting Started on Getting Pregnant.